Liburan keluarga ke Filipina sering bikin bingung, terutama saat harus menentukan tempat wisata di Manila yang cocok untuk anak-anak sekaligus menyenangkan buat orang dewasa. Apalagi kalau waktu liburan terbatas, rasanya sayang kalau seharian justru habis di perjalanan atau mengunjungi destinasi yang ternyata kurang menarik.
Manila memang punya banyak tempat wisata, tetapi nggak semuanya cocok untuk keluarga. Ada destinasi yang terlalu mengandalkan aktivitas berjalan kaki, ada yang lebih pas untuk remaja, dan ada juga tempat seru yang lokasinya cukup jauh dari pusat kota. Belum lagi cuaca panas dan kemacetan yang bisa bikin anak cepat lelah.
Tenang, ada banyak tempat wisata di Manila untuk keluarga yang bisa disesuaikan dengan usia anak, budget, dan durasi liburan. Mulai dari melihat kehidupan bawah laut, menjelajahi bangunan bersejarah, sampai bermain di taman hiburan, berikut sembilan destinasi yang layak masuk itinerary kamu!
Kenapa Manila Cocok untuk Liburan Keluarga?
Manila bukan cuma ibu kota Filipina yang dipenuhi gedung tinggi dan pusat perbelanjaan. Kota ini juga menawarkan perpaduan wisata sejarah, edukasi, alam, dan hiburan modern yang menarik untuk berbagai usia.
Salah satu keunggulannya adalah pilihan aktivitas yang cukup beragam. Dalam satu perjalanan, keluarga bisa mengenalkan anak pada sejarah Asia Tenggara, mengunjungi museum interaktif, hingga menikmati wahana permainan.
Namun, ada satu hal penting yang perlu dipahami sebelum menyusun perjalanan. Banyak destinasi yang disebut sebagai wisata Manila sebenarnya berada di kawasan Metro Manila, termasuk Taguig dan Pasay. Jadi, meskipun terlihat berdekatan di peta, waktu tempuhnya bisa cukup panjang karena lalu lintas.
Supaya liburan lebih nyaman, sebaiknya kelompokkan destinasi berdasarkan lokasi dan hindari berpindah kawasan terlalu sering dalam satu hari.
9 Tempat Wisata di Manila yang Cocok untuk Liburan Keluarga
1. Manila Ocean Park – Wisata Bawah Laut yang Bikin Anak Takjub

Sumber: Brian Biacan
Kalau anak-anak suka melihat ikan dan hewan laut, Manila Ocean Park bisa jadi salah satu destinasi pertama yang masuk daftar liburan keluarga.
Terletak di kawasan dekat Manila Bay dan Rizal Park, tempat wisata ini menawarkan pengalaman mengenal kehidupan laut dengan cara yang lebih menarik dibandingkan sekadar melihat gambar di buku.
Salah satu daya tarik utamanya adalah Oceanarium, akuarium besar dengan terowongan bawah air yang memungkinkan pengunjung menyaksikan ikan berenang di berbagai arah, termasuk di atas kepala. Bagian ini biasanya menjadi salah satu spot paling menarik untuk foto keluarga.
Selain Oceanarium, terdapat atraksi lain seperti area penguin dan pertunjukan satwa yang bisa dinikmati sesuai paket tiket serta jadwal yang berlaku.
Kenapa cocok untuk keluarga? Anak-anak bisa belajar mengenal biota laut sambil menikmati pengalaman visual yang berbeda. Destinasi ini juga lebih mudah dimasukkan ke itinerary bersama Rizal Park karena lokasinya berdekatan. Tip dari Lensa Jalan, pesan tiket secara online dan cek atraksi yang benar-benar termasuk dalam paket. Jangan sampai anak sudah berharap melihat pertunjukan tertentu, tetapi ternyata tiket yang dibeli tidak mencakup atraksi tersebut.
Informasi kunjungan:
- Lokasi: 666 Behind, Quirino Grandstand, Ermita, Manila, 1000 Metro Manila, Philippines
- Aktivitas utama: Menjelajahi Oceanarium, melihat penguin, dan menikmati pertunjukan satwa
- Cocok untuk: Anak prasekolah hingga remaja
- Durasi kunjungan: Sekitar 2 sampai 4 jam
- Tiket: Berbayar, tersedia beberapa jenis paket atraksi. Untuk atraksi Sea and Scree dimulai dari harga Rp280.000an. Lebih lengkapnya silahkan cek official website Manila Ocean Park.
2. Intramuros – Menjelajahi Kota Tua Manila yang Penuh Cerita

Sumber: よし子“yosshi”
Berjalan menyusuri Intramuros terasa seperti memasuki sisi Manila yang berbeda. Jalanan berbatu, dinding benteng tua, serta bangunan bergaya kolonial Spanyol menciptakan suasana yang kontras dengan kawasan modern Metro Manila. Intramuros merupakan kawasan bersejarah yang dikenal sebagai Walled City. Di sinilah keluarga bisa mengenal perjalanan sejarah Filipina, terutama masa kolonial Spanyol.
Beberapa tempat yang menarik untuk dikunjungi antara lain Fort Santiago, Manila Cathedral, San Agustin Church, dan Casa Manila Museum. Fort Santiago menjadi salah satu titik yang paling layak diprioritaskan. Selain memiliki bangunan benteng yang ikonik, kawasan ini berkaitan erat dengan kehidupan Jose Rizal, tokoh nasional Filipina.
Sementara itu, Casa Manila menawarkan gambaran kehidupan masyarakat pada masa kolonial lewat interior, perabot, dan arsitektur rumah bergaya lama. Kenapa cocok untuk keluarga? Intramuros bisa menjadi wisata edukasi yang menarik, terutama untuk anak usia sekolah yang mulai belajar sejarah dan budaya.
Informasi kunjungan:
- Lokasi: 1002 Metro Manila
- Aktivitas utama: Wisata sejarah, fotografi, kunjungan museum, dan tur kawasan
- Cocok untuk: Anak usia sekolah, remaja, dan orang tua
- Durasi kunjungan: Sekitar 2 – 4 jam
- Tiket: Kawasan memiliki area yang bisa diakses gratis, sementara beberapa benteng dan museum menerapkan biaya masuk kurang lebih mulai dari Rp20.000an,
3. Rizal Park – Tempat Wisata Gratis di Manila untuk Bersantai

Sumber: gabrien93
Nggak semua liburan keluarga harus menghabiskan banyak uang. Rizal Park, yang juga dikenal sebagai Luneta Park, menjadi pilihan menarik untuk menikmati suasana Manila tanpa perlu membeli tiket masuk taman utamanya. Taman bersejarah ini memiliki ruang terbuka, jalur pejalan kaki, taman hijau, dan monumen Jose Rizal yang menjadi salah satu landmark paling terkenal di Filipina.
Berbeda dengan taman hiburan yang dipenuhi antrean, Rizal Park lebih cocok untuk menikmati waktu santai. Anak-anak bisa berjalan-jalan, sementara orang tua menikmati suasana taman dan beristirahat sejenak dari aktivitas kota. Di kawasan ini, keluarga juga bisa mengenalkan anak pada salah satu tokoh penting dalam sejarah kemerdekaan Filipina.
Kenapa cocok untuk keluarga? Rizal Park menawarkan ruang terbuka yang nyaman untuk jeda perjalanan, terutama setelah mengunjungi museum atau tempat wisata indoor. Waktu yang paling nyaman untuk berkunjung biasanya pagi atau sore. Hindari terlalu lama berada di area terbuka saat matahari sedang terik, terutama jika membawa balita.
Informasi kunjungan:
- Lokasi: Ermita, Manila, 1000 Metro Manila, Philippines
- Aktivitas utama: Jalan santai, fotografi, mengenal monumen bersejarah
- Cocok untuk: Semua usia
- Durasi kunjungan: Sekitar 1 – 2 jam
- Tiket: Gratis untuk area taman utama
4. National Museum of Natural History – Wisata Edukasi Gratis yang Nggak Membosankan

Sumber: Patricia Cancio
Kalau ingin mengajak anak belajar sambil liburan tanpa menguras budget, National Museum of Natural History wajib dipertimbangkan. Museum yang berada di kawasan Manila ini menyajikan berbagai koleksi dan informasi mengenai keanekaragaman hayati Filipina, mulai dari hewan, tumbuhan, hingga kekayaan alam negara tersebut.
Salah satu elemen bangunan yang paling mencuri perhatian adalah struktur atrium bernama Tree of Life. Desainnya menyerupai pohon besar yang menjulang di tengah ruangan, membuat suasana museum terasa modern dan berbeda dari museum sejarah pada umumnya. Di dalamnya, keluarga bisa mengeksplorasi pameran tentang ekosistem, spesies hewan, dan lingkungan alam Filipina.
Anak-anak yang menyukai dinosaurus, satwa liar, atau pengetahuan alam kemungkinan akan menikmati kunjungan ini. Namun, orang tua sebaiknya tetap mendampingi dan menjelaskan koleksi dengan bahasa sederhana agar pengalaman belajarnya lebih menarik.Museum ini memberikan aktivitas edukatif di dalam ruangan, cocok sebagai alternatif saat cuaca terlalu panas atau hujan. Karena lokasinya dekat Rizal Park, kedua destinasi ini bisa digabungkan dalam satu hari. Cukup pilih beberapa galeri yang paling menarik bagi anak supaya mereka nggak terlalu lelah.
Informasi kunjungan:
- Lokasi: Teodoro F. Valencia Cir, Ermita, Manila, 1000 Metro Manila, Philippines
- Aktivitas utama: Menjelajahi galeri sejarah alam dan mempelajari keanekaragaman hayati
- Cocok untuk: Anak usia sekolah hingga remaja
- Durasi kunjungan: Sekitar 1,5 – 3 jam
- Tiket: Gratis
5. The Mind Museum – Tempat Wisata Sains Interaktif untuk Anak

Sumber: Station Food
Punya anak yang sering bertanya kenapa planet berputar, bagaimana tubuh manusia bekerja, atau bagaimana teknologi diciptakan? The Mind Museum bisa menjadi destinasi yang menyenangkan. Museum sains ini berada di Bonifacio Global City (BGC), Taguig, kawasan modern yang termasuk wilayah Metro Manila.
Berbeda dengan museum yang hanya mengandalkan pajangan, The Mind Museum memiliki ratusan pameran interaktif yang dirancang untuk membantu pengunjung memahami konsep sains melalui pengalaman langsung. Berbagai area pamerannya membahas tema seperti alam semesta, bumi, kehidupan, teknologi, dan materi. Ada pula aktivitas serta pertunjukan edukasi yang jadwalnya perlu dicek sebelum datang.
Salah satu daya tarik yang banyak menarik perhatian adalah replika fosil Tyrannosaurus rex berukuran besar. Bagi anak-anak yang menyukai dinosaurus, bagian ini bisa menjadi pengalaman yang mengesankan. Kenapa cocok untuk keluarga? Anak-anak nggak hanya melihat informasi, tetapi juga bisa mengeksplorasi berbagai konsep sains dengan pendekatan interaktif.
The Mind Museum merupakan salah satu pilihan yang menarik saat keluarga ingin melakukan aktivitas indoor. Namun, jangan menggabungkannya dengan terlalu banyak destinasi di pusat Manila pada hari yang sama karena jaraknya cukup jauh.
Informasi kunjungan:
- Lokasi: JY Campos Park, 3rd Ave, Taguig, 1634 Metro Manila, Philippines
- Aktivitas utama: Eksperimen interaktif, galeri sains, dan pertunjukan edukasi
- Cocok untuk: Terutama anak usia sekolah
- Durasi kunjungan: Sekitar 2 – 3 jam
- Tiket: Berbayar sekitar Rp.212.000an, bisa cek lebih lanjut di official website The Mind Museum
6. Manila Zoo – Mengenalkan Anak pada Dunia Satwa

Sumber: Fresh Mango
Melihat hewan secara langsung sering menjadi pengalaman menyenangkan bagi anak-anak. Kalau ingin memasukkan wisata satwa ke itinerary, Manila Zoo bisa menjadi alternatif. Kebun binatang yang dikenal juga sebagai Manila Zoological and Botanical Garden ini berada di kawasan Malate dan telah mengalami pembaruan fasilitas.
Di dalamnya, pengunjung dapat mengenal berbagai jenis satwa serta menikmati area taman yang menjadi bagian dari kawasan kebun binatang. Bagi anak usia dini, pengalaman mengamati perilaku hewan bisa menjadi aktivitas sederhana yang sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu tentang alam.
Orang tua juga bisa menjadikan kunjungan ini sebagai kesempatan untuk menjelaskan pentingnya menjaga habitat dan melindungi satwa liar. Kenapa cocok untuk keluarga? Manila Zoo menawarkan aktivitas luar ruangan dengan tema edukasi satwa yang mudah dipahami anak.
Saat berkunjung, ikuti aturan mengenai interaksi dengan satwa. Jangan memberi makan atau menyentuh hewan tanpa izin petugas. Siapkan juga topi dan air minum untuk mengantisipasi cuaca panas.
Informasi kunjungan:
- Lokasi: Adriatico St, Malate, Manila, 1004 Metro Manila, Philippines
- Aktivitas utama: Mengamati satwa dan menjelajahi kawasan kebun binatang
- Cocok untuk: Anak usia prasekolah hingga sekolah dasar
- Durasi kunjungan: Sekitar 2 – 3 jam
- Tiket: Berbayar sekitar Rp85.000, untuk lebih jelasnya bisa cek di official website Manila Zoo
7. Star City – Taman Hiburan dengan Wahana untuk Berbagai Usia

Sumber: Jerome Cadano
Kalau tujuan utama liburan adalah membuat anak puas bermain, Star City bisa jadi salah satu destinasi paling seru di Metro Manila. Taman hiburan yang berada di Pasay ini memiliki berbagai pilihan permainan, mulai dari wahana anak-anak hingga atraksi yang lebih menantang untuk remaja dan orang dewasa.
Untuk keluarga dengan anak kecil, wahana seperti carousel dan permainan ringan dapat menjadi pilihan. Sementara itu, pengunjung yang lebih besar bisa mencoba atraksi dengan sensasi lebih tinggi sesuai batas tinggi badan dan ketentuan keselamatan.
Star City juga memiliki Snow World, atraksi bertema salju yang menarik untuk dicoba karena menawarkan suasana berbeda dari cuaca tropis Manila. Kenapa cocok untuk keluarga? Taman hiburan ini menyediakan pilihan aktivitas untuk berbagai kelompok usia sehingga anggota keluarga bisa memilih permainan sesuai kenyamanan masing-masing.
Sebelum membeli tiket, perhatikan batas tinggi badan setiap wahana. Hal ini penting supaya anak nggak kecewa karena ternyata belum memenuhi syarat untuk naik permainan favoritnya. Jadwal operasional Star City juga bisa berubah, jadi pastikan taman sedang buka pada tanggal perjalanan kamu.
Informasi kunjungan:
- Lokasi: Star City, Roxas Blvd, CCP, Pasay City, 1300 Metro Manila, Philippines
- Aktivitas utama: Wahana keluarga, permainan anak, dan Snow World
- Cocok untuk: Anak-anak hingga remaja
- Durasi kunjungan: Sekitar 3 – 5 jam
- Tiket: Berbayar, paket star pass mulai dari Rp240.000an, dan paket star pass + snow world mulai dari Rp300.000an. Kamu bisa cek langusng melalui official website Star City
8. Bonifacio Global City – Kawasan Modern untuk Jalan Santai Bersama Keluarga

Sumber: Trip To Fernando
Ingin menikmati sisi modern Manila tanpa harus terus-menerus masuk ke tempat wisata berbayar? Coba luangkan waktu menjelajahi Bonifacio Global City, atau lebih sering disebut BGC. Kawasan di Taguig ini dikenal dengan gedung modern, restoran, pusat perbelanjaan, instalasi seni, dan beberapa ruang terbuka yang nyaman untuk berjalan santai.
Salah satu area yang menarik adalah Bonifacio High Street. Di sini, keluarga bisa menikmati suasana pedestrian, melihat karya seni publik, atau berhenti di restoran dan kafe untuk beristirahat. Kawasan ini cocok dikunjungi setelah menjelajahi The Mind Museum karena keduanya berada di BGC.
BGC juga bisa menjadi pilihan untuk keluarga yang membawa anak kecil dan ingin menjalani hari dengan ritme lebih santai, tanpa harus mengejar terlalu banyak atraksi. Kenapa cocok untuk keluarga? Selain memiliki pilihan tempat makan yang beragam, kawasan ini menawarkan aktivitas jalan santai dan ruang untuk beristirahat di tengah itinerary.
Kalau berkunjung bersama anak, sore menjelang malam biasanya lebih nyaman untuk berjalan kaki karena cuaca sudah tidak sepanas siang hari.
Informasi kunjungan:
- Lokasi: Taguig, Metro Manila
- Aktivitas utama: Jalan santai, wisata kuliner, melihat seni publik, dan berbelanja
- Cocok untuk: Semua usia
- Durasi kunjungan: Sekitar 2 – 3 jam
- Tiket: Gratis untuk menjelajahi area publik, aktivitas tertentu berbayar
9. SM Mall of Asia – Wisata Belanja dan Hiburan dalam Satu Kawasan

Sumber: Allan Yuen
Saat liburan keluarga, kadang yang dibutuhkan bukan destinasi dengan agenda padat, melainkan tempat yang menyediakan banyak pilihan aktivitas sekaligus. SM Mall of Asia di Pasay bisa menjadi salah satu pilihan tersebut. Pusat perbelanjaan besar ini menawarkan berbagai restoran, toko, fasilitas hiburan, dan area publik yang memungkinkan keluarga menghabiskan waktu tanpa harus sering berpindah lokasi.
Selain berbelanja, pengunjung juga bisa mengeksplorasi area tepi Manila Bay di sekitar kompleks tersebut. Saat cuaca mendukung, suasana sore di kawasan ini bisa menjadi penutup hari yang menyenangkan. Kelebihan lainnya adalah pilihan restoran yang cukup beragam, sehingga lebih mudah mencari menu sesuai selera anak maupun orang tua.
Kenapa cocok untuk keluarga? SM Mall of Asia bisa menjadi tempat beristirahat sekaligus menikmati hiburan, makan bersama, dan berbelanja dalam satu kawasan. Destinasi ini cocok ditempatkan pada sore atau malam hari, terutama setelah keluarga mengunjungi tempat wisata lain di sekitar Pasay.
Informasi kunjungan:
- Lokasi: Seaside Blvd, Pasay City, 1300 Metro Manila, Philippines
- Aktivitas utama: Wisata belanja, kuliner, hiburan keluarga, dan menikmati area tepi teluk
- Cocok untuk: Semua usia
- Durasi kunjungan: Sekitar 2 – 4 jam
- Tiket: Gratis masuk pusat perbelanjaan, atraksi tertentu berbayar
Tempat Wisata di Manila yang Gratis untuk Keluarga
Liburan ke luar negeri bersama keluarga memang membutuhkan biaya tambahan, terutama untuk tiket atraksi, transportasi, dan makanan. Namun, Manila juga punya pilihan wisata gratis yang tetap menarik.
Kalau ingin menghemat pengeluaran, tiga destinasi berikut layak diprioritaskan.
| Tempat wisata | Daya tarik | Biaya masuk |
|---|---|---|
| Rizal Park | Taman bersejarah, monumen, dan ruang terbuka | Gratis |
| National Museum of Natural History | Pameran sejarah alam dan edukasi satwa | Gratis |
| Bonifacio High Street, BGC | Jalan santai, seni publik, dan suasana kota modern | Gratis untuk area publik |
Kamu bisa menggabungkan Rizal Park dan National Museum of Natural History dalam satu hari untuk menghemat waktu perjalanan. Sementara itu, BGC lebih cocok dikunjungi pada hari berbeda karena berada di kawasan Taguig.
Perlu diingat, gratis masuk bukan berarti tanpa pengeluaran sama sekali. Tetap siapkan budget untuk transportasi, makan, dan aktivitas tambahan.
Tempat Wisata di Manila untuk Anak Berdasarkan Usia
Salah satu kesalahan saat merencanakan liburan keluarga adalah memilih destinasi hanya berdasarkan popularitasnya. Padahal, tempat yang seru untuk anak usia 12 tahun belum tentu cocok untuk balita.
Berikut panduan sederhana untuk memilih tempat wisata sesuai usia anak.
| Usia anak | Rekomendasi destinasi | Alasan |
|---|---|---|
| 0 – 4 tahun | Rizal Park, BGC, SM Mall of Asia | Aktivitas fleksibel dan lebih mudah diselingi istirahat |
| 5 – 8 tahun | Manila Ocean Park, Manila Zoo, Star City | Banyak pengalaman visual dan pilihan hiburan |
| 9 – 12 tahun | The Mind Museum, Intramuros, Manila Ocean Park | Cocok untuk eksplorasi dan pembelajaran |
| 13 tahun ke atas | Star City, Intramuros, The Mind Museum | Menggabungkan petualangan, sejarah, dan aktivitas interaktif |
Rekomendasi usia ini bukan aturan mutlak. Tetap pertimbangkan minat, stamina, serta batas usia atau tinggi badan pada atraksi tertentu. Kalau membawa balita, dua destinasi utama dalam satu hari biasanya lebih realistis dibandingkan memaksakan empat atau lima tempat wisata sekaligus.
Kapan Waktu Terbaik Liburan ke Manila Bersama Keluarga?
Memilih waktu perjalanan sangat berpengaruh terhadap kenyamanan liburan, terutama kalau kamu berencana mengunjungi banyak tempat wisata outdoor. Secara umum, Desember hingga Februari merupakan periode yang menarik untuk liburan keluarga ke Manila karena termasuk musim kemarau dengan suhu yang relatif lebih sejuk dibandingkan bulan-bulan berikutnya.
Sementara itu, Maret hingga Mei cenderung lebih panas. Perjalanan tetap memungkinkan, tetapi aktivitas luar ruangan sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari. Pada Juni hingga November, curah hujan umumnya lebih tinggi dan risiko gangguan cuaca juga perlu diperhatikan.
Kalau bepergian pada musim hujan, sebaiknya siapkan alternatif destinasi indoor seperti The Mind Museum, National Museum of Natural History, atau pusat perbelanjaan. Dengan begitu, liburan keluarga tetap bisa berjalan menyenangkan meskipun rencana awal harus berubah karena cuaca.
FAQ
Beberapa tempat wisata di Manila yang cocok untuk anak-anak adalah Manila Ocean Park, Manila Zoo, Star City, The Mind Museum, dan National Museum of Natural History. Pilihan terbaik bergantung pada usia serta minat anak. Manila Ocean Park cocok untuk pencinta satwa laut, sedangkan The Mind Museum lebih menarik untuk anak yang menyukai sains.
Ya, Manila cocok untuk liburan keluarga karena memiliki beragam destinasi edukasi, sejarah, taman hiburan, dan pusat perbelanjaan. Namun, keluarga perlu memperhitungkan cuaca panas dan kemacetan. Sebaiknya pilih destinasi yang berdekatan agar perjalanan lebih nyaman.
Beberapa tempat wisata gratis di Manila adalah Rizal Park, National Museum of Natural History, dan area publik di Bonifacio High Street. Destinasi ini cocok untuk keluarga yang ingin menikmati liburan tanpa mengeluarkan banyak biaya tiket masuk.
Tiga hingga empat hari cukup untuk mengunjungi sejumlah destinasi utama di Manila. Jika membawa anak kecil, empat hari biasanya memberikan jadwal yang lebih santai karena tersedia waktu tambahan untuk istirahat dan menghadapi kemacetan.
Desember hingga Februari umumnya menjadi periode yang nyaman karena cuaca relatif lebih sejuk dan termasuk musim kemarau. Namun, wisatawan tetap perlu memeriksa prakiraan cuaca menjelang keberangkatan.
Siap Menjelajahi Tempat Wisata di Manila Bersama Keluarga?
Manila punya lebih banyak pilihan wisata keluarga daripada yang mungkin kamu bayangkan. Ada Manila Ocean Park yang menarik untuk pencinta kehidupan laut, Intramuros yang penuh cerita sejarah, hingga The Mind Museum yang membuat belajar sains terasa lebih menyenangkan.
Kuncinya adalah memilih destinasi sesuai usia anak, mengatur waktu perjalanan, dan tidak memaksakan terlalu banyak tempat dalam satu hari. Dengan itinerary yang tepat, liburan ke Manila bisa menjadi pengalaman yang bukan hanya menyenangkan, tetapi juga memberi banyak cerita baru untuk seluruh anggota keluarga.
Sudah tahu destinasi mana yang ingin dikunjungi lebih dulu? Sebelum memesan tiket, cari inspirasi destinasi lainnya, rekomendasi wisata ramah anak, dan panduan liburan ke Filipina di Lensa Jalan.
Siapa tahu, setelah menjelajahi Manila, kamu justru menemukan kota lain di Filipina yang ingin dikunjungi bersama keluarga pada liburan berikutnya!
