1.820.3345.33 Contact@TravelTourWP.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login
rekomendasi ayam betutu bali

Mencari Ayam Betutu di Bali itu mudah, tapi menemukan yang bumbunya meresap sampai ke tulang dengan tekstur daging yang prol adalah sebuah seni. Beruntungnya Lensa Jalan punya keluarga di sini yang bisa membantu memberikan rekomendasi Ayam Betutu yang rasanya nampol.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, selain Nasi Campur Babi, kuliner Ayam Betutu bukan sekadar makanan, ia adalah warisan budaya takbenda yang menggunakan teknik base genep (15 bumbu rahasia Bali). 

Berikut adalah rekomendasi berdasarkan pengalaman sensorik saya langsung di lapangan.

1. Ayam Betutu Men Tempeh – Gilimanuk

Sumber: Official Website Ayam Betutu Men Tempeh

Perjalanan ke Bali belum benar-benar dimulai sebelum lidah “dibakar” oleh bumbu rahasia Ayam Betutu Men Tempeh di Gilimanuk. Terletak tepat di area Terminal Gilimanuk, tempat ini bukan sekadar rumah makan, tapi sudah jadi bagian dalam legenda Bali.

Saat masuk ke areanya, bau asap dari sekam padi dan aroma rempah yang tajam langsung menyambut. Suasananya jauh dari kesan mewah, hanya meja-meja panjang kayu, kursi plastik, dan dinding yang dipenuhi foto sejarah Men Tempeh. Lingkungannya sangat hidup, riuh dengan suara wisatawan yang baru turun dari kapal feri. Benar-benar menggambarkan warung autentik warga lokal lah.

Ketika sepiring Nasi Ayam Betutu mendarat di depan Lensa Jalan, tampilannya sangat menggoda. Ayam kampungnya berwarna kuning pekat karena baluran base genep yang gak pelit. Dagingnya terlihat sangat empuk, bahkan saat menyentuhnya dengan sendok, dagingnya langsung terlepas dari tulang!

Disampingnya, ada tumpukan kacang goreng renyah, sayur plecing kangkung yang segar, dan tentu saja yang gak ketinggalan, Sambal Matah serta Sambal Terasi yang warnanya merah menyala.

Suapan pertama adalah kejutan. Rasa kencur, jahe, dan kunyitnya sangat kuat, diikuti dengan rasa gurih lemak ayam yang menyatu dengan minyak kelapa asli. Dan kemudian pedasnya terasa menonjok lidah! Rasa pedas di Men Tempeh bukan tipe yang hilang seketika, tapi perlahan membangun panas di tenggorokan yang membuat kamu tidak bisa berhenti mengunyah. Daging ayam nya sangat juicy, meresap hingga ke serat terdalam.

Di area ini ada banyak warung dengan nama serupa. Pastikan kamu masuk ke warung dengan logo wajah Men Tempeh asli, biasanya ada spanduk besar sejarahnya, untuk rasa yang original.

Kalau kamu gak terlalu kuat pedas, mintalah kuah betutunya dipisah, atau sediakan segelas teh manis hangat untuk menetralisir rasa terbakar di lidah.

Operasional Ayam Betutu Men Tempeh – Gilimanuk

2. Ayam Betutu Ibu Nia – Kuta

Sumber: Official Website Ayam Betutu Ibu Nia

Nah, buat yang baru mendarat di Bandara Ngurah Rai dan perut sudah keroncongan ingin makan Betutu tapi malas jauh-jauh ke Gilimanuk, Ayam Betutu Ibu Nia di Kuta wajib kamu hampiri. Tempat ini berhasil mematahkan mitos bahwa makan Betutu enak harus di warung yang panas dan pengap.

Suasana tempat ini bersih, berbeda dengan warung Betutu tradisional pada umumnya. Di sini ruangannya modern, terang, dan yang paling penting adalah ber AC. Lingkungannya sangat ramah untuk keluarga maupun para digital nomad yang ingin makan siang tenang sambil membuka laptop sebentar.

Lensa Jalan memesan Paket Nasi Ayam Betutu Komplit. Saat piring rotan beralas daun pisang itu datang, tampilannya sangat rapi. Penataan lauknya sangat proporsional, nasi putih hangat di tengah, dilengkapi potongan Ayam Betutu yang terendam kuah kuning berminyak.

Ada juga sate lilit ikan yang kuning keemasan, dengan plecing kangkung dengan sambal tomat di atasnya. Gak ketinggalan kacang tanah goreng dan sambal matah yang terlihat sangat segar.

Sebagai pecinta kuliner, Lensa Jalan sangat memperhatikan tekstur. Daging ayam kampung di Ibu Nia ini sangat lembut dan prol. Rahasianya ada pada proses memasak yang lama sehingga bumbu base genep nya tidak hanya menempel di kulit, tapi meresap sampai ke serat daging.

Kuahnya juga kaya akan rempah. Lensa Jalan bisa merasakan kencur dan serai yang kuat namun gak langu. Rasa pedasnya berada di level sedang. Tidak sampai membuat telinga berdenging seperti di Gilimanuk, tapi tetap memberikan sensasi yang bikin ketagihan, apalagi saat sambal matahnya yang crunchy bertemu dengan nasi hangat.

Operasional Ayam Betutu Ibu Nia – Kuta

3. Warung Liku – Gandapura

Kalau ada tempat yang membuktikan bahwa enak nggak harus mahal, maka Warung Liku Gandapura adalah jawaranya. Lensa Jalan tau tempat ini dari salah satu anggota keluarga yang sudah tinggal di Bali hampir 10 tahun. Katanya, kalau datang jam 1 siang dan masih kebagian ayamnya, artinya kamu beruntung!

Berdasarkan data dari komunitas kuliner lokal, Warung Liku adalah salah satu warung tersibuk di Denpasar. Inilah alasan kenapa kamu wajib memasukkannya ke dalam bucket list.

Saat saya sampai di Jalan Gandapura, aroma bumbu genep yang sedang ditumis sudah tercium dari kejauhan. Suasananya sangat ramai, antrean ojek online dan warga lokal yang memesan untuk dibawa pulang hampir memenuhi area depan. Tempat makannya sederhana, tanpa AC, dan menggunakan meja-meja panjang. Di sini tidak ada basa-basi; kamu datang, pesan, makan dengan nikmat, lalu bergantian dengan pelanggan lain.

Saat sepiring Nasi Ayam Betutu disodorkan, tampilannya benar-benar menggiurkan. Porsinya sangat loyal. Ada gunungan nasi putih yang hangat dengan dibarengi suwiran Ayam Betutu yang melimpah dan basah oleh kuah kuning. Sayur urap khas Balinya nampak segar. Gak ketinggalan telur pindang utuh atau separuh, serta kacang tanah goreng yang renyah dan sambal matah berminyak.

Berbeda dengan Betutu Gilimanuk yang pedasnya “menampar”, Ayam Betutu Liku memiliki karakter yang lebih creamy dan gurih. Lensa Jalan bisa merasakan jejak minyak kelapa asli dan kemiri yang kuat pada bumbunya.

Daging ayam suwirnya sangat lembut, menyerap kuah dengan sempurna sehingga setiap suapan terasa sangat moist. Rasa pedasnya sangat bersahabat, tipikal rasa yang disukai semua orang. Rahasianya ada pada keseimbangan rempah base genep yang tidak terlalu tajam di kencur, namun kuat di bawang dan serai.

Operasional Warung Liku Gandapura

Tips Menikmati Ayam Betutu ala Lensa Jalan

Berdasarkan riset pasar kuliner di Bali, banyak turis yang salah kaprah saat memesan. Berikut tips dari Lensa Jalan:

  1. Pilih Ayam Kampung

Jangan tergiur harga murah dengan ayam potong atau broiler. Tekstur ayam kampung memberikan rasa gurih yang jauh lebih dalam saat dipadukan dengan base genep.

  1. Minta Kuah Tambahan

Banyak warung yang menyediakan kuah betutu secara terpisah. Siramkan ke nasi hangatmu sampai agak banjir untuk sensasi rasa maksimal.

  1. Waktu Terbaik

Datanglah sebelum jam 1 siang. Ayam betutu biasanya dimasak sejak subuh, dan kualitas rasa terbaik atau saat bumbu paling meresap adalah saat makan siang.

FAQ (People Also Ask)

  • Apa bedanya Ayam Betutu Khas Gilimanuk dan Gianyar?

Betutu Gilimanuk cenderung disajikan dengan kuah (basah) dan rasa yang sangat pedas. Sedangkan Betutu Gianyar biasanya dimasak dengan cara dipanggang atau diasap (kering) di dalam bumbung bambu atau dibungkus pelepah pinang.

  • Apakah Ayam Betutu Halal?

Hampir sebagian besar tempat populer seperti Men Tempeh (Gilimanuk) dan Ibu Nia adalah Halal karena menggunakan daging ayam/bebek dan bumbu rempah nabati. Namun, selalu pastikan cek logo halal atau bertanya kepada pramusaji.

  • Berapa harga satu porsi Ayam Betutu di Bali?

Harga rata-rata berkisar antara Rp35.000 hingga Rp50.000 per porsi (nasi campur betutu). Untuk ayam utuh, harganya mulai dari Rp100.000 hingga Rp150.000.

  • Berapa lama Ayam Betutu bisa bertahan untuk oleh-oleh?

Dalam kemasan vakum, Ayam Betutu bisa bertahan 2-3 hari di suhu ruang, dan hingga 1 minggu jika disimpan di dalam freezer.

Ayam Betutu adalah perjalanan rasa. Buat Lensa Jalan, gak ada yang mengalahkan kepuasan saat bumbu rempah itu tertinggal di lidah, bahkan setelah kamu selesai makan. Kamu ada rekomendasi Ayam Betutu yang gak kalah enak? Komen dibawah ya!

About the author

Dulunya suka travelling backpacker, sekrang suka liburan bersama keluarga

Leave a Reply

Proceed Booking