Infografis minimalis berjudul "5 rekomendasi wisata edukatif anak di Bali" yang menampilkan Bali Safari and Marine Park, Green Village Bali, Museum Pasifika, Mason Elephant Park, dan Bali Bird Park.

5 Wisata Edukatif Anak di Bali Terbaik Liburan Seru Sambil Belajar!

Mencari tempat wisata edukatif anak di Bali pasti jadi salah satu tujuan para orang tua yang memutuskan menghabiskan liburan di Pulau Dewata. Mulai dari wisata yang gratis hingga berbayar, pasti akan jadi incaran demi memberikan yang terbaik untuk buah hati,

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali, kunjungan wisatawan domestik terus meningkat, dan segmen keluarga menempati porsi signifikan. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk memilih destinasi yang tidak hanya menghibur tapi juga merangsang kognitif si kecil.

Mengapa Memilih Wisata Edukatif untuk Anak?

Sebelum kita masuk ke daftar tempatnya, kamu harus tahu bahwa menurut studi dari Psychology Today, pengalaman belajar di luar ruangan dapat meningkatkan fokus anak hingga 20%. Dan menariknya, di setiap sudut Bali punya “sekolah alam” ini!

Rekomendasi Wisata Edukatif Anak di Bali yang Wajib Dikunjungi

Infografis minimalis berjudul "5 rekomendasi wisata edukatif anak di Bali" yang menampilkan Bali Safari and Marine Park, Green Village Bali, Museum Pasifika, Mason Elephant Park, dan Bali Bird Park.

1. Bali Safari and Marine Park Untuk Belajar Konservasi Dunia

Bali Safari and Marine Park Untuk Belajar Konservasi Dunia

Sumber: Official website Bali Safari and Marine Park

Bagi Lensa Jalan, Bali Safari & Marine Park bukan sekadar taman rekreasi. Ini adalah pusat konservasi seluas 40 hektar di Gianyar yang dikelola oleh Taman Safari Indonesia anggota resmi WAZA atau World Association of Zoos and Aquariums. Di sini, anak  tidak hanya melihat hewan, mereka belajar tentang urgensi perlindungan spesies endemik seperti Jalak Bali.

Program pembiakan di sini telah diakui oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan karena keberhasilannya melepasliarkan satwa ke habitat aslinya.Bali Safari and Marine Park punya 2 hiburan utama yang menarik hati Lensa Jalan dan keluarga, yaitu:

  • Safari Journey

Menggunakan trem khusus untuk melintasi habitat buatan yang menyerupai Savana Afrika dan hutan Indonesia. Anak-anak akan mengamati lebih dari 100 spesies, termasuk Komodo dan Harimau Sumatra.

  • Animal Educational Show

Pertunjukan di Hanuman Stage bukan sekadar hiburan. Tapi ada narasi yang dibangun berfokus pada perilaku alami hewan dan ancaman kepunahan akibat aktivitas manusia.

Operasional Bali Safari and Marine Park per Maret 2026

Kamu bisa cek harga hiburan di Bali Safari and Marine Park lainnya di official website.

2. Green Village Bali

Green Village Bali Tampak Depan

Sumber: Official Website Green Village Bali

Jika di Bali Safari anak belajar tentang fauna, di Green Village anak akan belajar tentang masa depan bumi melalui material bambu. Berdasarkan pengalaman Lensa Jalan, menyusuri struktur raksasa seperti Sharma Springs, tempat ini adalah bukti nyata bahwa kemewahan bisa sejalan dengan prinsip Zero Carbon. 

Green Village merupakan wisata edukatif anak di bali yang dibangun dengan visi dari Ibuku, firma arsitektur yang diakui dunia karena inovasi materialnya.  Anak-anak akan melihat langsung sistem pengolahan kompos dan air limbah yang terintegrasi dengan desain rumah. Selain itu, ada juga yang bisa anak pelajari, sebagai berikut:

  • Keajaiban Material: Menjelaskan pada anak bagaimana bambu bisa sekuat baja setelah melalui proses pengawetan alami. 
  • Green School Connection: Lokasinya berdekatan dengan Green School Bali, sekolah yang dinobatkan sebagai “Sekolah Terhijau di Bumi” oleh US Green Building Council.
  • Workshop Kreatif: Anak bisa mengikuti Bamboo Model Making, melatih motorik halus sekaligus logika struktur bangun ruang tanpa paku besi.

Operasional Green Village Bali per Maret 2026

Kamu bisa cek harganya di official Whatsapp mereka. Wajib untuk reservasi ya, mereka tidak bisa melayani walk in karena kuota tour yang terbatas. Untuk kegiatan edukatif lainnya bisa cek harganya di official website Green Village.

3. Museum Pasifika Keliling Dunia Lewat Seni

Museum Pasifika Keliling Dunia Lewat Seni

Sumber: Official website Museum Pasifika

Museum Pasifika adalah tempat terbaik di Bali untuk mengajarkan anak tentang keberagaman budaya dunia. Bukan sekadar museum seni rupa, tempat ini menyimpan lebih dari 600 karya dari 200 seniman mancanegara. Keren bukan? Cocok untuk anak mengenal seni atau bahkan buat mereka yang hobinya seputaran seni.

Terletak di kawasan ITDC yang sangat teratur, museum ini memiliki pendingin udara yang baik, sangat cocok untuk beristirahat sejenak dari panasnya matahari Bali sambil tetap belajar. Museum ini telah diakui oleh UNESCO dan sering menjadi lokasi pertemuan delegasi G20 serta ASEAN. Disini anak bisa belajar 2 hal berikut:

  • Koleksi Maestro: Anak-anak bisa melihat langsung karya asli Raden Saleh, Affandi, hingga Paul Gauguin. Ini adalah pelajaran sejarah seni rupa yang nyata tanpa perlu ke Eropa.
  • Keragaman Etnik: Dari patung kayu suku Asmat hingga lukisan eksotis dari Polinesia dan Indochina. Melatih anak memahami antropologi melalui visual yang memukau.

Operasional Museum Pasifika per Maret 2026

Kamu bisa beli tiketnya di official website Museum Pasifika

4. Mason Elephant Park & Lodge Edukasi Penyelamatan Gajah

Mason Elephant Park & Lodge Edukasi Penyelamatan Gajah

Sumber: Official website Mason Elephant Park & Lodge

Berkunjung ke wisata edukatif di Bali di Mason Elephant Park adalah satu-satunya taman gajah di Bali yang mendapatkan akreditasi “Gold Standard” dari Asian Captive Elephant Working Group. Ini adalah destinasi ntuk belajar perbedaan antara “eksploitasi” dan “konservasi etis”. Di sini, gajah-gajah Sumatra yang terancam punah dirawat dengan standar internasional.

Taman ini bukan sekadar tempat rekreasi, melainkan pusat penyelamatan gajah yang diakui secara global. Bahkan sudah terakreditasi oleh Global Sanctuary Alliance, untuk memastikan tidak ada praktik kekerasan dalam pelatihan satwa. Anak bisa belajar hal berikut:

  • Edukasi Penyelamatan: Anak-anak akan belajar sejarah gajah-gajah ini yang diselamatkan dari kamp kerja paksa dan konflik lahan di Sumatra.
  • Interaksi Langsung yang Etis: Anak  bisa memberi makan, menyentuh, dan mencuci gajah di bawah pengawasan ketat mahout profesional. Ini membangun empati dan pemahaman biologi mamalia darat terbesar di dunia.
  • Museum & Discovery Centre: Memiliki koleksi kerangka gajah terlengkap di Asia Tenggara. Menjadikannya sejarah alam yang hidup bagi edukasi sains anak.

Lensa Jalan sarankan bawa pakaian ganti sebagai antisipasi, semisal ada gajah yang tidak sengaja mengotori pakaian.

Operasional Elephant Park & Lodge per Maret 2026

5. Bali Bird Park Laboratorium Burung Terbesar

Sumber: Official Youtube @balibirdparkofficial

Lensa Jalan akan ajak kamu ke Bali Bird Park, tempat ini adalah pionir taman burung di Indonesia yang berhasil menggabungkan rekreasi dengan konservasi. Di sini, anak  bisa “berkeliling dunia” mulai dari hutan hujan Amerika Latin hingga sabana Afrika, hanya dengan berjalan kaki melewati paviliun-paviliun tematiknya.

Taman ini memiliki reputasi internasional dalam pembiakan spesies terancam punah, dan bekerja sama dengan lembaga konservasi global. Karena ini area konservasi, maka disarankan menggunakan lotion anti nyamuk.

Disini kamu bisa ajak anak-anak untuk:

  • Pelestarian Jalak Bali: Anak-anak dapat melihat langsung upaya penangkaran Jalak Bali, burung endemik yang hampir punah. Ini menjadi bukti nyata keberhasilan program konservasi taman ini.
  • Basic Birding: Melalui pertunjukan Basic Instinct, anak diajarkan perbedaan antara burung pemangsa seperti elang dan burung pemakan buah. Nah, ini bisa menjadi salah satu cara belajar biologi untuk anak-anak.
  • Interaksi Langsung: Di area Lory Feeding, burung-burung nuri yang berwarna-warni akan hinggap di tangan anak. Bisa jadi cara terbaik untuk menghilangkan rasa takut anak terhadap hewan secara aman.
  • Bioskop 4D: Fasilitas edukasi modern yang menayangkan film tentang kehidupan burung dari perspektif yang unik dan seru bagi anak.

Operasional Bali Bird Park per Maret 2026

Strategi Memilih Wisata Anak Agar Tidak Rewel

Berdasarkan pengalaman Lensa Jalan di lapangan, kunci sukses liburan keluarga di Bali adalah pacing atau pengaturan tempo. Jangan paksakan 3 tempat dalam sehari.

  1. Cek Cuaca: Bali sedang sering hujan tiba-tiba? Pilih opsi indoor seperti Museum Pasifika atau Playground di Mal.
  2. Siapkan Snack: Wisata edukasi biasanya butuh banyak jalan kaki. Anak bisa mudah lapar dan haus.
  3. Libatkan Anak: Biarkan mereka memilih antara melihat binatang atau melihat lukisan.

FAQ

1. Di mana tempat wisata anak di Bali yang murah tapi edukatif?

TCEC Serangan adalah pilihan terbaik karena berbasis donasi dan memberikan ilmu biologi laut yang nyata tanpa kesan komersial yang berlebihan.

2. Apakah Bali Safari aman untuk balita?

Sangat aman. Trem yang digunakan tertutup rapat dan dipandu oleh ranger profesional. Fasilitas nursing room dan toilet juga tersedia di banyak titik.

3. Kapan waktu terbaik mengunjungi wisata outdoor di Bali agar anak tidak kepanasan?

Waktu terbaik adalah pagi hari antara jam 08.30 hingga 10.30 WITA, atau sore hari setelah jam 15.30 WITA.

4. Apakah ada tempat belajar memasak makanan tradisional Bali untuk anak?

Ya, banyak cooking class di daerah Ubud yang menawarkan paket khusus anak untuk mengenal rempah-rempah lokal langsung dari kebun.

Memilih wisata edukatif anak di Bali bukan hanya membuat kenangan di selembar foto, tapi soal memori dan pengetahuan yang dibawa pulang. Kombinasi antara alam  dan budaya akan memberikan keseimbangan yang pas untuk tumbuh kembang si kecil.

Sudah siap berangkat? 

About the author

Dulunya suka travelling backpacker, sekrang suka liburan bersama keluarga

Leave a Reply

Proceed Booking