1.820.3345.33 Contact@TravelTourWP.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login
Wanita sedang belajar surfing di Pantai yang ada di Canggu, Bali pada pagi hari dengan suasana sunrise yang hangat.

Lagi di Canggu dan gatal ingin mencoba berdiri di atas papan selancar tapi takut terbawa arus sampai ke Australia? Tenang, kamu gak sendirian. Lensa Jalan sendiri baru mencoba olahraga air ini beberapa bulan terakhir, dan berhasil debut surfing di Canggu! Ternyata gak semenakutkan itu kalau kamu tahu titik yang tepat!

Canggu memang terkenal dengan ombaknya, tapi gak semua pantai di sini “jahat” buat kita yang masih baru belajar paddling. Berdasarkan pengalaman Lensa Jalan mencoba beberapa titik, inilah panduan jujur buat kamu yang mau belajar surfing dengan aman.

Kenapa Belajar Surfing di Canggu?

Menurut data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) serta panduan keselamatan dari International Surfing Association (ISA), pemilihan lokasi dengan dasar laut berpasir atau sand break sangat krusial untuk mencegah cedera pada peselancar pemula.

Pantai-pantai di Canggu, terutama Berawa dan Batu Bolong, memiliki karakteristik soft wave yang pecah lebih lambat, memberikan waktu bagi kita untuk berpikir, “Oke, sekarang saatnya berdiri!”

Spot Surfing Terbaik & Aman untuk Pemula di Canggu

1. Pantai Batu Bolong (The Ultimate Beginner Spot)

Sumber: Youtube @Flowkaia

Pernah gak sih kamu merasa ciut duluan melihat peselancar pro meliuk-liuk di ombak besar? Jujur, itu yang Lensa Jalan rasakan sebelum akhirnya memberanikan diri ke Pantai Batu Bolong, Canggu. Tapi ternyata, setelah mencoba sendiri, pantai ini adalah “taman bermain” paling aman buat kita yang masih pemula.

Suasana Pantai

Pantai Batu Bolong punya karakter pasir abu-abu kehitaman yang luas. Suasananya sangat hidup! Kamu akan melihat deretan papan selancar warna-warni bersandar di pinggir pantai. Vibenya sangat mendukung, dijamin gak ada yang bakal menertawakan kamu kalau terjatuh, karena di sini hampir semua orang juga sedang belajar.

Ombak di Pantai Batu Bolong

Ini poin paling penting. Berbeda dengan pantai lain yang ombaknya jauh lebih galak dan cepat pecah, ombak di Batu Bolong itu Fat Waves. Artinya, ombaknya tebal, bergerak lambat, dan pecahnya pelan.

Disini Lensa Jalan  merasa seperti didorong pelan oleh dinding air yang stabil. Ini memberikan jeda waktu sekitar 2-3 detik lebih lama untuk bisa berdiri di papan dibanding spot lainnya.

Pelatih & Biaya

Lensa Jalan gak menyarankan untuk nyemplung sendiri tanpa instruktur kalau kamu benar-benar baru. Di sepanjang jalan masuk pantai, banyak local surf school yang siap membantu.

Untuk sesi 2 jam, biasanya dipatok sekitar Rp350.000 – Rp400.000. 

Harga ini biasanya sudah all in, sewa papan selancar (biasanya pakai longboard busa yang empuk), baju pelindung, dan instruktur yang akan mendorong papanmu dari belakang supaya kamu gak perlu capek paddling di awal.

Operasional 

  • Alamat: Jl. Pantai Batu Bolong, Canggu, Kec. Kuta Utara, Bali
  • Jam Operasional: 24 Jam (Aktivitas surfing biasanya dari jam 06.30 – 18.30 WITA).

2. Pantai Berawa

Sumber: Youtube @ashloho

Setelah beberapa kali mencoba berdiri di Batu Bolong yang super ramai, Lensa Jalan memutuskan untuk bergeser sedikit ke tetangganya, yaitu Pantai Berawa. Kalau kamu tipe orang yang ingin belajar surfing tapi agak malu kalau dilihat kerumunan banyak orang, Berawa adalah solusinya!

Suasana Pantai

Sumber: Official Website Badung

Pantai Berawa punya garis pantai yang panjang dengan pasir yang agak kecokelatan. Suasananya jauh lebih tenang dibanding pusat keramaian Canggu. Di sini, Lensa Jalan tetap bisa melihat beach club hits seperti Finns di kejauhan, tapi area selancarnya terasa jauh lebih lapang. Lensa Jalan gak perlu takut menabrak atau ditabrak peselancar lain karena areanya yang sangat luas.

Ombak di Pantai Berawa

Bagi Lensa Jalan yang masih pemula, ombak di Berawa punya karakter yang berbeda. Ombaknya sedikit lebih cepat dan bertenaga dibanding Batu Bolong. Kalau di Batu Bolong kamu merasa didorong pelan, di Berawa Lensa Jalan merasa sedikit lebih dihentak.

Tapi menurut Lensa Jalan, Ini bagus banget buat melatih kecepatan pop up. Karena area dasarnya masih pasir, jatuh di sini tetap terasa aman dan gak bikin trauma.

Berawa paling enak diselancari saat air sedang menuju pasang. Kalau terlalu surut, ombaknya cenderung cepat pecah di pinggir.

Pelatih & Biaya 

Di pinggiran Pantai Berawa, kamu akan menemukan banyak gubuk kayu yang menawarkan jasa kursus surfing lokal. Para pelatih di sini biasanya sangat santai tapi tetap profesional.

Biaya latihannya rata-rata sekitar Rp350.000 hingga Rp450.000 per orang untuk sesi 2 jam.

Harga tersebut biasanya mencakup papan selancar, rash guard, dan air mineral. Bonusnya, pelatih di Berawa seringkali mau membantu mengambil foto atau video saat kamu berhasil berdiri!

Operasional

  • Alamat: Jl. Pantai Berawa, Tibubeneng, Kec. Kuta Utara, Bali. 
  • Jam Operasional: Pantainya buka 24 jam, tapi untuk surfing paling ideal antara jam 07.00 – 09.00 pagi atau 16.30 sore sambil menunggu sunset.

3. Pantai Old Man’s

Sumber: Youtube @BaliInsiderGuide 

Kali ini, Lensa Jalan mau mencoba salah satu pantai di Canggu yang katanya punya vibe paling ikonik, Pantai Old Man’s. Berada tepat di depan bar legendaris dengan nama yang sama, spot ini adalah surga bagi para longboarder dan tentu saja juga buat Lensa Jalan yang baru pertama kali menyentuh papan selancar.

Suasana Pantai

Pantainya luas dengan pasir abu-abu dan akses yang sangat mudah. Old Man’s bukan sekadar tempat surfing, tapi juga tempat di mana lifestyle bertemu olahraga. Lensa Jalan melihat banyak peselancar dengan papan panjang yang terlihat sangat santai menari di atas ombak. Penontonnya? Banyak! Jadi, kalau kamu memilih belajar selancar disini, siapkan mental kalau kamu terjatuh dengan gaya yang mungkin bisa dibilang lucu.

Ombak di Pantai Old Man’s

Berdasarkan pengalaman Lensa Jalan, ombak di Old Man’s adalah salah satu yang paling “sabar” di Bali.

Ombaknya cenderung pecah jauh di tengah tapi gerakannya sangat lambat dan stabil. Ini memberi Lensa Jalan waktu yang sangat lega untuk menyeimbangkan kaki.

Dan karena ombaknya tebal, saat main disini, papan Lensa Jalan terdorong dengan tenaga yang stabil. Rasanya sangat mulus, seolah sedang meluncur di atas karpet terbang.

Pelatih & Biaya

Di area parkir menuju pantai, Lensa Jalan disambut oleh banyak surf guide lokal yang ramah. Mereka biasanya memakai baju seragam sekolah surfing mereka masing-masing.

Saat tanya sana sini, ternyata standar harga di sini adalah Rp350.000 – Rp400.000 untuk kursus privat selama 2 jam. Dan untuk sewa papan, harganya sekitar Rp100.000 – Rp150.000 tergantung durasi dan kemampuan menawar tentunya.

Oh ya, pantai ini adalah spot favorit, kadang areanya sangat ramai. Selalu perhatikan instruksi pelatih agar papan kamu tidak bertabrakan dengan peselancar lain.

Operasional

  • Alamat: Jl. Pantai Batu Bolong (Ujung), Canggu, Bali (Tepat di depan Old Man’s Bar)
  • Jam Operasional: Pantai buka 24 jam, paling ramai dari jam 07.00 pagi hingga matahari terbenam.

Biaya Kursus Surfing & Sewa Papan (Harga 2026)

Jangan coba-coba nyemplung sendirian kalau benar-benar baru. Berdasarkan pantauan Lensa Jalan di lapangan, berikut estimasi biaya kursus surfing dan sewa papan di tahun 2026:

Tips Surviving Surfing buat Kamu yang Baru Mencoba

  1. Pilih Pelatih Berlisensi

Cari yang punya sertifikat dari Academy of Surfing Instructors (ASI). Mereka tahu cara membaca arus yang aman.

  1. Gunakan Sunblock “Zinc”

Sunblock biasa bakal luntur dalam 10 menit. Gunakan zinc yang tebal agar muka kamu gak gosong atau memerah.

  1. Waktu adalah Kunci

Datanglah saat mid tide. Jangan saat air terlalu surut karena ombak bisa jadi lebih menonjok.

FAQ

1. Apakah surfing di Canggu berbahaya untuk orang yang tidak bisa berenang?

Sangat disarankan kamu memiliki kemampuan dasar berenang. Namun, untuk pemula, sesi biasanya dilakukan di area dangkal (setinggi pinggang). Selalu gunakan pelatih untuk pengawasan ekstra.

2. Kapan musim terbaik untuk surfing di Canggu?

Secara teknis, Canggu bisa diselancari sepanjang tahun. Namun, bulan Mei hingga September memberikan ombak yang lebih konsisten dan angin yang mendukung.

3. Apa yang harus saya pakai untuk berselancar?

Gunakan rash guard atau kaus renang ketat, untuk menghindari lecet di perut akibat gesekan dengan papan selancar.

Kesimpulan

Belajar surfing di Canggu adalah pengalaman yang wajib kamu coba minimal sekali seumur hidup. Meskipun awalnya Lensa Jalan sendiri lebih banyak “minum” air laut daripada berdiri di papan, rasa bangga saat berhasil berdiri selama 3 detik itu tak ternilai harganya!

Gimana, siap buat menaklukkan ombak pertama kamu di Batu Bolong besok pagi?

About the author

Dulunya suka travelling backpacker, sekrang suka liburan bersama keluarga

Leave a Reply

Proceed Booking