Pernah gak kamu membayangkan bangun jam 05.00 pagi, melihat ombak yang berdesir tenang dengan perahu jukung tradisional, lalu disambut oleh tarian puluhan lumba-lumba tepat saat matahari terbit? Ya, itulah gambaran kalau kamu ke Lovina yang terletak di Bali Utara!
Tahun 2026 ini, Lovina tetap menjadi primadona buat kamu yang ingin menikmati sisi lain Bali yang jauh dari keramaian dan kehidupan malamnya. Nah, tahun ini, 2026 ada beberapa perubahan penting kalau kamu mau lihat lumba-lumba, terutama soal regulasi dan biaya, yang perlu kamu tahu agar liburanmu gak zonk.
Mengapa Harus ke Lovina di Tahun 2026?

Sumber: Wonderful Indonesia
Berbeda dengan pantai di selatan, Pantai Lovina memiliki pasir hitam vulkanik yang berkilau. Di sini, daya tarik utamanya adalah lumba-lumba jenis Spinner Dolphin.
Menurut data dari BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Bali, populasi lumba-lumba di perairan Bali Utara cenderung stabil berkat meningkatnya kesadaran para nelayan lokal terhadap konservasi laut. Ini berita bagus buat kamu karena peluang bertemu makhluk laut lucu ini mencapai 90%!
Apa yang Lensa Jalan Rasakan Saat ke Lovina?
Sumber: Youtube @twopassportsstory
Tentu ke Lovina gak lengkap kalau gak menjenguk lumba-lumba di laut lepas. Saat tour dimulai, kamu akan dibawa ke titik dimana biasanya lumba-lumba muncul. Mesin kapal dimatikan saat sudah mendekati area hewan mamalia ini.
Tips dari Lensa Jalan, mintalah kapten kapalmu untuk gak mengejar lumba-lumba. Pengalaman terbaik justru didapat saat kita diam tenang. Lumba-lumba itu makhluk yang penasaran. Mereka justru akan mendekat ke kapal yang mesinnya mati. Melihat mereka melompat secara sinkron dengan latar belakang langit oranye adalah momen yang gak terlupakan.
Berapa Biaya Melihat Lumba-Lumba Lovina Terbaru 2026?
Berdasarkan kesepakatan terbaru kelompok nelayan lokal dan pantauan dari Lensa Jalan, berikut adalah rincian biayanya:

Catatan: Harga sudah termasuk pelampung atau life jacket, dan asuransi lokal.
Tips Anti Zonk Liburan di Lovina

Sumber: UbudCenter
Supaya pengalamanmu lebih maksimal dari sekadar postingan Instagram, ikuti tips dari Lensa Jalan ini:
- Menginaplah di Lovina
Jangan day trip dari Kuta atau Seminyak. Kamu harus berangkat jam 2 pagi dari selatan dan itu bakal sangat capek. Lebih baik menginap semalam di sekitar pantai, jadi kamu bisa bangun jam 05.30 dengan segar.
- Pilih Waktu Terbaik
Datang antara bulan Mei hingga September. Air laut sangat tenang, memudahkanmu melihat sirip lumba-lumba dari kejauhan.
- Bawa Jaket Ringan
Udara laut sebelum matahari terbit cukup menusuk tulang, lho. Bawa jaket atau kain yang agak tebal untuk menutupi badanmu.
- Kamera & Lensa
Kalau kamu mau mengabadikan momen ini dengan HP, gunakan mode burst. Tapi jika mau pakai kamera profesional, gunakan lensa tele (minimal 200mm) karena kita harus menjaga jarak aman dari lumba-lumba.
FAQ
Q: Apakah melihat lumba-lumba di Lovina aman untuk satwa?
Aman, asalkan nelayan mematuhi kode etik, yaitu untuk tidak memberi makan, tidak menyentuh, dan menjaga jarak minimal 50 meter. Pastikan kamu mengingatkan kapten kapalmu jika dia terlalu agresif mengejar kawanan.
Q: Jam berapa tur dimulai?
Biasanya jam 06.00 WITA. Namun, beberapa nelayan sekarang menawarkan Second Trip di jam 08.00 pagi untuk menghindari kerumunan kapal.
Q: Selain lumba-lumba, ada apa lagi?
Kamu bisa berendam di Air Panas Banjar yang hanya berjarak 15 menit dari Lovina atau mengunjungi Vihara Dharma Giri yang memiliki patung Buddha tidur raksasa.
Kesimpulan
Lovina bukan cuma tentang melihat lumba-lumba, tapi tentang menghargai alam Bali yang lebih tenang. Dengan biaya yang masih relatif terjangkau di tahun 2026, destinasi ini wajib ada di itinerary kamu.
Apakah kamu berencana ke Lovina tahun ini?
