1.820.3345.33 Contact@TravelTourWP.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login
tempat kopi di singapore

Oleh: Evi Tanujaya – Tim Lensa Jalan

Halo semua, kalau kamu berlibur ke Singapura dan hanya mampir ke kafe-kafe instagramable di Orchard Road, kamu mungkin melewatkan jantung kopi sejati negeri Singa. Sebagai sesama penjelajah rasa, Lensa Jalan percaya kopi terbaik bukanlah yang paling mahal, melainkan yang paling otentik.

Singapura memiliki dua jiwa kopi yang unik, yaitu kopi tradisional yang disebut Kopi Nanyang atau kopi ala Tiongkok Selatan, dan kopi artisanal yang digerakkan oleh roaster lokal. Lensa Jalan akan memandumu ke tempat-tempat yang sudah kami datangi dan cicipi sendiri.

Kenalan Dengan Kopi Khas Singapura

Sebelum mulai menjelajah, kamu harus tau dulu, kalau kopi Singapura otentik dikenal sebagai Kopi Nanyang. Biji kopi (biasanya Robusta) yang dipanggang dengan gula dan margarin. Proses inilah yang memberikan aroma karamel dan creamy yang khas.

Menurut Singapore Coffee Association (SCA), konsumsi kopi lokal atau Kopi Nanyang, masih menjadi bagian dari budaya sarapan harian warga lokal. Rasanya yang kuat sangat cocok dipadukan dengan menu makan pagi khas Negara Singa ini, Kaya Toast.

4 Tempat Ngopi  yang Paling Otentik dan Bersejarah di Singapura ala Lensa Jalan

1. Killiney Kopitiam: Legenda Kopi Sejak 1919 (H2)

Sumber: Youtube @singaporebestfoods

Sebagai salah satu kedai kopi tertua di Singapura, Killiney bukan cuma tempat makan, tapi juga museum hidup.

Lensa Jalan mengunjungi cabang aslinya di Killiney Road. Suasananya sangat old school, dengan lantai tegel dan meja marmer. Lensa Jalan memesan Kopi C Siew Dai (kopi dengan susu evaporasi dan gula sedikit). Rasanya bold, sedikit pahit, namun seimbang sempurna dengan Kaya Toast yang dipanggang arang.

Jangan pernah melewatkan Telur Setengah Matang milik mereka!. Pecahkan, lalu taburi sedikit lada dan kecap asin. Kemudian cocol Kaya Toast kamu ke kuning telurnya. Perfect!

Killiney Kopitiam pusat terletak di Killiney Road. Buka setiap hari, mulai dari jam 06.00 – 18.00.

2. Tong Ah Eating House: Kopi di Tengah Kota Tua

Sumber: Klook

Terletak di kawasan Keong Saik Road, Tong Ah menjadi tempat ngopi yang benar-benar autentik. Mereka sempat pindah lokasi, namun resep kopinya tetap dipertahankan.

Disini suasananya sangat lokal. Lensa Jalan melihat banyak pekerja kantoran Singapura menikmati sarapan kilat. Lensa Jalan mencoba Kopi O Kosong (kopi hitam tanpa gula). Aromanya sangat kuat, karena biji kopi mereka disaring menggunakan kain sock atau kaus kaki tradisional. Ini adalah kopi terkuat yang Lensa Jalan minum di Singapura.

Tong Ah Eating House dikenal karena Roti Panggang Klasik mereka yang dipotong-potong kecil, sangat berbeda dari kedai kopi lainnya.

Tong Ah Eating House terletak di Keong Saik Road, buka setiap hari, dari jam 07.00 – 22.00. Khusus Rabu buka dari jam 07.00 – 14.00.

3. Heap Seng Leong: Sensasi Butter Coffee Terakhir 

Sumber: MothershipSG

Ini adalah salah satu coffee shop yang beneran hidden gem. Tempat ini sering disebut sebagai salah satu kedai terakhir yang menyajikan Kopi Gu You atau Butter Coffee.

Lokasinya di daerah tua. Saat masuk, kamu akan disambut Paman Tua yang masih mengenakan kemeja putih dan celana pendek khas kopitiam zaman dulu. Lensa Jalan memesan Kopi Gu You. 

Paman disana meracik kopi dengan memasukkan sepotong kecil mentega (bukan margarin) ke dalam kopi hitam panas. Mentega meleleh, memberikan tekstur velvety yang kaya dan sedikit rasa gurih. Ini adalah pengalaman kopi otentik yang gak akan kamu temukan di tempat lain.

Heap Seng Leong terletak di 10 N Bridge Road. Buka jam 05.00 – 15.00. Untuk Take out bisa sampai jam 18.00.

4. Nylon Coffee Roasters: Bintang Baru Kopi Artisanal Singapura 

Sumber: Youtube @visitsingapore 

Beralih dari Nanyang, kita menuju Nylon Coffee, roaster independen yang sangat dicintai oleh komunitas lokal. Mereka berfokus pada biji kopi single origin.

Tempatnya kecil, hampir seperti warung kopi modern di kota besar Indonesia, tanpa banyak tempat duduk. Kamu datang, pesan, dan langsung ngobrol dengan barista yang pengetahuannya soal kopi bisa kamu “curi”. 

Lensa Jalan memesan pour over dari biji El Salvador. Rasanya bersih, citrusy, dan sangat berbeda dari Kopi O yang kuat. Ini adalah surga bagi kamu yang mencari kopi yang original tanpa embel-embel tambahan lain.

Nylon Coffee Roasters terletak di 4 Everton Park. Buka setiap hari Rabu – Senin, jam 08.30 – 16.30. Khusus hari Sabtu buka dari jam 09.00 – 16.30.

Kode Kopi di Singapura

Di Singapura, ada beberapa istilah dalam memesan kopi yang harus kamu tau:

  • Kopi O: Kopi hitam dengan tambahan gula
  • Kopi O Kosong: Kopi hitam tanpa gula
  • Kopi C: Kopi dengan tambahan susu evaporasi dan gula
  • Kopi Siew Dai: Kopi yang ditambah gula sedikit
  • Kopi Gah: Kopi yang sangat kental dan kuat

Nah, sekarang kamu sudah tau istilah perkopian di Singapura. Jadi kalau di menu ada istilah-istilah diatas, kamu sudah tau kopi apa yang dijual.

FAQ

Q: Apa bedanya Kopi O dengan Kopi Biasa?

A: Kopi O adalah kopi Nanyang yang disaring dengan kain, dicampur sedikit gula, dan disajikan hitam tanpa susu. Kopi biasa (secara global) sering kali merujuk pada kopi yang diseduh dengan mesin atau menggunakan biji yang berbeda proses roastingnya.

Q: Kenapa kopi tradisional Singapura menggunakan margarin? 

A: Proses roasting dengan margarin atau mentega, dan gula adalah metode tradisional Tiongkok Selatan untuk menghasilkan warna yang gelap, aroma yang kuat, dan rasa yang lebih halus. Ini juga membantu mengawetkan biji kopi lebih lama di masa lalu.

Q: Apakah kafe yang instagrammable juga menyajikan kopi yang enak?

A: Banyak kafe modern di Singapura yang estetik juga menyajikan kopi specialty yang berkualitas. Namun, jika kamu mencari rasa otentik Nanyang, pergilah ke Kopitiam tradisional yang kami sebutkan di atas.

Singapura adalah sebuah mosaik rasa. Jangan hanya terpaku pada gemerlap Marina Bay, tetapi biarkan dirimu tersesat di aroma khas kopi yang kuat dan manis di kedai-kedai tua.

Jadi, dari 4 tempat di atas, kedai mana yang akan kamu kunjungi pertama kali di liburanmu mendatang? Ceritakan di kolom komentar! 

About the author

Dulunya suka travelling backpacker, sekrang suka liburan bersama keluarga

Leave a Reply

Proceed Booking