1.820.3345.33 Contact@TravelTourWP.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login

4 Rekomendasi Street Food Singapura Menjelajahi Kantin UNESCO yang Ramah Dompet

street food singapore

Singapura adalah tempat unik di mana makanan bintang Michelin bisa ditemukan di kedai sederhana dengan harga di bawah SGD 10. Lensa Jalan sudah berkali-kali merasakan antre demi semangkuk mie di tengah teriknya Singapura. Lensa Jalan tau bahwa pengalaman street food di sana lebih dari sekadar rasa makanannya, tapi juga tentang atmosfernya.

Hawker Culture yang Diakui Dunia

Sebelum masuk ke menunya, kamu harus paham kenapa makan di pinggir jalan Singapura itu spesial.

Berbeda dengan persepsi jajanan kaki lima, di beberapa negara lain yang mungkin diragukan kebersihannya, street food di Singapura terpusat di area yang disebut Hawker Centre. Tempat ini sangat teratur dan diawasi ketat standar kebersihannya oleh pemerintah.

Pada Desember 2020, UNESCO secara resmi mengakui “Hawker Culture” di Singapura ke dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan.

Jadi, saat kamu duduk di kursi plastik bundar di Maxwell Food Centre, kamu tidak sekadar makan siang. Tapi kamu juga sedang merasakan bagian dari warisan budaya dunia yang hidup. Ini adalah tempat bertemunya berbagai etnis (Tionghoa, Melayu, India, dan lainnya) di satu meja makan.

Kenapa Street Food Singapura Selalu Ramai?

Berdasarkan data Singapore Department of Statistics (SingStat), 58% tourist spending di sektor kuliner terjadi di hawker centres & kedai makanan lokal, dan da lebih dari 6.000 hawker stalls beroperasi seluruh Singapura (NEA, 2024).

Inilah alasan beberapa hawker centre terkenal, seperti Maxwell dan Chinatown selalu terlihat padat pengunjung. Turis pun mengakui makanan disini enak, bersih dan harganya murah dibandingkan dengan tempat makan lainnya.

Rekomendasi Street Food Singapura yang Wajib Kamu Coba 

Berdasarkan pengalaman Lensa Jalan, berikut adalah rekomendasi kuliner street food ala Singapura, yang terkenal di kalangan warga lokal maupun turis.

1. Kaya Toast dan Kopi-O Cocok Untuk Sarapan

Sumber: https://app.yakun.com/ 

Lupakan sarapan hotel yang membosankan. Mulailah harimu seperti para uncle dan aunty Singapura.

Kaya Toast adalah roti panggang arang yang renyah dioles selai srikaya (kaya) yang manis dan potongan mentega dingin. Biasanya disajikan dengan dua telur setengah matang yang ditaburi kecap asin dan lada putih.

Kunci kenikmatannya ada pada kontras suhu roti yang panas bertemu mentega dingin yang meleleh di mulut. Celupkan rotinya ke dalam telur setengah matang yang creamy. Jangan lupa pesan Kopi-O (kopi hitam dengan gula) untuk menyeimbangkan rasa manisnya.

Biasanya warga lokal Singapura akan mengkonsumsi Kaya Toast dan Kopi-O untuk sarapan pagi, karena ringan di perut, juga gak makan waktu lama, jadi mereka bisa segera melakukan aktivitas hariannya.

Lensa Jalan merekomendasikan Ya Kun Kaya Toast atau Tong Ah Eating House di Keong Saik Road untuk nuansa jadul. Nilai plusnya, kamu bisa beli selai kaya di kedua tempat itu untuk oleh-oleh khas dari Singapura.

2. Hainanese Chicken Rice

Sumber: https://tian-tian-chicken-rice.com/ 

Hainanese Chicken Rice adalah comfort food nya Singapura, berupa ayam rebus atau panggang, yang disajikan di atas nasi yang dimasak dengan kaldu ayam dan daun pandan, dilengkapi saus cabai pedas asam dan jahe parut.

Nasi Hainan yang autentik itu harus berminyak, wangi, dan gurih, bahkan bisa dimakan tanpa lauk. Ayamnya harus juicy dan lembut, dan punya lapisan gelatin di bawah kulitnya. Saat Lensa Jalan mencobanya di Tian Tian (Maxwell), antrean nya panjang tapi terbayar lunas sejak suapan pertama.

Lensa Jalan merekomendasikan Tian Tian Hainanese Chicken Rice  yang ada di Maxwell Food Centre, untuk kamu yang baru pertama kali mencoba nasi ayam hainan ini. Tempatnya paling terkenal di kalangan turis. Tapi kalau kamu mau coba di Hawker Centre lain gak masalah ya, rata-rata mereka selalu punya kedai Nasi Ayam Hainan andalan.

3. Katong Laksa

Kalau kamu suka makanan bersantan dan pedas, ini wajib banget dicoba.

Katong Laksa mie beras tebal (seperti udon tapi lebih lunak) dalam kuah kari santan kental berbasis udang, diberi topping kerang, udang, dan fishcake. Ciri khas Katong Laksa adalah minya sudah dipotong pendek-pendek, jadi kamu hanya perlu sendok untuk memakannya, tanpa sumpit.

Kuahnya sangat kaya rasa, gurih dari ebi kering, dan pedasnya menghangatkan perut. Tambahkan sesendok sambal belacan yang disediakan agar rasanya makin keluar. Lensa Jalan makan ini saat cuaca mendung dengan hujan rintik-rintik. Pas banget!

Lensa Jalan merekomendasikan kamu makan Katong Laksa di 328 Katong Laksa, di area East Coast Road.

4.Satay dan BBQ Wings

Sumebr: https://www.foodpanda.sg/ 

Saat matahari mulai terbenam, hawker center tertentu berubah menjadi pusat pesta BBQ luar ruangan. Asap yang mengeluarkan aroma menggoda, selalu berhasil membuat Lensa Jalan melirik kesana kemari. Walau perut sudah kenyang, gak afdol kalau gak di coba ya!

Lensa Jalan pergi ke Lau Pa Sat saat malam hari. Jalanan di sampingnya ditutup (disebut “Satay Street”). Asap dari puluhan panggangan sate mengepul, menciptakan aroma karamelisasi daging yang luar biasa. 

Lensa Jalan akhirnya pesan satu set sate campur, yang berisi ayam, sapi, kambing, dan tambah sayap ayam bakar. Bumbu kacangnya di sini sedikit berbeda dengan di Indonesia, lebih kental dan sering dicampur dengan nanas parut untuk rasa segar.

Tips Penting “Bertahan Hidup” di Hawker Center

  1. Budaya “Chope” atau menandai kursi. Kalau kamu melihat sebungkus tisu, payung, atau kartu nama di meja kosong, artinya jangan duduki meja tersebut. Secara gak langsung itu adalah tanda bahwa mejanya sudah ada yang punya, dan orangnya sedang mengantre makanan. Memang aturan tak tertulis, tapi sudah jadi kebiasaan orang Singapura.
  2. Bawa uang tunai. Meskipun Singapura sangat modern, banyak kedai hawker legendaris yang hanya menerima uang tunai. Siapkan pecahan kecil SGD 2, SGD 5, dan koin.
  3. Kembalikan baki atau tray return. Setelah selesai makan, kamu wajib membawa baki dan piring kotormu ke stasiun pengembalian atau Tray Return Station. Kalau gak, kamu bisa didenda! Ini adalah bagian dari budaya disiplin di Singapura.

FAQ

Apakah makanan di Hawker Center Singapura aman dan bersih?

Sangat aman. Semua kedai hawker di Singapura dinilai kebersihannya oleh Singapore Food Agency (SFA) dan wajib memajang sertifikat grade kebersihan mereka (biasanya A atau B) di depan kedai. Standar kebersihannya jauh di atas rata-rata street food di negara lain.

Berapa rata-rata harga sekali makan di Hawker Center?

Ini adalah cara termurah untuk makan di Singapura. Rata-rata seporsi makanan (seperti Chicken Rice atau Char Kway Teow) berkisar antara SGD 4 hingga SGD 7. Jauh lebih hemat dibandingkan makan di restoran dalam mal yang bisa di atas SGD 15.

Bagaimana cara mencari makanan Halal di street food Singapura?

Singapura sangat ramah Muslim. Cari logo “Halal” resmi dari MUIS (Majlis Ugama Islam Singapura) yang tertempel jelas di kaca depan kedai. Di hawker center besar, biasanya ada zona khusus makanan halal atau kedai-kedai Melayu dan India Muslim yang tersebar.

Kesimpulan

Menjelajahi Singapura tidak akan lengkap tanpa keringat yang menetes saat menikmati semangkuk Laksa panas di tengah hiruk pikuk hawker center. Kamu akan dapat pengalaman budaya yang otentik, lezat, dan yang terpenting, ramah di kantong.

Jadi, saat kamu berkunjung nanti, jangan hanya makan di restoran cepat saji atau food court mal ber AC. Keluarlah, cari hawker center terdekat, lakukan teknik “chope” dengan tisumu, dan selamat menikmati rasa Singapura yang sesungguhnya!

About the author

Dulunya suka travelling backpacker, sekrang suka liburan bersama keluarga

Leave a Reply

Proceed Booking