Infografis panduan liburan ke Arab Saudi 2026 untuk pemula, mencakup persyaratan visa wisata, destinasi Riyadh, Jeddah, AlUla, estimasi biaya, aturan berpakaian, transportasi, dan tips perjalanan.

Panduan Liburan ke Arab Saudi untuk Pemula: Syarat eVisa, Aturan Berpakaian, hingga Estimasi Biaya

Liburan ke Arab Saudi mungkin langsung membuat kamu membayangkan Makkah, Madinah, dan perjalanan ibadah. Padahal, negara di Timur Tengah ini juga menawarkan pengalaman wisata yang jauh lebih beragam, mulai dari kota modern Riyadh, kawasan bersejarah Jeddah, hingga lanskap gurun dan peninggalan peradaban kuno di AlUla.

Masalahnya, merencanakan liburan ke Arab Saudi untuk pertama kali memang bisa bikin bingung. Apakah wisatawan Indonesia bisa mengurus eVisa sendiri? Apakah perempuan wajib mengenakan abaya? Berapa budget yang perlu disiapkan? Belum lagi aturan setempat yang berbeda dari kebiasaan sehari-hari di Indonesia.

Kalau persiapannya kurang matang, perjalanan yang seharusnya menyenangkan justru bisa terganggu karena salah memilih jenis visa, meremehkan jarak antarkota, atau tidak memperhitungkan biaya paket wisata.

Nah, melalui panduan Lensa Jalan ini, kamu akan menemukan informasi penting untuk merencanakan perjalanan ke Arab Saudi, termasuk syarat visa wisata terbaru 2026, aturan berpakaian, destinasi menarik, transportasi, itinerary, dan estimasi biaya. Yuk, cari tahu apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum berangkat!

Table of Contents

Apakah Arab Saudi Bisa Dikunjungi untuk Liburan Biasa?

arab saudi bisa di kunjungi untuk liburan biasa

Sumber: الله أكبر

Bisa. Arab Saudi menerima wisatawan internasional untuk berbagai aktivitas pariwisata, bukan hanya perjalanan umrah atau haji. Kamu bisa menikmati wisata sejarah, kuliner, museum, kawasan pesisir, festival, hingga petualangan alam sesuai ketentuan visa yang digunakan.

Sejak membuka sektor pariwisatanya secara lebih luas pada 2019, Arab Saudi terus mengembangkan berbagai destinasi dalam program Saudi Vision 2030. Riyadh menjadi pusat wisata perkotaan dan hiburan, Jeddah menawarkan pesona kota pelabuhan di tepi Laut Merah, sedangkan AlUla terkenal dengan situs arkeologi dan formasi batuan gurunnya.

Bagi wisatawan Indonesia, salah satu hal yang menarik adalah kemudahan menemukan makanan halal. Namun, suasana antarwilayah cukup berbeda. Riyadh terasa lebih metropolitan, Jeddah mempunyai karakter pesisir dan kawasan tua, sementara AlUla cocok untuk kamu yang mencari pengalaman sejarah dan pemandangan alam.

Meski begitu, jangan menyamakan liburan biasa dengan perjalanan ibadah. Visa wisata tidak dapat digunakan untuk berhaji, dan akses ke kawasan suci memiliki ketentuan tersendiri, termasuk pembatasan berdasarkan agama dan periode penyelenggaraan haji. National Platform (National Portal)+1

Syarat eVisa Arab Saudi untuk WNI Tahun 2026

Ini bagian yang sebaiknya kamu pahami sebelum membeli tiket pesawat. Arab Saudi memang menyediakan visa turis elektronik atau eVisa, tetapi tidak semua kewarganegaraan mempunyai akses yang sama untuk pengajuan eVisa reguler secara mandiri.

Pemegang paspor Indonesia perlu memperhatikan jalur Visa by Package yang diperkenalkan pada 2026, atau memeriksa jalur visa lain sesuai dokumen dan status izin tinggal yang dimiliki.

1. Apa itu eVisa Arab Saudi?

eVisa adalah visa yang diterbitkan secara elektronik dan digunakan untuk masuk ke Arab Saudi sesuai tujuan serta masa berlaku yang ditentukan. Bagi warga negara dari daftar negara yang memenuhi persyaratan eVisa reguler, visa turis umumnya menawarkan masa berlaku satu tahun dengan fasilitas multiple entry dan batas tinggal maksimal 90 hari sesuai ketentuan.

Namun, aturan ini tidak otomatis berlaku bagi semua pemegang paspor Indonesia. Situs eVisa reguler Arab Saudi memiliki daftar kewarganegaraan yang diizinkan, dan Indonesia tidak tercantum dalam daftar standar yang diperiksa untuk artikel ini.

2. Visa by Package: Jalur eVisa Wisata untuk Paspor Indonesia

Pada 2026, Arab Saudi menyediakan program Visa by Package, yang memungkinkan warga negara Indonesia memperoleh visa wisata elektronik melalui pembelian paket perjalanan lengkap dari penyedia resmi.

Persyaratan utamanya adalah:

  • Paspor yang masih berlaku setidaknya enam bulan sejak tanggal masuk.
  • Tiket penerbangan pulang-pergi yang telah dikonfirmasi.
  • Reservasi hotel minimal bintang empat yang berlisensi dari Kementerian Pariwisata Arab Saudi.
  • Pemesanan melalui penyedia perjalanan resmi yang mengikuti program.
  • Pembelian paket setidaknya 48 jam sebelum keberangkatan.
  • Nilai paket minimum SAR 4.000 per orang dewasa untuk dua hari pertama, ditambah SAR 1.000 untuk setiap hari berikutnya.

Durasi paket yang diperbolehkan adalah 2–88 hari. Visa program ini bersifat single entry dan berbeda dari eVisa wisata reguler. Hal terpenting yang sering terlewat adalah bahwa SAR 4.000 merupakan nilai minimum paket wisata, bukan biaya visa saja.

3. Bagaimana Cara Mengurus Visa Wisata Arab Saudi?

Untuk wisatawan Indonesia yang menggunakan Visa by Package, proses umumnya sebagai berikut:

  1. Buka situs resmi Visit Saudi – Visa Packages.
  2. Pilih penyedia perjalanan yang tercantum dalam program resmi.
  3. Tentukan tanggal penerbangan, kota tujuan, dan hotel yang memenuhi persyaratan.
  4. Lengkapi data paspor dan informasi wisatawan.
  5. Periksa total harga paket, ketentuan perubahan jadwal, dan pengembalian dana.
  6. Selesaikan pembayaran dan tunggu proses penerbitan visa.
  7. Simpan dokumen visa elektronik serta konfirmasi perjalanan sebelum keberangkatan.

Penerbitan visa dapat berlangsung cepat setelah dokumen dan pembayaran diverifikasi, tetapi persetujuan tetap mengikuti otoritas terkait. Karena itu, hindari membeli tiket terpisah yang tidak dapat dikembalikan sebelum mengetahui jalur visa yang tepat.

4. Apakah WNI Bisa Mendapat Visa on Arrival?

Visa on arrival tidak otomatis diberikan kepada seluruh pemegang paspor Indonesia. Wisatawan dengan visa Amerika Serikat, Inggris, atau Schengen yang memenuhi persyaratan tertentu dapat memiliki jalur masuk berbeda. Status izin tinggal tertentu juga bisa memengaruhi kelayakan.

Sebelum berangkat, periksa kembali kelayakan berdasarkan kewarganegaraan dan dokumen kamu melalui halaman resmi visa Visit Saudi atau layanan konsuler Saudi. Tips Lensa Jalan, jangan hanya mengandalkan informasi dari video media sosial yang menyebut bahwa semua WNI bisa langsung mendapatkan eVisa atau visa on arrival. Peraturan visa dapat berubah dan kelayakan setiap wisatawan tidak selalu sama.

Aturan Berpakaian di Arab Saudi untuk Wisatawan

pakaian yang disarankan saat liburan ke arab saudi

Sumber: Aza Fashion

Salah satu pertanyaan yang sering muncul sebelum liburan ke Arab Saudi adalah soal pakaian. Apakah perempuan harus mengenakan abaya hitam? Apakah laki-laki wajib memakai pakaian tradisional Arab?

Jawabannya, wisatawan tidak diwajibkan mengenakan pakaian tradisional Saudi, tetapi tetap harus berpakaian sopan sesuai aturan kepatutan di tempat umum.

Apakah Perempuan Wajib Memakai Abaya dan Hijab?

Wisatawan perempuan tidak diwajibkan mengenakan abaya atau menutup rambut dalam aktivitas wisata umum. Namun, pakaian tetap harus sopan, tidak terlalu ketat, dan tidak memperlihatkan bagian tubuh secara berlebihan. Beberapa pilihan outfit yang praktis antara lain maxi dress longgar, tunik panjang, celana bahan longgar, kemeja berlengan panjang, dan sepatu nyaman.

Membawa scarf juga berguna ketika mengunjungi tempat ibadah atau lokasi yang memiliki aturan berpakaian lebih konservatif. Perlu diperhatikan bahwa persyaratan khusus untuk memasuki tempat suci dapat berbeda dari aturan berpakaian di ruang publik biasa.

Bagaimana dengan Pakaian Laki-Laki?

Wisatawan laki-laki bisa menggunakan kaus, kemeja, celana panjang, atau pakaian kasual lainnya selama tetap sopan. Untuk menghindari masalah, pilih celana panjang ketika mengunjungi museum, kawasan bersejarah, pusat perbelanjaan, dan tempat yang memiliki ketentuan khusus.

Aturan dan Larangan di Arab Saudi yang Perlu Diketahui Turis

Menghormati Waktu Ibadah

Arab Saudi memiliki kehidupan masyarakat yang erat dengan tradisi Islam. Beberapa tempat usaha bisa menyesuaikan aktivitasnya pada waktu salat, terutama di wilayah yang lebih konservatif. Selama Ramadan, wisatawan juga perlu menghormati ketentuan setempat terkait makan, minum, dan merokok di tempat umum pada siang hari.

Tidak Membawa Minuman Beralkohol

Arab Saudi menerapkan aturan ketat terkait alkohol dan narkotika. Jangan membawa minuman beralkohol ke dalam negara tersebut atau menganggap ketentuannya sama dengan destinasi wisata lain.

Meminta Izin Sebelum Memotret Orang

Fotografi di banyak destinasi wisata diperbolehkan, tetapi mengambil gambar orang tanpa izin bisa menimbulkan persoalan privasi. Hindari pula memotret instalasi militer, bangunan keamanan, dan lokasi yang memiliki larangan fotografi.

Menjaga Sikap di Tempat Umum

Hindari tindakan yang dianggap tidak sopan, termasuk menunjukkan kemesraan secara berlebihan di ruang publik, membuat keributan, dan menggunakan pakaian atau tulisan yang menyinggung nilai budaya setempat. Memahami aturan ini bukan berarti kamu harus merasa takut bepergian. Justru dengan mengetahui batasannya sejak awal, kamu bisa menikmati perjalanan dengan lebih nyaman.

Tempat Wisata di Arab Saudi yang Wajib Dikunjungi Pemula

Kalau sudah mengetahui persyaratan visa dan aturan lokal, sekarang waktunya memilih destinasi. Arab Saudi memiliki wilayah yang sangat luas. Karena itu, memilih tempat wisata berdasarkan kota jauh lebih efektif daripada memasukkan semua lokasi populer ke dalam satu perjalanan.

Berikut beberapa rekomendasi tempat wisata Arab Saudi yang cocok untuk wisatawan pertama kali, lengkap dengan alamat dan informasi jam kunjungannya.

1. Al Masmak Palace – Benteng Bersejarah di Tengah Riyadh

 Al Masmak Palace

Sumber: Mahfuz ahammed

Di tengah perkembangan Riyadh yang semakin modern, Al Masmak Palace menawarkan suasana berbeda. Benteng berwarna cokelat tanah ini menyimpan bagian penting dari perjalanan sejarah penyatuan Arab Saudi.

Bangunannya mempunyai tembok tebal, menara di sudut benteng, serta pintu kayu besar. Di dalamnya, pengunjung dapat melihat ruang pamer yang memperkenalkan sejarah Arab Saudi melalui berbagai dokumentasi dan benda bersejarah.

Tempat ini cocok untuk menjadi destinasi pertama sebelum menjelajahi kawasan modern Riyadh. Kamu juga bisa menggabungkannya dengan kunjungan ke pasar tradisional di sekitar pusat kota.

Informasi kunjungan

2. National Museum of Saudi Arabia – Mengenal Sejarah dan Budaya Arab Saudi

 National Museum of Saudi Arabia

Kalau kamu penasaran dengan sejarah Arab Saudi sebelum menjadi negara modern seperti sekarang, National Museum of Saudi Arabia layak masuk itinerary. Museum ini memperkenalkan perjalanan panjang Semenanjung Arab melalui artefak, pameran, instalasi, dan informasi mengenai perkembangan masyarakat dari masa prasejarah hingga era modern.

Lokasinya berada di kawasan King Abdulaziz Historical Center, sehingga kamu bisa sekalian menikmati lingkungan sekitarnya. Bagi pengunjung yang baru pertama kali mengenal Arab Saudi, museum ini memberikan konteks sejarah yang berguna sebelum mengunjungi kota-kota lainnya.

Informasi kunjungan

  • Alamat: حي, King Saud Rd, Al Murabba, Riyadh 12631, Saudi Arabia.
  • Jam buka: Selasa – Rabu, 10.00 – 16.00. Kamis – Sabtu 16.00 – 22.00. Senin – Minggu tutup.
  • Tiket: Tidak memerlukan tiket masuk berdasarkan informasi Visit Saudi.
  • Durasi ideal: 1,5 – 3 jam.
  • Cocok untuk: Wisata edukatif, keluarga, dan pencinta sejarah.

3. Historic Jeddah (Al Balad) – Menjelajahi Kota Tua yang Penuh Karakter

Historic Jeddah (Al Balad)

Sumber: Salem Alamri

Jeddah punya daya tarik yang berbeda dari Riyadh, terutama di kawasan Al Balad. Inilah salah satu tempat terbaik untuk merasakan sisi tradisional Arab Saudi melalui bangunan tua, pasar, dan arsitektur khas pesisir Laut Merah. Ciri yang langsung menarik perhatian adalah jendela kayu berukir yang disebut rawasheen. Ornamen tersebut menjadi bagian dari identitas arsitektur rumah tradisional di kawasan bersejarah ini.

Saat menjelajah Al Balad, kamu bisa menemukan toko suvenir, rempah-rempah, parfum, dan sejumlah bangunan warisan budaya. Kawasan ini menarik untuk dinikmati dengan berjalan kaki, terutama ketika cuaca mulai sejuk. Jangan hanya mampir untuk mengambil foto bangunan. Sediakan waktu untuk masuk ke toko-toko tradisional dan menikmati suasana kawasan yang lebih hidup pada sore hingga malam.

Informasi kunjungan

  • Alamat: 3022-3107 Bazan Ln, Historic Jeddah, Jeddah 22236, Saudi Arabia
  • Jam buka: Kawasan jalan umum dapat dikunjungi sepanjang hari. Toko, museum, dan rumah bersejarah memiliki jam operasional masing-masing.
  • Waktu terbaik: Sekitar jam 16.00 – 21.00 untuk berjalan santai, bukan jam operasional resmi seluruh atraksi.
  • Durasi ideal: 2 – 4 jam.
  • Cocok untuk: Wisata budaya, kuliner, belanja, dan fotografi.

4. Jeddah Waterfront – Menikmati Laut Merah dari Tepi Kota

Jeddah Waterfront

Sumber: ‫عزيزي المتابع (‪Dearfollower‬‏)

Kalau ingin beristirahat setelah mengeksplorasi kawasan kota tua, Jeddah Waterfront bisa menjadi pilihan. Kawasan tepi laut ini menawarkan ruang terbuka untuk berjalan kaki, menikmati pemandangan Laut Merah, atau sekadar duduk santai. Tata kawasan yang modern membuat tempat ini cocok untuk wisata keluarga. Ada jalur pejalan kaki, area duduk, dan fasilitas rekreasi di beberapa bagiannya.

Waktu yang paling nyaman biasanya menjelang matahari terbenam hingga malam, ketika udara tidak sepanas siang hari. Suasana pesisir ini juga menjadi alasan mengapa Jeddah menarik untuk dikunjungi meski kamu tidak sedang menjalani perjalanan ibadah.

Informasi kunjungan

  • Alamat: Jeddah Corniche, Ash Shati, Jeddah, Arab Saudi.
  • Jam buka: Area promenade publik umumnya dapat diakses 24 jam. Fasilitas tertentu mengikuti jadwal masing-masing.
  • Waktu terbaik: 17.00 – 21.00.
  • Durasi ideal: 1 – 2 jam.
  • Cocok untuk: Keluarga, pasangan, dan wisata santai.

5. Fakieh Aquarium – Wisata Keluarga di Jeddah

Fakieh Aquarium

Sumber: تيم قيمر

Liburan ke Arab Saudi bersama anak-anak? Fakieh Aquarium bisa menjadi salah satu tempat yang menarik untuk dimasukkan ke itinerary Jeddah. Akuarium ini memperkenalkan beragam kehidupan laut, termasuk hiu, penguin, dan berbagai spesies ikan. Salah satu daya tariknya adalah area pengamatan bawah air yang memungkinkan pengunjung melihat hewan laut dari dekat.

Selain cocok untuk keluarga, Fakieh Aquarium juga menjadi alternatif wisata dalam ruangan ketika cuaca sedang terlalu panas untuk aktivitas outdoor. Periksa kembali harga tiket melalui kanal resmi sebelum datang karena tarif dapat berubah.

Informasi kunjungan

6. Hegra – Situs Warisan Dunia di Tengah Gurun

Hegra

Sumber: علاءالدين خربوش

Kalau kamu suka destinasi yang menawarkan sejarah sekaligus pemandangan alam, Hegra termasuk tempat paling menarik untuk dikunjungi di Arab Saudi. Hegra merupakan situs warisan dunia UNESCO yang terkenal dengan lebih dari 100 makam monumental yang dipahat pada formasi batu pasir. Peninggalan ini berkaitan dengan peradaban Nabataean, yang juga dikenal melalui situs Petra di Yordania.

Pemandangan bebatuan raksasa di tengah hamparan gurun membuat pengalaman berkunjung ke Hegra terasa sangat berbeda dari wisata kota. Namun, penting diketahui bahwa pengunjung tidak bebas berkendara atau berjalan ke seluruh area arkeologi secara mandiri. Kunjungan ke beberapa bagian utama situs dilakukan melalui tur resmi dengan rute dan jadwal yang ditentukan.

Informasi kunjungan

  • Alamat: Hegra Archaeological Site, AlUla, Provinsi Madinah, Arab Saudi. Titik kedatangan: Hegra Visitor Centre.
  • Jam pusat pengunjung: Setiap hari, 06.30 – 18.00.
  • Jam tur: Sesuai slot pemesanan, bukan sepanjang jam operasional pusat pengunjung.
  • Tiket tur reguler: Mulai sekitar SAR 95 per orang.
  • Durasi ideal: 2 – 3 jam.
  • Cocok untuk: Pencinta sejarah, arkeologi, fotografi, dan wisata alam.

Kapan Waktu Terbaik Liburan ke Arab Saudi?

Pemilihan musim menjadi faktor penting karena suhu di Arab Saudi sangat berbeda sepanjang tahun. Secara umum, November hingga Maret merupakan periode yang nyaman untuk wisata perkotaan dan aktivitas outdoor di banyak wilayah, terutama Riyadh dan AlUla.

Pada musim panas, suhu di sebagian wilayah Arab Saudi bisa mencapai sekitar 45°C. Karena itu, aktivitas seperti menjelajahi situs sejarah terbuka atau berjalan jauh di kota mungkin terasa cukup melelahkan. Perlu diingat, gurun tidak selalu panas sepanjang hari. Pada musim dingin, suhu malam di beberapa wilayah dapat turun cukup jauh sehingga jaket tetap diperlukan.

Berikut gambaran waktunya:

PeriodeKondisi umumRekomendasi
November – MaretLebih sejuk, terutama malam hariRiyadh, Jeddah, AlUla
April – MeiMulai menghangatMuseum, wisata kota, aktivitas pagi
Juni – AgustusSangat panas di banyak wilayahWisata indoor atau dataran tinggi
September – OktoberMulai beralih menuju cuaca lebih nyamanWisata kota dan beberapa aktivitas outdoor

Berapa Biaya Liburan ke Arab Saudi dari Indonesia Tahun 2026?

Biaya liburan ke Arab Saudi sangat bergantung pada jalur visa, lama perjalanan, jenis hotel, kota tujuan, dan musim keberangkatan. Bagi wisatawan Indonesia, salah satu faktor terbesar justru bisa berasal dari persyaratan nilai minimum paket Visa by Package. Jadi, jangan langsung menyamakan budget backpacker biasa dengan biaya perjalanan yang wajib memenuhi ketentuan paket tersebut.

Estimasi Biaya Minimum Visa by Package

Sesuai ketentuan resmi, nilai minimum paket per wisatawan dewasa dihitung berdasarkan durasi perjalanan.

Durasi paketMinimum nilai paket
2 hariSAR 4.000
3 hariSAR 5.000
5 hariSAR 7.000
7 hariSAR 9.000
10 hariSAR 12.000

Sebagai ilustrasi, jika menggunakan asumsi kurs SAR 1 = Rp4.700, maka minimum paket lima hari setara sekitar Rp33.000.000 dan tujuh hari sekitar Rp43.000.000 juta per orang dewasa. Angka rupiah tersebut hanyalah simulasi kurs, bukan kurs transaksi aktual atau penawaran harga dari agen. Nilai paket dapat lebih tinggi, dan pengeluaran di luar cakupan paket perlu diperhitungkan secara terpisah.

Rincian Pengeluaran Tambahan Saat Berwisata

Berikut anggaran perencanaan untuk pengeluaran yang mungkin tidak termasuk dalam paket perjalanan.

KebutuhanEstimasi
Makan sederhana–menengahSAR 50 – 120 per hari
Transportasi lokalSAR 30 – 100 per hari
Tiket atraksi dan museum berbayarSAR 0 – 150+ per atraksi
SIM atau paket dataSAR 40 – 120
Cadangan pengeluaran10 – 15% dari anggaran

Angka ini adalah kisaran estimasi untuk menyusun budget, bukan tarif resmi. Harga restoran, transportasi, dan tiket atraksi dapat berbeda berdasarkan kota, lokasi, serta musim. Untuk wisatawan yang ingin lebih hemat, strategi paling masuk akal adalah memilih satu atau dua kota, menggunakan transportasi umum ketika tersedia, dan memprioritaskan destinasi gratis.

Apakah Bisa Backpacker ke Arab Saudi dengan Budget Lebih Murah?

Secara konsep, perjalanan mandiri dengan hotel ekonomis dan transportasi publik bisa lebih murah daripada paket wisata premium. Namun, jika kamu menggunakan Visa by Package, total nilai pemesanan tetap harus memenuhi batas minimum program. Artinya, menemukan tiket murah dan hotel budget tidak otomatis membuat paket tersebut memenuhi syarat visa.

Wisatawan yang memiliki akses sah ke jalur visa lain dapat mempertimbangkan perencanaan mandiri sesuai ketentuan visanya. Sebelum membayar apa pun, bandingkan total biaya dari dua atau tiga penyedia resmi, bukan sekadar nominal biaya pengajuan visa. Hal ini membantu menghindari kesalahpahaman mengenai biaya perjalanan.

Transportasi di Arab Saudi: Lebih Baik Naik Apa?

Satu hal yang sering diremehkan wisatawan pemula adalah jarak antardestinasi. Arab Saudi bukan negara yang ideal untuk dijelajahi dari satu ujung ke ujung lain hanya dengan perjalanan darat singkat. Kamu perlu memilih moda transportasi berdasarkan kota dan rute yang akan dilewati.

Pesawat Domestik untuk Perjalanan Antarkota

Jika ingin mengunjungi Riyadh, Jeddah, dan AlUla dalam satu perjalanan, penerbangan domestik dapat menghemat waktu. Beberapa maskapai yang melayani perjalanan domestik Arab Saudi antara lain Saudia, flynas, dan flyadeal. Namun, rute dan frekuensi penerbangan bisa berbeda sehingga perlu diperiksa sebelum menyusun itinerary.

Kereta untuk Rute Tertentu

Arab Saudi mempunyai jaringan kereta yang menghubungkan sejumlah kota. Haramain High Speed Railway dapat menjadi pilihan untuk perjalanan antarkota tertentu, terutama Jeddah, Makkah, dan Madinah. Sementara itu, perjalanan antara Riyadh dan wilayah timur negara ini dilayani jaringan kereta lainnya.

Jangan menganggap seluruh kota wisata Saudi sudah terhubung oleh jalur kereta yang sama. Periksa stasiun, rute, dan jadwal sebelum memesan.

Taksi dan Transportasi Online

Di kota besar seperti Riyadh dan Jeddah, layanan transportasi online bisa mempermudah perjalanan wisatawan yang tidak membawa kendaraan sendiri. Pastikan titik penjemputan sesuai lokasi kamu, terutama di bandara dan kawasan atraksi yang memiliki beberapa pintu masuk.

Untuk aktivitas di dalam Riyadh, kamu juga dapat mempertimbangkan transportasi publik yang tersedia sesuai lokasi hotel dan destinasi.

Makanan Khas Arab Saudi yang Wajib Dicoba

Kabsa makanan khas arab

Sumber: All Recipes

Liburan ke Arab Saudi belum lengkap tanpa mencoba kuliner lokalnya. Meskipun makanan halal relatif mudah ditemukan, bukan berarti semua kuliner Arab mempunyai rasa dan penyajian yang sama.

Salah satu makanan yang paling dikenal adalah kabsa, hidangan nasi berbumbu rempah dengan ayam atau daging. Aromanya khas dan porsinya sering cukup besar, terutama jika disajikan untuk dinikmati bersama.

Selain kabsa, kamu juga bisa mencari jareesh, makanan berbahan gandum yang dimasak hingga lembut, atau mutabbaq, roti tipis berisi campuran bahan gurih yang populer sebagai makanan ringan.

Untuk minuman, cobalah kopi Arab atau qahwa yang kerap disajikan bersama kurma. Pengalaman ini menarik karena memperkenalkan kebiasaan menjamu tamu yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Arab Saudi.

Tips Lensa Jalan: Jika baru pertama kali mencoba makanan lokal, tanyakan ukuran porsi sebelum memesan. Beberapa hidangan tradisional tersedia dalam porsi besar yang lebih cocok untuk beberapa orang.

Tips Liburan ke Arab Saudi agar Perjalanan Lebih Nyaman

Ada beberapa persiapan sederhana yang bisa membuat perjalanan pertama terasa lebih mudah.

Pertama, tentukan jalur visa sebelum menyusun anggaran. Ini penting karena jenis visa bisa menentukan apakah kamu bebas memesan komponen perjalanan sendiri atau harus mengambil paket tertentu.

Kedua, pilih hotel berdasarkan lokasi dan akses transportasi, bukan hanya harga kamar. Hotel yang sedikit lebih mahal tetapi dekat destinasi utama bisa membantu mengurangi biaya taksi.

Ketiga, siapkan kartu pembayaran internasional serta uang tunai dalam jumlah wajar. Arab Saudi menggunakan mata uang Saudi Riyal (SAR), dan pembayaran kartu diterima secara luas. Visit Saudi Official Website

Keempat, bawa perlengkapan yang sesuai musim. Untuk perjalanan saat cuaca panas, siapkan sunscreen, kacamata hitam, dan botol minum. Pada musim dingin, jaket tetap penting meskipun kamu bepergian ke negara yang identik dengan gurun.

Kelima, simpan salinan paspor, visa, polis asuransi, dan konfirmasi hotel secara offline. Pastikan juga ponsel memiliki akses internet untuk navigasi dan komunikasi.

Terakhir, sisakan waktu luang dalam itinerary. Jangan memaksakan terlalu banyak destinasi setiap hari, terutama ketika kamu harus berpindah kota.

FAQ

1. Apakah WNI bisa liburan ke Arab Saudi tanpa umrah?

Bisa. Wisatawan Indonesia dapat melakukan perjalanan wisata biasa ke Arab Saudi selama memiliki visa yang sesuai dan memenuhi persyaratan masuk. Perjalanan wisata tidak harus digabungkan dengan umrah.

2. Apakah paspor Indonesia bisa mengajukan eVisa Arab Saudi?

Pemegang paspor Indonesia dapat memperoleh eVisa wisata melalui jalur Visa by Package yang tersedia pada 2026. Namun, program ini memerlukan pembelian paket perjalanan yang memenuhi persyaratan resmi. Indonesia tidak tercantum dalam daftar kewarganegaraan standar eVisa reguler yang diperiksa untuk artikel ini.

3. Berapa biaya eVisa wisata Arab Saudi untuk WNI?

Biaya visa dan nilai paket perjalanan merupakan dua hal berbeda. Pada program Visa by Package, biaya visa beserta komponen terkait dilaporkan sekitar SAR 402,21, tetapi nilai minimum paket yang harus dibeli adalah SAR 4.000 per orang dewasa untuk dua hari pertama, ditambah SAR 1.000 setiap hari berikutnya.

4. Apakah perempuan wajib memakai hijab saat liburan ke Arab Saudi?

Tidak untuk kegiatan wisata umum. Perempuan tidak diwajibkan memakai hijab atau abaya di semua tempat umum, tetapi tetap harus berpakaian sopan. Lokasi keagamaan dapat memiliki ketentuan khusus.

5. Apakah wisatawan non Muslim boleh datang ke Arab Saudi?

Boleh. Arab Saudi menerima wisatawan non-Muslim untuk berkunjung ke berbagai destinasi wisata. Namun, akses ke kawasan suci tertentu, terutama Makkah, dibatasi untuk Muslim.

6. Berapa hari ideal untuk liburan ke Arab Saudi?

Sekitar 5 – 7 hari bisa menjadi pilihan untuk menjelajahi satu atau dua kota. Jika ingin menambahkan AlUla, pertimbangkan 9 – 10 hari agar perjalanan antarkota tidak terlalu padat.

7. Apakah Arab Saudi aman untuk wisatawan perempuan yang bepergian sendiri?

Arab Saudi menerima wisatawan perempuan yang bepergian sendiri. Namun, sebagaimana perjalanan internasional lainnya, penting untuk memahami hukum lokal, menjaga keamanan pribadi, menggunakan transportasi tepercaya, dan memeriksa informasi perjalanan terbaru sebelum berangkat.

8. Kapan waktu paling nyaman mengunjungi Arab Saudi?

November hingga Maret umumnya nyaman untuk menjelajahi banyak destinasi outdoor. Namun, kondisi setiap kota bisa berbeda, sehingga periksa prakiraan cuaca sesuai lokasi perjalanan.

9. Apakah visa turis bisa digunakan untuk haji?

Tidak. Haji memerlukan izin dan pengaturan khusus yang berbeda dari visa wisata. Jangan menggunakan visa wisata untuk mengikuti penyelenggaraan haji.

Kesimpulan: Apakah Arab Saudi Cocok untuk Liburan Pertama?

Arab Saudi bisa menjadi destinasi menarik bagi wisatawan Indonesia yang ingin mencoba pengalaman berbeda di Timur Tengah. Negara ini menawarkan kombinasi wisata kota modern, sejarah, budaya, kuliner, dan pemandangan alam yang tidak selalu ditemukan dalam satu perjalanan.

Namun, ada tiga hal yang paling penting untuk dipersiapkan: memilih jalur visa yang tepat, memahami aturan setempat, dan menghitung biaya perjalanan secara realistis. Untuk pengalaman pertama, Riyadh dan Jeddah bisa menjadi kombinasi yang menarik. Kalau kamu mempunyai waktu lebih panjang dan menyukai sejarah kuno serta panorama gurun, AlUla juga layak dipertimbangkan.

Jadi, jangan hanya memikirkan destinasi yang ingin dikunjungi. Pastikan juga dokumen perjalanan, jadwal, dan budget sudah sesuai agar liburan berjalan lebih lancar.

Masih mencari inspirasi perjalanan internasional lainnya? Jelajahi Lensa Jalan untuk menemukan berbagai panduan destinasi, itinerary, dan tips perjalanan yang membantu kamu merencanakan liburan berikutnya.

Terus ikuti Lensa Jalan untuk panduan wisata yang praktis, informatif, dan membantu kamu menjelajahi destinasi baru dengan persiapan lebih matang!

About the author

Dulu saya gemar menjelajah dengan gaya backpacker, kini saya lebih sering menikmati liburan bersama keluarga. Lewat Lensa Jalan, saya berbagi cerita perjalanan, rekomendasi kuliner, dan tips praktis untuk membantu kamu merencanakan liburan.

Leave a Reply

Proceed Booking