1.820.3345.33 Contact@TravelTourWP.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login
tempat makan chili crab di singapura

Sebagai Traveller yang sudah bolak balik ke Singapura, perjalanan kurang lengkap tanpa mencicipi Chilli Crab. Hidangan ikonik yang menggabungkan rasa manis, asam, gurih, dan pedas yang nendang ini telah diakui sebagai salah satu hidangan nasional tidak resmi Singapura oleh Singapore Tourism Board (STB).

Kalau kamu mencari rekomendasi tempat makan Chili Crab di Singapura, mungkin yang muncul selalu nama-nama besar yang sudah viral, seperti Jumbo Seafood atau Long Beach. Kedua tempat itu memang menyajikan Chili Crab yang enak, tapi seringkali harganya bikin kantong nangis dan antrinya seperti mau nonton konser.

Makanan khas Negara Singa yang pernah masuk daftar “World’s 50 most delicious foods” oleh CNN Go pada tahun 2021 ini tentunya harus kamu coba sebelum balik ke Indonesia. Maka dari itu, Lensa Jalan mau rekomendasikan 5 tempat makan Chili Crab yang lokal banget dengan harga yang masih masuk akal, bisa dibilang hidden gem bagi turis!

4 Rekomendasi Chilli Crab Lokal Singapura ala Lensa Jalan

Inilah daftar tempat Chilli Crab yang direkomendasikan langsung dari mulut ke mulut para  warga lokal Singapura yang Lensa Jalan temukan dari bertanya-tanya ke orang sekitar, serta forum di dunia maya.

1. Mutiara Seafood (HALAL)

Kalau kamu lagi cari chili crab halal yang benar-benar enak di Singapura, Mutiara Seafood adalah salah satu tempat yang wajib kamu kunjungi. Lensa Jalan datang kesana dan layak untuk di datangi kembali.

Begitu hidangan chili crab datang, aromanya langsung tercium. Perpaduan pedas, manis, dan sedikit asam yang bisa buat kamu otomatis ambil mantou. Sausnya tebal, warnanya merah mengkilap, dan teksturnya rich karena campuran telur yang di swirl halus.

Kepitingnya benar-benar fresh, dagingnya tebal dan mudah dilepas dari cangkang. Waktu Lensa Jalan coba suapan pertama, sausnya langsung nempel di lidah. Pedasnya pas, manisnya lembut, dan ada rasa tomat yang bikin balance. Bukan tipe pedas “menyengat”, tapi pedas yang bikin kamu nagih.

Tempatnya bersih, family friendly, dan terasa seperti restoran seafood premium tapi tetap nyaman untuk kamu yang beragama Islam. Staffnya ramah dan sigap, bahkan mereka langsung siapin bib, supaya baju kita gak kotor terkena cipratan saus dari Chili Crab.

Tips dari Lensa Jalan 

  • Pesan mantou goreng untuk dicelup ke saus chili crab, ini wajib!
  • Kalau kamu suka pedas, minta level pedas sedikit naik biar lebih nendang.
  • Untuk porsi 2 sampai 3 orang, pilih kepiting ukuran sedang karena secara harga lebih hemat. Saat Lensa Jalan makan disana, ada promo SGD 60 dapat 2 ekor kepiting dengan berat masing-masing kurang lebih 500gr.

Mutiara Seafood berlokasi di 1 Engku Aman Turn #01-02, 03 Wisma, #02-02. Buka setiap hari, jam 11.30 – 15.00 & 17.30 – 22.00. Kamu bisa cek menu dan harganya di official website Mutiara Seafood, atau di bawah sini. 

2. Rasa Istimewa Restaurant (HALAL)

Masih dengan pilihan Chili Crab halal, tapi ingin nuansa yang berbeda? Kamu wajib datang ke Rasa Istimewa Restaurant. Tempat ini direkomendasikan oleh security hotel di Singapura, tempat kami menginap. Lensa Jalan pergi ke cabang mereka yang dekat pantai, dan pengalaman makan seafood di tempat ini benar-benar lebih “berasa” seafoodnya.

Saat chili crab datang ke meja, hal pertama yang mencuri perhatian adalah warna sausnya yang merah pekat, mengkilap, dan terlihat tebal. Kepitingnya besar, cangkangnya bersih, dan dagingnya padat. Waktu pecahkan bagian claw, daging putihnya langsung keluar tanpa banyak usaha, tanda kalau kepitingnya fresh.

Pedasnya ringan, tidak menusuk, cocok buat kamu yang tidak terlalu kuat pedas. Manisnya lembut dan tidak berlebihan. Ada sedikit aroma bawang putih dan tomat yang bikin sausnya lebih berlapis.

Yang bikin nagih adalah tekstur sausnya, kental, licin, dan nempel sempurna di setiap potongan mantou goreng. Ini tipe chili crab yang bikin kamu tanpa sadar membersihkan piring hingga titik saus terakhir.

Untuk suasana restorannya luas, bersih, dan cocok buat makan bareng keluarga. Paling unik dari Rasa Istimewa adalah pemandangannya, terutama di cabang yang dekat laut atau jembatan. Makan seafood sambil angin sore lewat, rasanya lebih rileks dan menyenangkan.

Tips Dari Lensa Jalan

  • Datang saat sunset kalau mau pengalaman terbaik, viewnya menambah rasa nikmat Chili Crab.
  • Selalu pesan mantou goreng, ini partner terbaik saus chili crab.
  • Untuk dua orang, ukuran crab sedang sudah cukup. Kalau lebih dari tiga, pesan ukuran besar biar puas.
  • Kalau kamu suka pedas, bilang di awal, karena mereka bisa sesuaikan level pedasnya.

Rasa Istimewa Restaurant berlokasi di 201 Pasir Ris Rd. Buka setiap hari dari jam 12.00 – 23.00, khusus Sabtu tutup jam 24.00. Kamu bisa cek menu dan harganya di official website Rasa Istimewa Restaurant atau cek di bawah ini.

3. Sin Hoi Sai Eating House

 

Nah kali ini Lensa Jalan mau kasih tau tempat makan Chili Crab yang less turis, tapi rasanya juara dan harganya masih masuk akal, yaitu Sin Hoi Sai Eating House di East Coast Road. Tempat ini underrated dan layak kamu singgahi. Lensa Jalan mampir ke sana saat malam hari, dan suasananya benar-benar khas lokal Singapura banget! Ramai, santai, dan penuh aroma seafood yang menggoda.

Saat chili crab datang, tampilannya langsung bikin semangat. Sausnya super tebal, merah gelap, dengan tekstur yang sedikit lebih chunky dibanding restoran mainstream. Aroma bawang putih dan cabainya kuat, tipe chili crab yang lebih “berani” daripada yang cenderung manis. Kepitingnya besar, dengan claw yang ukurannya hampir sepanjang telapak tangan.

Begitu Lensa Jalan coba, rasanya langsung nendang. Pedasnya terasa jelas, bukan pedas manis biasa. Ada rasa smokey tipis dari sausnya. Manis asamnya seimbang, tidak bikin enek.

Lensa Jalan paling suka sausnya karena lebih kental. Jadi setiap suapan terasa “penuh”. Kalau kamu suka chili crab yang karakternya tegas, kamu bakal cocok dengan versi Sin Hoi Sai.

Tempatnya sederhana, model outdoor dan semi indoor dengan meja bundar besar khas restoran Chinese local. Gak mewah, tapi justru itu yang bikin pengalamannya autentik. Kamu bisa lihat banyak warga lokal makan sambil ngobrol santai, dan staff-nya cepat banget melayani pesanan.

Tips dari Lensa Jalan

  • Datang setelah jam 18.00 kalau mau suasana paling ramai dan dapatkan fresh crab.
  • Wajib pesan deep fried mantou. Serius, saus di sini terlalu enak untuk dilewatkan begitu saja.
  • Kalau kamu gak suka pedas kuat, minta level pedas dikurangi.
  • Bawa kipas kecil kalau kamu gampang kegerahan.

Sin Hoi Sai Eating House berlokasi di 187 E Coast Rd. Buka setiap hari, mulai dari jam 16.00 – 03.00. Kamu bisa cek menunya di official website Sin Hoi Sai Eating House.

4. Long Beach UDMC 

Long Beach UDMC adalah resto yang menyediakan Chili crab terbaik di Singapura dengan rasa  kuat dan autentik. Resto yang direkomendasikan warga lokal Singapura yang Lensa Jalan temui secara spontan di MRT ini punya kesan tersendiri buat Lensa Jalan.

Saat chili crab datang, piringnya besar dan penuh. Warna sausnya merah gelap, kental, dan aromanya langsung menyapa bahkan sebelum Lensa Jalan menyentuh sendok. Di Long Beach, versi chili crabnya terkenal lebih pedas dibanding pesaingnya bahkan di suapan pertama.

Ciri khas chili crab di Long Beach UDMC itu sausnya lebih spicy. Tipe pedas yang hangat dan bertahap, bukan yang langsung menyengat. Ada aroma bawang putih dan cabai segar yang kuat. Kepitingnya besar, dagingnya tebal, dan juicy, Lensa Jalan jamin kepitingnya fresh.

Tekstur sausnya kental, sedikit oily, dan sangat cocok dicocol pakai mantou. Waktu Lensa Jalan coba bagian claw, dagingnya copot dengan mulus dan rasanya manis alami. Kombinasi manis kepiting dan pedasnya saus bikin rasanya mantap banget.

Long Beach UDMC berada di area pesisir East Coast Park, jadi suasananya santai, berangin, dan terasa seperti “holiday mode”. Restorannya besar, ramai oleh pengunjung lokal dan wisatawan, tapi tetap nyaman.

Karena konsepnya semi outdoor, kamu bisa makan sambil menikmati angin laut dan suara pantai. Staffnya juga cepat, ramah, dan terbiasa melayani meja besar.

Tips dari Lensa Jalan

  • Datang sebelum jam makan malam, karena tempat ini sangat populer.
  • Kalau kamu kurang tahan pedas, minta level pedasnya dikurangi.
  • Pilih ukuran kepiting medium large untuk tekstur daging paling optimal.
  • Jangan lupa bawa tisu ekstra, makan chili crab itu pasti messy dan seru!

Long Beach UDMC berlokasi di 1202 ECP, #01-04 East Coast Seafood Centre. Buka setiap hari, dari jam 11.00 – 15.00 dan 17.00 – 23.00. Khusus hari Sabtu buka dari jam 11.00 – 23.30 dan hari minggu jam 11.00-23.00. Kamu bisa cek menu dan harganya di official website Long Beach UDMC.

FAQ Seputar Chilli Crab 

Q: Chilli Crab itu Halal atau tidak?

A: Secara tradisional, Chilli Crab dibuat dari kepiting, bumbu dasar, dan telur, yang biasanya tidak mengandung babi atau alkohol. Namun, untuk jaminan 100% Halal, kamu harus memilih restoran yang memiliki Sertifikasi Halal Resmi (seperti Mutiara Seafood atau Rasa Istimewa). 

Q: Lebih enak Chilli Crab atau Pepper Crab?

A: Tergantung selera! Kalau kamu suka pedas, manis, dan kental dengan saus yang bisa dicocol, pilih Chilli Crab. Kalau kamu suka rasa pedas, gurih, dan aromatik dari lada hitam yang kuat, tanpa saus kental, pilih Pepper Crab. Saya pribadi selalu pesan keduanya jika makan dengan rombongan besar!

Q: Bagaimana cara makan Chilli Crab yang benar?

A: Gunakan palu kecil (jika disediakan), celemek, dan jangan sungkan makan dengan tangan. Teknik terbaik adalah memecahkan capit kepiting terlebih dahulu, mencocol dagingnya ke saus, lalu menuangkan sisa saus di piring ke atas nasi atau mantou goreng yang kamu pesan.

Q: Kenapa Chilli Crab di Singapura harganya mahal?

A: Karena menggunakan Kepiting Lumpur segar berkualitas tinggi, sering kali diimpor dari Sri Lanka, Indonesia, atau Filipina. Harga sangat tergantung pada berat kepiting harian (market rate). Selalu tanyakan perkiraan berat kepiting dan harganya sebelum kamu memesan.

Kamu sekarang sudah punya panduan yang lebih mendalam tentang Chilli Crab Singapura. Kamu sudah tahu di mana mencari opsi Halal, tempat legend, hingga hidden gem ala warga lokal yang tidak akan menguras dompetmu.

Lensa Jalan pakai aplikasi seperti Google Maps untuk mengecek rating dan foto lokasi / makanan. Terkadang pakai GrabFood/Deliveroo untuk melihat menu dan kisaran harga.

Kalau kamu suka pedas dan seafood, Chili Crab di Singapura patut kamu coba. Kamu ada rencana ke Singapura dekat-dekat ini? Mau coba Chili Crab rekomendasi Lensa Jalan?

About the author

Dulunya suka travelling backpacker, sekrang suka liburan bersama keluarga

Leave a Reply

Proceed Booking