Singapura terkenal dengan Negara yang bersih dan aman, selain karena warganya yang taat aturan, pemerintahannya juga tidak main-main dalam menindak para pelanggar, bisa di denda ratusan hingga ribuan dolar. Peraturannya sangat banyak dan ketat, gak heran Singapura juga disebut sebagai Negara dengan 1.000 aturan.
Tapi dibalik ketatnya Singapura, menghasilkan penghargaan World’s Cleanest City 2025, yang artinya Negara Singa ini diakui secara global menjadi Negara/Kota paling bersih. Tidak Cuma sampai sana, pemerintahan setempat pun juga memberi Cleaners Appreciation dalam Awards Ceremony kepada para petugas kebersihan. Mereka memahami, bahwa pencapaian yang diperoleh sebagian besar dikarenakan peran petugas kebersihan.
Kemanan Singapura juga mendapat penghargaan dalam Gallup’s Global Safety Report 2025. Mereka menyatakan Singapura sebagai Negara teraman di dunia untuk kategori berjalan sendirian di malam hari. Penghargaan ini di dukung oleh 98% warga Singapura sendiri yang merasa tidak pernah mendapatkan pengalaman buruk walau berjalan kaki sendirian. Penghargaan inipun bukan pertama kali, tapi sudah yang ke 12.
Harus diakui, semua penghargaan yang di dapat tidak terlepas dari semua peran penghuni Negara yang identik dengan patung Merlion itu. Mulai dari ketatnya peraturan yang di keluarkan pemerintahan, tegasnya sanksi yang diberikan oleh para penegak hukum, serta masyarakat yang sama-sama menjaga Negaranya agar nyaman untuk ditinggali. Jadi jangan heran kalau kamu diam-diam melakukan pelanggaran, tapi bukan polisi yang terlebih dahulu menindak, namun warga lokal sendiri yang akan menegurmu dengan keras.
Nah, supaya kamu tidak dapat teguran atau sanksi yang menguras kantong, yuk kenali larangan apa saja di Singpura. Ada sikap yang lumrah di Indonesia tapi ternyata dilarang dilakukan di Singapura loh!
1. Dilarang Makan atau mengunyah Permen Karet

Ya, di Singapura permen karet dilarang karena dianggap tidak ada gunanya dan bisa membuat lingkungan kotor. Sanskinya tidak main-main, yaitu denda SGD 100.000 hingga hukuman penjara. Bahkan secara serius, pemerintah Singapura melarang impor atau penjualan permen karet. Bagi mereka lebih baik mencegah daripada mengobati.
Namun, konsumsi permen karet diperbolehkan bila ada alasan medis, seperti nicotine gum yang digunakan untuk terapi berhenti merokok. Untuk mendapatkan permen karet ini pun tidak mudah, harus dengan resep dokter dan membelinya di apotek dengan lisensi tertentu.
FAQ Pemen Karet di Singapura
- Apakah turis boleh membawa permen karet?
Sebaiknya tidak membawa permen karet.
- Apakah orang Singapura tidak konsumsi permen karet?
Orang Singapura tidak konsumsi permen karet komersil, namun mereka bisa konsumsi permen karet tertentu untuk keperluan medis, dan harus atas resep dokter.
- Berapa denda yang harus dibayar jika ketauan mengkonsumsi atau menyelundupkan permen karet?
Dendanya mencapai SDG 100.000
2. Meludah Sembarangan
Hayo, siapa nih yang kebiasaan meludah sembarangan? Hati-hati, di Singapura tindakan ini ilegal. Sebenarnya di Indonesia tindakan ini juga salah, namun sayang meludah dinormalisasikan dan tidak ada tindakan tegas.
Jika ketauan meludah di Singapura akan di kenakan denda SGD 1.000, dan jika berulang kali melanggar, akan dihukum kerja sosial. Alasannya selain untuk menjaga kebersihan lingkungan tentunya, juga untuk menjaga kesehatan warga setempat. Seperti yang kamu tau, air ludah banyak mengandung virus dan bakteri yang membahayakan bagi orang lain. Meludah sembarangan juga dianggap tindakan yang tidak sopan, tidak beretika. Sementara Singapura sangat menjunjung tinggi norma kesopanan.
Jadi, kalau kamu lagi batuk dan sering mengeluarkan riak atau lendir saat di Singapura, sebaiknya membuangnya di toilet atau sediakan tisu untuk menampung riak sementara. Kebiasaan ini perlu ditiru sampai kamu pulang ke Indonesia.
FAQ Meludah Sembarangan
- Apakah meludah sembarangan benar-benar diawasi di Singapura?
Ya, banyak kamera CCTV, petugas kepolisian, dan polisi lingkungan yang selalu siaga di beberapa lokasi di Singapura. Mereka akan menegur sampai memberikan surat denda bagi pelanggar.
- Kenapa denda meludah sembarangan sangat mahal?
Untuk memberikan efek jera, sehingga jika ada yang mau meludah sembarangan lagi mereka akan berpikira 2 kali.
- Apakah aturan ini hanya berlaku bagi warga Singapura?
Tidak, aturan ini bagi semua orang yang berada di Singapura, termasuk turis sekalipun.
3. Merokok Di Area yang Dilarang

Kalau aturan ini rasanya di Indonesia juga ada ya, cuma sayangnya tidak ada sanksi tegas. Perokokpun tidak bisa ditegur, cenderung lebih galak walau dia salah. Tapi itu tidak berlaku di Singapura. Aparat penegak hukumnya sangat tegas.
Bukan berarti tidak bisa merokok ya, Singapura memberikan ruang tersendiri bagi perokok. Mereka mengaturnya di undang-undang khusus yang diberi nama Smoking (Prohibition in Certain Place) Act 1992. Perokok dilarang merokok di halte bus, lift, ruang publik tertutup, dan area lain yang sudah dipasangi larangan merokok, dan hanya boleh merkok di ruang terbuka hijau.
Alasannya adalah untuk mengurangi perokok dan tentu menjaga kesehatan warga lokal, baik kesehatan perokok aktif maupun pasif. Dendanya bisa mencapai SGD 1.000 jika merokok di tempat yang dilarang. Pemerintah setempat juga berusaha mengurangi sampah putung rokok yang memiliki peluang untuk dibuang sembarangan. Hingga saat ini, Singapura terus memperketat aturan area merokok.
FAQ Merokok di Singapura
- Dimana tempat yang diizinkan merokok di Singapura?
Di area Designated Smoking Areas (DSA), atau yang sudah diberi tanda bebas merokok. Biasanya di area terbuka hijau dan jauh dari pusat perbelanjaan, pendidikan, stasiun, dan kawasan ramai lainnya.
- Apakah di Singapura boleh merokok di area publik?
Tidak boleh sembarangan merokok di area publik. Hanya boleh di area yang sudah ditandai bebas merokok, dan memang tidak mudah ditemui di area turis.
- Berapakah denda jika ketauan merokok di Singapura?
Dari SGD 500 sampai SGD 1000.
4. Membuang Sampah Sembarangan

Sebagai Negara yang pernah mendapatkan penghargaan sebagai Negara terbersih menurut para pembaca Time Out, tentu saja peraturan ini menjadi hal yang identik dengan Singapura. Ya, kalau kamu jalan-jalan di Singapura kamu bakalan takjub dengan kebersihan lingkungannya. Hampir tidak ada sampah berserakan.
Singapura memang ketat soal kebersihan demi menjaga nama baiknya yang menekankan sebagai Negara atau Kota terbersih. Sebab, “title” ini bisa menarik wisatawan untuk berkunjung dan meninggalkan kesan baik bagi turis.
Tidak hanya itu, mereka juga mementingkan kesehatan masyarakatnya. Sampah yang berserakan bisa jadi sarang penyakit, menarik hama seperti tikus dan kecoa, serta mencemari lingkungan. Jika kamu membuang sampah sembarangan dendanya bisa sampai SGD 10.000, dan hingga SGD 100.000 kalau kamu membuangnya dari kendaraan. Tidak hanya dalam bentuk uang, tapi mereka berhak memberikan hukuman kurungan penjara.
Singapura juga membentuk moral masyarakat bahwa membuang sampah sembarangan adalah hal memalukan. Jadi kamu akan dipandang rendah oleh merekan dengan tatapan sinis bila melanggar aturan ini.
Nah, jadi ayo buang sampah pada tempatnya. Jangan cuma diterapkan di Negara orang, tapi Negara sendiri pun harus dibiasakan buang sampah pada tempatnya. Siapa sih yang gak mau tinggal di lingkungan yang bersih dan sehat?
FAQ membuang sampah sembarangan
- Apa hukuman jika buang sampah sembarangan di Singapura?
Hukumannya beragam, mulai dari denda uang tunai hingga SGD 100.000, kurungan penjara, dan menjadi pekerja sosial.
- Apakah turis bebas hukum jika buang sampah sembarangan?
Tidak, aturan ini berlaku bagi siapapun yang menginjakan kaki di Singapura.
- Kenapa membuang sampah sembarangan ilegal di Singapura?
Untuk menjaga citra Singapura sebagai Negara yang bersih, menjaga kesehatan masyarakat setempat, mengurangi hama, dan menjaga lingkungan atau alam sekitar.
5. Tidak Menyiram Toilet Setelah Digunakan

Sebagai Negara yang bersih, tentunya toiletpun tidak luput dari perhatian. Ada istilah yang mengatakan, kebersihan seseorang bisa dinilai dari toiletnya. Maka, selain menjaga Negaranya sedap dipandang, Singapura sekaligus memastikan toilet umumnya nyaman dan bersih.
Akan ada denda serius kalau kamu tidak menyiram toilet setelah digunakan. Dalam Environmental Public Health Regulations pasal 16 menyebutkan bahwa setiap orang yang menggunakan fasilitas toilet publik dengan sistem siram diwajibkan menyiram langsung setelah digunakan.
Sanksi yang diterapkan adalah denda sampai SGD 1.000 dan tambahan SGD 100 perhari bila pelanggar masih terus melakukan. Diadakannya aturan ini karena untuk menjaga kebersihan dan sanitasi publik. Toilet bisa menjadi sarang penyakit, terlebih bila kotoran tidak dibersihkan dengan baik.
Singapura juga ingin meningkatkan norma manusia, bahwa setelah menggunakan toilet secara etis harus dibersihkan demi kenyamanan pengguna selanjutnya. Jadi tidak hanya untung untuk diri sendiri, tapi juga membawa dampak positif bagi sesama. Karena, toilet yang jorok bisa menjadi buah bibir internasional juga loh.
FAQ menyiram toilet di Singapura
- Apa hukuman jika tidak menyiram toilet di Singapura?
Denda hingga SGD 1.000 dengan tambahan SGD 100 sampai SGD 150 perhari jika masih terus melanggar.
- Apakah jika turis yang tidak menyiram toilet akan bebas hukuman?
Tidak, semua yang berada di Singapura akan tetap diberikan sanksi jika melanggar aturan ini.
6. Menyebrang Sembarangan atau Jaywalking

Singapura juga ketat di peraturan lalu lintasnya loh. Pejalan kaki harus menyeberang jalan pada tempatnya, yaitu yang memiliki lampu lalu lintas pejalan kaki, atau zebra cross, dan menyeberang ketika lampu pejalan kaki sudah berwarna hijau.
Selain menjaga ketertiban masyarakat, tentu pemerintahan setempat ingin semuanya selamat dari kejadian yang tidak diinginkan, kecelakaan misalnya. Dendanya mulai dari SGD 50 dampai SGD 1.000, dan bisa dipenjara apabila dilakukan berulang kali.
Kalau kamu ke Singapura jangan asal menyeberang ya. Biasanya akan ada turis yang malas berjalan ke tempat penyeberangan dan memilih memotong jalan dari tempat terdekat. Aparat penegak hukum disana tidak memandang bulu untuk ditindak, sekalipun kamu turis.
FAQ Jaywalking
- Apa hukuman bagi pelaku jaywalking?
Untuk pelanggaran ringan SGD 50, jika pelanggarannya lebih berat dan dibawa ke pengadilan bisa sampai SGD 1.000
- Apakah bisa masuk penjara jika menyeberang sembarangan?
Ya, biasanya yang akan dipenjara adalah pelanggar yang sudah menyebabkan kerugian bagi orang lain. Misalnya terjadi kecelakaan hingga korban mengalami luka serius.
- Dimana tempat penyeberangan yang diizinkan?
Yang memiliki lampu lalu lintas, zebra cross, atau jembatan penyeberangan.
7. Membawa Durian ke Transportasi Umum
Nah, siapa nih yang pecinta durian? Kalau kamu ke Singapura mau makan durian, mendingan makan di tempat ya. Beberapa penginapan pun melarang tamunya membawa durian, dan pemerintahan Singapura juga menegakkan larangan membawa buah dengan bau yang khas ini masuk dalam transportasi umum, seperti MRT dan Bus.
Kenapa dilarang? Karena tidak semua orang suka bau durian, dan bisa menyebabkan “mabuk”. Bau durian juga susah hilang, yang akan merugikan penumpang lain. Sebenarnya tidak hanya durian, tetapi segala macam makanan dengan bau tajam atau menyengat juga dilarang. Hanya saja yang identik di Singapura adalah durian.
Denda yang dikenakan adalah SGD 500 jika terpergok membawa durian di transportasi umum, dan SGD 200 jika membawanya ke kamar hotel/penginapan.
FAQ membawa durian di Singapura
- Kenapa durian dilarang di transportasi umum?
Durian memiliki bau menyengat dan bisa meninggalkan residu selama beberapa saat. Menimbulkan rasa tidak nyaman bagi penumpang lain, dan pembersihannya membutuhkan waktu lama.
- Apakah boleh membawa durian di MRT?
Tidak boleh.
- Apakah bisa membawa durian di Bus?
Tidak bisa.
- Apakah bisa membawa durian ke kamar hotel?
Tidak bisa, kamu akan dikenakan biaya pelanggaran untuk pembersihan kamar.
8. Membawa atau Menggunakan Vape

Ya, peraturan yang ada di Singapura tapi gak ada di Indonesia selanjutnya adalah penggunaan vape. Ini adalah peraturan terbaru yang diterbitkan oleh pemerintahan Singapura saat ini, tahun 2025. Nah, buat kamu yang nge vape, mendingan jangan dibawa kalau memang kamu mau liburan ke Singapura.
Alasan Singapura memblokir vape adalah untuk menjaga kesehatan warganya dari risiko bahan kimia yang ada di rokok elektronik itu. Vape mengandung zat berbahaya seperti logam berat atau nikel, senyawa karbon, senyawa volatil, dan partikel halus, yang bisa membuat seseorang mengalami kerusakan paru, iritasi, dan penyakit lainnya.
Ternyata di Indonesia pun sudah pernah digaungkan bahaya dari rokok elektronik ini, sayangnya mereka tidak peduli, dan menganggap vape tidak menganggu kesehatan.
Singapura juga ingin mencegah masuknya obat ilegal dalam vape. Beberapa kali pemerintahan setempat menemukan campuran etomidate dalam cairan vape. Etomidate adalah obat anestesi yang bisa berbahaya bila disalahgunakan.
Dan dengan dilarangnya vape, pemerintah Singapura ingin mengedukasi bahaya merokok dan semakin meminimalisirkan perokok. Mereka taku vape akan dinormalisasikan bagi anak muda, sehingga generasi penerusnya menganggap merokok adalah hal biasa.
Untuk dendanya, bagi pengguna yang menkonsumi atau membeli vape dan cairannya bisa mencapai SGD 2.000. Sedangkan bagi yang menjual, importir, atau distributornya bisa di denda hingga SGD 20.000 dan hukuman penjara sampai puluhan tahun.
FAQ Vape di Singapura
- Apakah vape ilegal di Singapura?
Ya, sejak 1 September 2025 Singapura melarang penggunaan vape, berikut beserta dengan penjualan dan import.
- Berapa denda jika vape di Singapura?
Beragam tergantung tingkatan pelanggaran, namun bisa mencapai SGD 2.000 bagi yang menggunakan vape, dan hingga SGD 20.000 bagi yang menjual dan menjadi distributor.
- Apakah bsia membawa vape masuk ke Singapura?
Tidak bisa, vape mu akan disita, dan jika lolos dari pemeriksaan bandara, kamu akan kena pelanggaran sampai di Singapura.
- Kenapa vape dilarang di Singapura?
Untuk menjaga kesehatan warganya. Vape dinilai bisa membawa dampak buruk pada kesehatan karena ditemukan beberapa zat berbahaya. Pemerintahan Singapura juga sedang berusaha menekan angka perokok di Negaranya, adanya vape ditakutkan menjadi hal yang dianggap normal bagi anak muda.
9. Dilarang makan dan minum di transportasi umum

Jadi jika kamu sedang naik transportasi umum, entah itu bus atau MRT jangan coba-coba makan atau minum, bahkan di area stasiunnya. Tidak ada alasan apapun yang dibenarkan, kamu akan segera kena denda.
CCTV disebar di berbagai penjuru untuk mengamati penumpang setiap saat. Kalau kamu haus dan lapar, lebih baik makan dan minum sebelum memasuki area trasnportasi umum. Hal ini dilakukan karena demi menjaga kebersihan fasilitas publik.
Minum dan makan meningkatkan resiko tumpah dan membuang sampah sembarangan. Sedangkan, transportasi umum harus nyaman bagi semua orang. Dendanya bisa mencapai SGD 500 tanpa memandang umur, dan apakah kamu turis atau warga lokal.
FAQ dilarang makan dan minum di transportasi umum Singapura
- Berapa denda jika terlihat makan dan minum di MRT Singapura?
Dendanya bisa mencapai SGD 500.
- Apakah boleh minum di MRT Singapura?
Tidak boleh minum dalam area MRT Singapura.
- Bolehkan membawa makanan dan minuman masuk ke MRT?
Jika hanya membawa tanpa mengkonsumsinya boleh dibawa masuk ek MRT Singapura. Pastikan makanan tidak memiliki bau yang menyengat, seperti durian.
Itu dia larangan yang ada di Singapura, tapi tidak ada di Indonesia yang perlu kamu perhatikan. Jangan sampai kebiasaanmu di Indonesia bisa merugikan bagi kamu dan orang lain saat ke Singapura. Ada baiknya, 9 aturan diatas juga mulai kamu terapkan di Indonesia.
Dimulai dari diri sendiri dulu, karena perubahan kecil bisa membawa dampak yang besar. Masa sih kita gak mau Negara kita juga bersih dan aman seperti Singapura?