Filipina punya ribuan pulau, kota-kota menarik, pantai tropis, hingga wisata alam yang sulit dilupakan. Tapi justru karena pilihannya banyak, merencanakan liburan pertama ke negara ini bisa bikin bingung. Harus mulai dari Manila, Cebu, atau langsung terbang ke Palawan?
Salah memilih destinasi bisa membuat liburan terasa lebih melelahkan daripada menyenangkan. Bayangkan kamu menghabiskan sebagian besar waktu berpindah bandara, naik kapal, dan mengurus transportasi, padahal tujuan awalnya ingin menikmati keindahan Filipina.
Supaya perjalanan lebih terarah, ada 6 kota di Filipina yang layak masuk daftar kunjungan pertama, yaitu Manila, Cebu City, Puerto Princesa, Baguio, Iloilo City, dan Davao City. Masing-masing menawarkan pengalaman berbeda, mulai dari wisata sejarah, kuliner, pegunungan, hingga petualangan laut.
Menariknya, kamu nggak perlu mengunjungi semuanya sekaligus. Dengan memilih kota yang sesuai gaya liburan, perjalanan pertama ke Filipina bisa jauh lebih nyaman dan berkesan.
Kenapa Filipina Menarik untuk Liburan Pertama dari Indonesia?
Filipina merupakan salah satu destinasi Asia Tenggara yang cocok buat wisatawan Indonesia. Selain jaraknya relatif dekat, negara ini punya kombinasi wisata perkotaan, alam, dan budaya yang beragam.
Satu hal yang cukup menyenangkan saat merencanakan perjalanan ke Filipina adalah banyaknya pilihan destinasi. Kalau suka aktivitas perkotaan, Manila punya kawasan bersejarah dan pusat perbelanjaan. Kalau lebih suka wisata laut, Cebu dan Puerto Princesa bisa menjadi pilihan.
Bahasa Inggris juga banyak digunakan dalam layanan pariwisata, sehingga komunikasi sehari-hari relatif mudah, termasuk saat memesan transportasi, bertanya arah, atau check-in hotel. Dan buat pemegang paspor Indonesia, kunjungan wisata ke Filipina juga mendapatkan fasilitas bebas visa hingga 30 hari, selama memenuhi ketentuan masuk yang berlaku.
6 Kota di Filipina yang Wajib Masuk Wishlist Liburan
Setiap kota punya daya tarik dan karakter yang berbeda. Ada yang cocok untuk perjalanan santai, ada yang menawarkan pengalaman budaya, dan ada pula yang menjadi pintu masuk menuju wisata alam yang luar biasa.
1. Manila – Kota Terbaik untuk Mengenal Filipina Pertama Kali

Sumber: Vicjun Candilanza
Kalau ini pertama kalinya kamu mengunjungi Filipina, Manila adalah salah satu kota yang paling praktis untuk memulai perjalanan. Sebagai ibu kota negara, Manila menawarkan kombinasi bangunan bersejarah, kehidupan metropolitan, pusat perbelanjaan, dan kuliner lokal.
Namun, ada satu hal yang perlu dipersiapkan, lalu lintas Manila bisa cukup padat. Jika memilih penginapan terlalu jauh dari tempat wisata, waktu liburan bisa habis di perjalanan. Karena itu, sebaiknya susun itinerary berdasarkan kawasan yang berdekatan. Misalnya, sisihkan satu hari khusus menjelajahi Intramuros, Rizal Park, dan museum di sekitarnya.
Tempat wisata menarik di Manila:
- Intramuros: Kawasan kota tua dengan tembok pertahanan peninggalan kolonial Spanyol, jalanan bersejarah, dan arsitektur klasik.
- Fort Santiago: Benteng bersejarah yang menjadi salah satu landmark penting di kawasan Intramuros.
- Rizal Park: Taman bersejarah untuk menikmati suasana kota sekaligus mengenal tokoh nasional José Rizal.
- Binondo: Kawasan Chinatown yang terkenal dengan kuliner dan suasana perdagangan tradisional.
- Mall of Asia: Kompleks perbelanjaan dan hiburan yang cocok untuk bersantai setelah seharian berkeliling.
Salah satu cara menikmati Manila adalah datang ke Intramuros pada pagi hari. Udara biasanya terasa lebih nyaman untuk berjalan kaki, sementara bangunan tua dan jalanannya menghadirkan suasana berbeda dari kawasan bisnis modern.
Setelah menjelajahi sejarah kota, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Binondo untuk mencari makanan lokal. Pengalaman seperti inilah yang membuat Manila menarik: dalam satu hari, kamu bisa melihat dua sisi Filipina yang sangat berbeda.
2. Cebu City – Perpaduan Wisata Sejarah dan Petualangan Laut

Sumber: RYZA RAFAEL
Banyak wisatawan datang ke Filipina karena ingin melihat laut berwarna biru jernih dan pantai tropis. Kalau kamu punya keinginan yang sama, Cebu City bisa menjadi salah satu titik awal terbaik. Cebu menawarkan kombinasi wisata sejarah dan akses menuju destinasi laut yang terkenal. Namun, perlu dipahami bahwa sebagian pantai dan aktivitas snorkeling terbaik berada di luar pusat Cebu City.
Jadi, jangan berharap semua pantai cantik bisa dicapai dalam beberapa menit dari hotel di pusat kota.
Tempat wisata menarik di Cebu dan sekitarnya:
- Magellan’s Cross: Landmark bersejarah yang berkaitan dengan kedatangan ekspedisi Magellan pada abad ke-16.
- Basilica del Santo Niño: Salah satu gereja paling bersejarah di Filipina.
- Fort San Pedro: Benteng bersejarah yang cocok untuk mengenal masa kolonial Cebu.
- Temple of Leah: Bangunan bergaya klasik di kawasan perbukitan dengan pemandangan sekitar kota.
- Moalboal: Destinasi pesisir di barat daya Pulau Cebu yang terkenal dengan aktivitas snorkeling dan fenomena sardine run.
Hal menarik dari Cebu adalah perubahan suasananya. Saat berada di pusat kota, kamu akan menemukan jalanan sibuk, bangunan tua, dan aktivitas masyarakat lokal. Namun, setelah menuju kawasan pesisir, suasananya berubah menjadi pantai tropis dengan kehidupan bawah laut yang memikat.
Kalau waktumu terbatas, fokuslah untuk menjelajahi sejarah Cebu City dan menghabiskan waktu di satu kawasan wisata laut. Untuk menikmati Moalboal dengan lebih nyaman, pertimbangkan menginap satu malam di sana daripada memaksakan perjalanan pulang-pergi dari Cebu City dalam sehari.
Perjalanan darat dari Cebu City menuju Moalboal biasanya membutuhkan beberapa jam, tergantung lalu lintas. Pastikan menyediakan waktu perjalanan yang cukup dan pilih aktivitas laut bersama operator yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
3. Puerto Princesa – Gerbang Wisata Alam Palawan yang Menakjubkan

Sumber: Mahmoud Habib
Kalau kamu membayangkan Filipina sebagai negara dengan laut biru, pulau hijau, dan tebing kapur yang menjulang tinggi, Puerto Princesa bisa menjadi pintu masuk untuk mewujudkan liburan tersebut. Kota ini berada di Pulau Palawan, kawasan yang terkenal dengan wisata alamnya. Banyak wisatawan menggunakan Puerto Princesa sebagai titik awal menuju El Nido, padahal kota ini sendiri juga memiliki sejumlah atraksi menarik.
Salah satu daya tarik utamanya adalah Puerto Princesa Underground River, sungai bawah tanah yang berada di kawasan taman nasional dan diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Tempat wisata menarik di Puerto Princesa:
- Puerto Princesa Underground River: Wisata menyusuri sungai bawah tanah menggunakan perahu, melewati gua dengan formasi batuan alami.
- Honda Bay: Kawasan wisata island hopping yang menawarkan pantai, snorkeling, dan pemandangan laut tropis.
- Iwahig Firefly Watching: Aktivitas menikmati kunang-kunang di sepanjang sungai pada malam hari, bergantung pada kondisi alam dan operasional tur.
- Baker’s Hill: Destinasi santai untuk menikmati taman, berfoto, dan membeli oleh-oleh.
- Palawan Wildlife Rescue and Conservation Center: Tempat untuk mengenal upaya konservasi satwa setempat.
Pengalaman yang paling berbeda tentu perjalanan menuju Underground River. Aktivitas ini membawa wisatawan dari kawasan pesisir menuju pintu gua, lalu melanjutkan perjalanan menggunakan perahu kecil. Di dalam gua, suasananya lebih gelap dan tenang. Pemandangan stalaktit, stalagmit, dan lorong batu kapur menghadirkan pengalaman yang sangat berbeda dari wisata pantai biasa.
Namun, jangan membuat jadwal terlalu padat. Tur ke Underground River bisa memakan waktu hampir satu hari karena lokasi atraksinya cukup jauh dari pusat kota. Lensa Jalan sarankan untuk pesan tur Underground River lebih awal, terutama saat musim ramai. Perjalanan menggunakan perahu sangat bergantung pada kondisi cuaca dan gelombang, jadi sisakan ruang dalam itinerary untuk perubahan jadwal.
4. Baguio – Kota Sejuk di Filipina yang Cocok untuk Liburan Santai

Sumber: Mukesh Kachoria
Siapa bilang liburan ke Filipina harus selalu tentang pantai? Kalau kamu ingin merasakan sisi berbeda dari negara ini, Baguio bisa menjadi destinasi yang menyenangkan. Kota yang dijuluki Summer Capital of the Philippines ini berada di kawasan pegunungan dengan udara yang lebih sejuk dibandingkan Manila.
Baguio cocok untuk wisatawan yang suka jalan santai, taman, pemandangan hijau, dan suasana pegunungan. Kota ini juga punya banyak tempat makan, pasar lokal, serta toko oleh-oleh.
Tempat wisata menarik di Baguio:
- Burnham Park: Taman kota yang memiliki danau untuk aktivitas perahu serta area bersantai.
- Mines View Park: Titik pandang untuk menikmati lanskap pegunungan Cordillera.
- Baguio Botanical Garden: Taman dengan area hijau dan elemen budaya lokal.
- Session Road: Salah satu jalan utama yang dipenuhi restoran, toko, dan aktivitas perkotaan.
- Baguio Night Market: Kawasan belanja malam untuk berburu pakaian, makanan, dan oleh-oleh.
Baguio paling menyenangkan dinikmati tanpa terburu-buru. Kamu bisa memulai pagi dengan berjalan di sekitar Burnham Park, menikmati udara pegunungan, kemudian mencari makanan hangat di salah satu restoran lokal. Jangan lewatkan juga strawberry taho, salah satu jajanan yang cukup identik dengan Baguio. Hidangan ini memadukan tahu lembut dengan sirup serta rasa stroberi yang manis.
Pada sore hari, kawasan Mines View Park bisa menjadi pilihan untuk menikmati panorama pegunungan. Saat cuaca cerah, pemandangan bukit yang bertumpuk terlihat sangat menarik. Baguio dapat dicapai melalui perjalanan darat dari Manila, tetapi waktu tempuhnya cukup panjang. Lebih nyaman menginap setidaknya dua malam daripada menjadikannya perjalanan singkat pulang pergi.
5. Iloilo City – Surga Kuliner dan Bangunan Bersejar

Sumber: Jenel Genisan
Tidak semua kota menarik di Filipina harus memiliki pantai terkenal atau atraksi yang ramai di media sosial. Kadang, daya tarik sebuah kota justru terletak pada suasana, makanan, dan kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Itulah yang membuat Iloilo City layak dipertimbangkan.
Dikenal sebagai City of Love, Iloilo menawarkan perpaduan warisan sejarah, kuliner lokal, kawasan tepi sungai, dan kehidupan kota yang relatif santai. Menariknya, Iloilo City menjadi kota pertama di Filipina yang masuk dalam jaringan UNESCO Creative Cities of Gastronomy pada 2023. Jadi, kota ini sangat cocok untuk wisatawan yang menjadikan makanan sebagai salah satu alasan utama bepergian.
Tempat wisata menarik di Iloilo City:
- Molo Church: Gereja bersejarah dengan arsitektur bergaya Gothic Revival.
- Molo Mansion: Bangunan bersejarah yang kini menjadi salah satu tempat menarik untuk wisata budaya dan produk lokal.
- Iloilo River Esplanade: Kawasan tepi sungai yang cocok untuk jalan sore, jogging, dan menikmati suasana kota.
- Jaro Cathedral: Bangunan keagamaan dengan nilai sejarah dan arsitektur khas.
- La Paz Public Market: Pasar yang terkenal sebagai salah satu tempat untuk mencoba kuliner khas Iloilo.
Salah satu kuliner yang wajib masuk daftar adalah La Paz Batchoy, sup mi dengan kuah gurih, daging, dan berbagai pelengkap. Hidangan ini cukup populer di Iloilo dan menjadi salah satu identitas kuliner kota tersebut. Untuk wisatawan Indonesia yang mencari makanan halal, perlu diketahui bahwa La Paz Batchoy tradisional umumnya menggunakan bahan babi. Jadi, jangan langsung memesan tanpa memastikan bahan yang digunakan.
Selain kulinernya, Iloilo River Esplanade juga menarik untuk dikunjungi menjelang sore. Jalur pejalan kaki di sepanjang sungai memberi suasana yang lebih santai dibandingkan pusat kota yang padat kendaraan. Kalau punya waktu tambahan, kamu bisa mempertimbangkan perjalanan ke Pulau Guimaras, yang terkenal dengan mangga dan wisata alamnya.
6. Davao City – Kota di Filipina untuk Pecinta Alam dan Kuliner Lok

Sumber: A Calans
Kalau kamu sudah sering melihat rekomendasi Manila, Cebu, atau Palawan, mungkin Davao City bisa menjadi alternatif yang menarik. Kota ini berada di Pulau Mindanao dan dikenal dengan wisata alam, buah tropis, serta akses menuju sejumlah destinasi menarik di sekitarnya.
Salah satu hal yang membuat Davao berbeda adalah kedekatannya dengan kawasan pegunungan dan konservasi satwa. Dari sini, wisatawan juga dapat merencanakan perjalanan menuju kawasan Gunung Apo, gunung tertinggi di Filipina.
Tempat wisata menarik di Davao City dan sekitarnya:
- Philippine Eagle Center: Pusat konservasi yang berfokus pada perlindungan elang Filipina yang terancam punah.
- People’s Park: Taman kota untuk menikmati suasana Davao.
- Eden Nature Park: Kawasan wisata alam dengan taman hijau dan aktivitas luar ruangan.
- Roxas Night Market: Tempat mencari jajanan dan menikmati suasana kuliner malam.
- Samal Island: Pulau terpisah di dekat Davao yang menawarkan pantai dan akomodasi tepi laut.
Davao juga terkenal dengan duriannya. Bahkan, kota ini sering disebut sebagai salah satu pusat produksi dan perdagangan durian di Filipina.Buat wisatawan Indonesia yang sudah akrab dengan durian, mencicipi varietas lokal di pasar bisa menjadi pengalaman kuliner yang menarik. Selain durian, ada juga pomelo, manggis, dan berbagai produk cokelat lokal.
Kalau ingin menikmati wisata laut, kamu bisa menyeberang menuju Samal Island. Pulau ini cocok untuk wisatawan yang ingin bersantai di pantai setelah menjelajahi kota. Namun, sebelum berangkat ke Mindanao, sebaiknya periksa advis perjalanan terbaru dan kondisi keamanan wilayah yang akan dikunjungi. Situasi keamanan di berbagai bagian Mindanao tidak selalu sama, sehingga penting memeriksa informasi berdasarkan lokasi spesifik.
Kota Mana di Filipina yang Paling Cocok untuk Liburan Pertama?
Setelah mengenal keenam kota tersebut, pertanyaan berikutnya adalah mana yang sebaiknya dikunjungi dulu?
Jawabannya bergantung pada gaya liburan, waktu, dan anggaran perjalanan. Daripada memaksakan banyak kota dalam satu perjalanan, lebih baik memilih destinasi yang benar-benar sesuai dengan minatmu.
Berikut perbandingan singkatnya:

| Kota | Daya tarik utama | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Manila | Sejarah, belanja, kuliner, suasana metropolitan | First-time traveler |
| Cebu City | Budaya, wisata laut di kawasan sekitar | Pecinta pantai dan petualangan |
| Puerto Princesa | Underground River, island hopping, wisata alam | Pecinta alam dan pasangan |
| Baguio | Udara sejuk, taman, pegunungan | Keluarga dan wisata santai |
| Iloilo City | Kuliner, bangunan bersejarah, budaya | Foodie dan wisata budaya |
| Davao City | Alam, konservasi, kuliner lokal | Pecinta alam dan wisata alternatif |
Untuk kunjungan pertama dengan waktu terbatas, Manila dan Cebu menjadi dua pilihan yang paling fleksibel. Manila cocok kalau kamu ingin mengenal sejarah dan kehidupan kota Filipina, sedangkan Cebu lebih menarik jika kamu ingin memadukan wisata perkotaan dengan petualangan laut.
Kalau tujuan utamamu adalah menikmati keindahan alam Palawan, Puerto Princesa layak menjadi prioritas. Bahkan, kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju El Nido jika memiliki waktu tambahan.
Berapa Biaya Liburan ke Kota-Kota di Filipina?
Sebelum memesan tiket pesawat, penting untuk mengetahui gambaran biaya perjalanan. Filipina punya pilihan akomodasi dan makanan untuk berbagai anggaran, tetapi biaya transportasi antarpulau bisa membuat pengeluaran meningkat.
Untuk wisatawan dengan gaya perjalanan hemat hingga menengah, berikut perkiraan anggaran harian per orang.

| Kota | Estimasi biaya per hari |
|---|---|
| Manila | Rp500.000–Rp1.000.000 |
| Cebu City | Rp500.000–Rp1.100.000 |
| Puerto Princesa | Rp550.000–Rp1.200.000 |
| Baguio | Rp400.000–Rp850.000 |
| Iloilo City | Rp400.000–Rp900.000 |
| Davao City | Rp450.000–Rp950.000 |
Angka di atas merupakan estimasi perencanaan, bukan tarif resmi atau hasil survei harga terkini. Asumsi mencakup penginapan budget hingga menengah, makanan, transportasi lokal, dan aktivitas sederhana. Tidak termasuk tiket pesawat internasional, penerbangan antarpulau, tur premium, atau belanja. Harga aktual bergantung musim dan kurs.
Misalnya, jika kamu menghabiskan lima hari di Manila dan Cebu, siapkan sekitar Rp2.500.000 – Rp5.500.000 untuk kebutuhan harian, di luar penerbangan dan aktivitas tambahan yang mahal. Supaya lebih hemat, pilih penerbangan domestik yang waktunya tidak terlalu mepet, pesan akomodasi lebih awal, dan batasi perpindahan kota yang tidak diperlukan.
Satu hal yang sering luput dari perencanaan adalah biaya bagasi. Saat membeli tiket pesawat murah di Filipina, cek apakah harga sudah termasuk bagasi tercatat atau hanya bagasi kabin.
Kapan Waktu Terbaik Mengunjungi Filipina?
Secara umum, Desember hingga Mei sering menjadi periode yang lebih nyaman untuk menikmati banyak destinasi wisata di Filipina, terutama yang melibatkan pantai dan aktivitas laut. Namun, kondisi cuaca dapat berbeda antara Luzon, Visayas, Mindanao, dan Palawan. Jadi, jangan menganggap seluruh Filipina mempunyai musim dan kondisi laut yang sama pada waktu tertentu.
Kalau ingin menjelajahi Cebu atau Puerto Princesa, prioritaskan hari-hari dengan prakiraan laut yang baik. Jangan mengandalkan musim saja karena jadwal perahu dapat berubah demi keselamatan penumpang. Sementara itu, Baguio menarik untuk kamu yang ingin menikmati udara pegunungan yang lebih sejuk. Jika datang saat Februari, ada juga Panagbenga Festival, festival bunga yang menjadi salah satu atraksi terkenal di kota ini.
Itinerary ini cukup seimbang antara wisata sejarah, kuliner, dan alam. Kamu masih punya kesempatan menikmati beberapa destinasi terkenal tanpa harus berpindah penginapan setiap malam.
Kalau lebih suka wisata alam daripada suasana kota, Puerto Princesa juga bisa menjadi alternatif pengganti Cebu. Namun, pilih satu wilayah utama agar waktu perjalanan tetap efisien.
penerbangan akibat keterlambatan transportasi.
FAQ
Beberapa kota terkenal di Filipina adalah Manila, Cebu City, Davao City, Baguio, Puerto Princesa, dan Iloilo City. Manila terkenal sebagai pusat sejarah dan metropolitan, sementara Cebu serta Puerto Princesa dikenal sebagai gerbang menuju wisata alam dan laut.
Manila dan Cebu City merupakan pilihan yang praktis untuk wisatawan pertama kali. Manila cocok untuk wisata sejarah, belanja, dan kuliner, sedangkan Cebu menawarkan kombinasi budaya dan akses ke destinasi wisata laut.
Ibu kota Filipina adalah Manila, yang berada di Pulau Luzon. Kota ini merupakan bagian dari kawasan Metro Manila atau National Capital Region, bersama sejumlah kota lain seperti Makati dan Quezon City.
Manila lebih cocok untuk wisata perkotaan, sejarah, museum, dan belanja. Cebu lebih cocok jika kamu ingin menggabungkan wisata sejarah dengan pantai, snorkeling, dan petualangan laut di wilayah sekitarnya. Pilihan terbaik tergantung aktivitas yang paling kamu sukai.
Tidak untuk kunjungan wisata hingga 30 hari, selama memenuhi persyaratan bebas visa yang berlaku. Wisatawan tetap perlu menyiapkan dokumen perjalanan, tiket kepulangan atau perjalanan lanjutan, dan memenuhi ketentuan imigrasi Filipina.
Lima hingga tujuh hari cukup ideal untuk mengenal satu atau dua kota di Filipina tanpa jadwal yang terlalu padat. Jika ingin mengunjungi tiga wilayah atau melakukan lebih banyak aktivitas alam, pertimbangkan perjalanan selama 10 – 14 hari.
Kota di Filipina Mana yang Akan Kamu Kunjungi Dulu?
Filipina menawarkan lebih dari sekadar pantai berpasir putih dan laut berwarna biru. Setiap kota memiliki pengalaman berbeda yang membuat perjalanan terasa lebih beragam.
Manila mengajak kamu mengenal sejarah dan kehidupan modern Filipina. Cebu City menawarkan akses menuju wisata laut yang menakjubkan. Puerto Princesa membawa kamu lebih dekat dengan keindahan alam Palawan, sedangkan Baguio menghadirkan suasana pegunungan yang sejuk.
Iloilo City cocok untuk mengeksplorasi kuliner dan budaya lokal, sementara Davao City menawarkan pilihan menarik bagi pecinta alam dan perjalanan yang berbeda dari rute wisata populer. Jadi, daripada mengejar semua destinasi sekaligus, pilihlah kota di Filipina yang paling sesuai dengan gaya liburanmu. Perjalanan pertama yang nyaman sering kali jauh lebih berkesan daripada itinerary panjang yang membuat kamu kelelahan.
Sudah menentukan kota tujuan? Jangan berhenti di daftar destinasi saja. Cari tahu juga kapan waktu terbaik berangkat, bagaimana kondisi cuaca, dan aktivitas apa yang paling cocok untuk musim kunjunganmu.
Lanjutkan perencanaan liburanmu bersama Lensa Jalan: baca panduan waktu terbaik untuk ke Filipina sebelum memesan tiket agar kamu bisa memilih waktu perjalanan yang lebih tepat.
