1.820.3345.33 Contact@TravelTourWP.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login

12 Oleh-Oleh Khas Bali yang Wajib Dibawa Pulang ke Rumah

oleh-oleh khas bali

Liburan ke Bali rasanya belum tuntas kalau koper belum penuh saat pulang. Berdasarkan data Dinas Pariwisata Provinsi Bali, sektor kerajinan dan kuliner menyumbang porsi besar dalam belanja wisatawan. Namun, dengan banyaknya pilihan, mana yang benar-benar layak dibeli.

Nah, kali ini Lensa Jalan mau kasih rekomendasi oleh – oleh khas Bali yang pastinya “Bali Banget”, dan tetap sesuai selera penerima. Semua yang ditulis dibawah sini adalah barang – barang yang sudah pernah Lensa Jalan beli.

Rekomendasi Oleh-Oleh Kuliner – Rasa yang Tak Terlupakan

1. Pie Susu Dhian & Pie Susu Asli Enaaak

Sumber: Youtube @KreasiBogasariID

Siapa sih yang gak tau 2 merk pie susu legendaris ini?  Tentu Lensa Jalan pernah membeli keduanya. Kalau kamu suka kulit pie yang renyah dengan isian custard yang tidak terlalu manis, Pie Susu Dhian adalah juaranya. Tapi, untuk tekstur yang lebih padat dan “jadul”, Pie Susu Asli Enaaak tetap tak terkalahkan.

Kamu bisa beli di toko oleh – oleh di Bali, atau outletnya langsung. Tapi setahu Lensa Jalan, untuk Pie Susu Enak jarang masuk toko souvenir, di Bandara juga ada tapi tentu dengan harga yang lebih mahal,

2. Kacang Disco & Kacang Kapri Tari Bali

Jangan tertipu kemasan serupa. Pengalaman Lensa Jalan, Kacang Kapri Tari Bali punya ukuran kacang yang lebih besar dan bawang putih goreng yang melimpah. Ini adalah camilan wajib yang selalu Lensa Jalan beli minimal 5 bungkus setiap kunjungan. 

Gurih, asin, dan nikmat, siapapun pasti suka kacang ini. Terlebih bisa tahan lama, jadi orang yang kamu berikan bisa menikmatinya perlahan.

3. Falala Chocolate Bali

Sumber: Youtube @falalachocolatebali 

Mengikuti tren cokelat premium, Falala menawarkan tekstur yang lumer di mulut mirip cokelat Jepang. Untuk oleh – oleh, Lensa Jalan  merekomendasikan varian Dark Chocolate. Selain best seller, rasa coklat aman untuk diberikan kepada siapapun, karena dianggap sebagai rasa yang “umum”. Kemasannya juga sangat eksklusif, cocok untuk hadiah atasan atau pasangan.

4. Pia Kukus Bali

Kalau kamu merasa Pie Susu sudah terlalu biasa, coba Pia Kukus Bali. Teksturnya mirip bakpia tapi jauh lebih lembut karena dikukus. Isian cokelat dan kejunya sangat lumer.

Menurut Lensa Jalan, ini adalah oleh-oleh khas milenial yang pastinya disukai oleh siapapun, bahkan orang yang lansia pun dijamin bisa mengkonsumsinya. Kemasannya juga sangat praktis dan higienis.

Oleh-Oleh Fashion & Lifestyle: Estetika Pulau Dewata

5. Kebaya Bali & Kain Songket

Saat berkunjung ke Pasar Seni Sukawati, Lensa Jalan terpikat dengan kehalusan bordir kebaya lokal. Berdasarkan tren pasar, kain tenun ikat Bali kini mulai diminati pasar global karena motifnya yang unik. Pastikan kamu meraba tekstur kainnya, kain yang bagus terasa dingin di kulit.

Kamu bisa berikan souvenir ini kepada siapapun, khususnya yang memang pencinta seni budaya.

6. Produk Skincare Organik (Utama Spice)

Sumber: Youtube @UtamaSpiceOfficial 

Sini kumpul para pecinta produk natural. Lensa Jalan selalu mampir ke Ubud untuk membeli Body Mist dan Lip Balm dari Utama Spice. Aromanya menggunakan minyak atsiri asli, bukan pewangi sintetik. Ini adalah oleh – oleh yang sangat “Bali” banget karena mencerminkan filosofi Tri Hita Karana.

Pastinya oleh-oleh ini terkesan cocok untuk para wanita, tapi pria pun pasti menyukainya karena wanginya ada juga yang maskulin. 

7. Kopi Bali Kintamani (Single Origin)

Saat pergi ke dataran tinggi Kintamani,  Lensa Jalan menyadari bahwa kopi Bali bukan sekadar kopi pahit. Kopi Kintamani memiliki taste profile unik yang cenderung asam segar karena ditanam berdampingan dengan kebun jeruk. Kamu bisa beli dalam bentuk whole bean kalau kamu punya penggiling di rumah agar aromanya tetap terjaga hingga 6 bulan. 

Nah, untuk jenis oleh-oleh ini bisa kamu manfaatkan jadi souvenir terjangkau. Kamu bisa beli yang bentuk bubuk, dan berikan kepada teman-teman di kantor dengan meletakkannya di pantry. Jadi semua bisa merasakan dan “kecipratan” oleh-olehmu.

8. Arak Bali (Legal & Terstandarisasi)

Sejak berlakunya Pergub Bali No. 1 Tahun 2020, Arak Bali kini menjadi komoditas legal yang dikemas cantik. Lensa Jalan pernah membeli merek Arakicca dan Saba Bay di bandara. Rasanya sangat halus dan cocok dijadikan koleksi bar di rumah atau kado untuk teman dari luar negeri.

9. Garam Laut Kusamba (Gourmet Salt)

Sumber: Youtube @direktoratjenderalpemberda3510

Mungkin terdengar aneh membawa pulang garam, tapi Garam Kusamba dari Klungkung adalah salah satu garam terbaik dunia yang diakui koki internasional. Teksturnya kristal dan rasanya lebih gurih atau umami. Ini oleh-oleh wajib untuk kamu yang hobi memasak, atau untuk ibu yang menunggumu di rumah.

10. Produk Wellness Minyak Kutus Kutus

Gak ada yang lebih ikonik dalam kategori kesehatan selain Minyak Kutus Kutus. Berasal dari Gianyar, minyak balur ini terbuat dari 69 jenis tanaman herbal. Produk ini bisa kamu berikan ke semua rekan karena punya banyak varian.

Pastikan membeli di apotek atau toko oleh-oleh resmi seperti Krisna untuk menghindari produk tiruan. Ciri aslinya adalah aromanya yang rempah banget dan ada sensasi hangat yang meresap ke kulit.

11. Kerajinan Perak Celuk

Jangan hanya berhenti di Sukawati. Ayo ikut Lensa Jalan mampir ke Desa Celuk, Gianyar, pusat kerajinan perak di Bali. Di sini, kamu bisa membeli perhiasan dengan teknik filigree yang sangat rumit. Harga memang lebih mahal dari aksesoris pasar, tapi kualitas perak sterling 925 nya adalah investasi jangka panjang. Jangan ragu buat memberikannya ke orang yang kamu anggap spesial.

12. Kerajinan Lontar 

Saat berkunjung ke Desa Tenganan, Lensa Jalan menemukan oleh-oleh yang memiliki nilai sejarah, yaitu Lukisan Lontar. Ini bukan sekadar daun kering, melainkan media tulis kuno Bali yang digambar menggunakan kemiri bakar.

Kerajinan Lontar adalah storytelling piece yang sempurna untuk pajangan meja kerja kamu. Harganya mencerminkan kerumitan proses pembuatannya.

Tips Belanja Supaya Gak Kena Getok Harga

Yuk Lensa Jalan kasih tips supaya belanjamu gak di manfaatkan:

  1. Pahami Lokasi

Untuk harga pas, pilih toko oleh-oleh seperti  Krisna atau Erlangga 2. Untuk barang berbau seni dan bisa ditawar, pergilah ke Pasar Seni Ubud.

  1. Cek Tanggal Kedaluwarsa

Terutama untuk produk pie susu yang rata-rata hanya bertahan 7 hari di suhu ruang, dan produk makanan minuman lainnya.

  1. Gunakan Pembayaran Digital

Saat ini hampir semua pedagang di pasar seni besar sudah mendukung QRIS, memudahkan kamu yang gak biasa membawa uang tunai banyak.

Mengapa Harus Membeli Produk Lokal Bali?

Menurut laporan Kementerian Koperasi dan UKM, membeli produk lokal langsung dari pengrajin Bali membantu pemulihan ekonomi kreatif pasca pandemi. Dengan membeli satu tas rotan di Ubud, kamu ikut menghidupkan ekosistem pengrajin di desa-desa sekitar Gianyar.

FAQ

  • Apa oleh-oleh khas Bali yang tahan lama?

Barang kerajinan seperti tas rotan, kain pantai, ukiran kayu, dan kopi Bali (bubuk) adalah pilihan terbaik karena bisa bertahan berbulan-bulan tanpa perawatan khusus.

  • Di mana pusat oleh-oleh Bali yang buka 24 jam?

Krisna Oleh-Oleh Bali di cabang Sunset Road dan Jalan Raya Tuban biasanya beroperasi 24 jam untuk melayani wisatawan yang mengejar penerbangan pagi.

  • Berapa rata-rata harga kaos Barong? 

Di pasar tradisional seperti Sukawati, kamu bisa mendapatkan harga Rp25.000 hingga Rp35.000 kalau beli minimal 3 potong. Di toko modern, harganya sekitar Rp45.000 sampai Rp60.000 dengan kualitas kain yang lebih tebal.

Bali selalu punya cara untuk membuat kita ingin membawa pulang setiap sudutnya. Mulai dari manisnya pie susu hingga aroma terapi yang menenangkan, pastikan setiap barang yang kamu beli memiliki nilai kenangan.

Kamu punya rekomendasi oleh-oleh yang mungkin Lensa Jalan belum tau? Tulis dibawah ya!

About the author

Dulunya suka travelling backpacker, sekrang suka liburan bersama keluarga

Leave a Reply

Proceed Booking