Nasi Ayam Hainan atau Hainanese Chicken Rice sering disebut sebagai national dishnya Singapura. Setiap wisatawan Indonesia pasti penasaran mencicipi versi aslinya, dari hawker center sampai restoran legendaris.
Menurut laporan Singapore Tourism Board 2024, menu Nasi Ayam Hainan masuk dalam Top 3 makanan yang paling dicari wisatawan dari Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Bahkan, pencarian di Google untuk kata kunci “best chicken rice Singapore” naik sebanyak 28%.
Itulah kenapa setiap balik ke Singapura, Lensa Jalan selalu mencoba mencari tempat baru di media sosial yang menjual Nasi Ayam Hainan. Selain rasanya yang pasti enak, tentu ingin cari tau bedanya dimana, dan mana yang paling cocok di lidah.
6 Rekomendasi Nasi Ayam Hainan di Singapura
Nasi Ayam Hainan sendiri berupa nasi yang dimasak menggunakan kaldu ayam dan rempah-rempah. Dihidangkan bersama daging ayam dan kuah kaldu yang gurih.
Walau serupa, tapi pasti setiap tempat punya keunikan sendiri-sendiri, baik dari segi rasa ataupun tampilan. Yuk cek rasa Nasi Ayam Hainan dari 6 tempat ini!
1. Tian Tian Hainanese Chicken Rice

Tian Tian Hainanese Chicken Rice adalah kedai makan viral yang terletak di Maxwell Food Centre. Kalau kamu kesini, apalagi saat jam-jam makan, wah antriannya gak main-main. Beruntung Lensa Jalan sudah cari tau tentang tempat ini, dan memutuskan untuk datang diluar jam makan.
Dan inilah yang Lensa Jalan rasakan setelah menghabiskan seporsi Nasi Ayam Hainan buatan Tian Tian Hainanese Chicken Rice.
Di tempat lain, tentu ayam adalah bintang dari menu khas Singapura ini. Tapi di Tian Tian nasinya yang juara. Nasi ini dimasak dengan perbandingan kaldu yang sempurna. Teksturnya pulen tapi tidak lengket.
Nasinya punya rasa gurih umami dari kaldu ayam, sentuhan wangi jahe, dan sedikit aroma pandan. Nasinya terasa ringan namun kaya rasa, tidak terlalu berminyak seperti beberapa stall lain.
Untuk ayam rebus, teksturnya sangat lembut dan juicy. Ayamnya dingin, yang menunjukkan bahwa mereka menggunakan teknik ice bath (direndam air es) setelah perebusan untuk mengunci kelembaban. Di atas ayam disiram sedikit saus khusus yang sangat gurih, meningkatkan rasa ayam tanpa menutupi rasa aslinya.
Cabainya pedas dan punya sentuhan asam yang sangat refreshing. Ini membantu menyeimbangkan rasa gurih berminyak dari nasi dan ayam. Jahe parutnya fresh dan beraroma, sangat sempurna untuk dicampur dengan kecap asin sebagai cocolan ayamnya.
Tian Tian Hainanese Chicken Rice berlokasi di Maxwell Food Centre. Buka dari hari Selasa sampai Sabtu, jam 10.00 – 20.00. Kamu bisa cek menu dan harganya di official website Tian Tian.
2. Boon Tong Kee
Bergeser ke Nasi Ayam Hainan yang “premium”, kini Lensa Jalan rekomendasikan di Boon Tong Kee, yang merupakan restoran chain.
Karena ini adalah restoran kelas atas, presentasi makanannya pun beda.Ayam Rebus disajikan di piring terpisah yang cukup besar. Nasi Ayam disajikan di mangkuk kecil, berwarna kuning keemasan, dan terlihat sangat pulen.

Jika Tian Tian unggul di nasi, Boon Tong Kee unggul di Ayam dan Sausnya.
Daging Ayam Rebusnya sangat lembut. Berkat teknik perebusan dan perendaman air es yang sempurna, teksturnya terasa silky smooth.
Saus yang ada di atas ayam punya rasa gurih berbasis minyak wijen dan kaldu yang disiramkan di atas ayam memberikan aroma yang sangat kuat dan rasa yang lebih deep dibandingkan kebanyakan stall lainnya.
Nasi Ayamnya memiliki rasa jahe dan bawang yang jelas, gurih, dan comforting banget. Meskipun tidak se spesial nasi Tian Tian, nasi di Boon Tong Kee tetap berkualitas tinggi dan berfungsi sebagai penyeimbang sempurna untuk ayamnya yang beraroma kuat.
Saus cabai di Boon Tong Kee menurut Lensa Jalan sedikit lebih manis dan kurang asam dibandingkan di hawker stall. Ini membuatnya lebih ”ramah” bagi yang tidak terlalu suka pedas asam yang menusuk.
Boon Tong Kee berlokasi di 425 River Valley Rd. Buka setiap hari, jam 11.30 – 15.00 dan jam 17.00 – 21.15. Kamu bisa cek menu dan harganya di bawah sini.

3. Tiong Bahru Hainanese Boneless Chicken Rice

Bagi Lensa Jalan, salah satu kendala terbesar menikmati Chicken Rice adalah tulang! Beruntung, Singapura punya solusinya di Tiong Bahru Hainanese Boneless Chicken Rice, yang terletak di Tiong Bahru Market yang bersejarah. Lensa Jalan berkesempatan mencoba langsung hidangan boneless yang selalu dielu-elukan ini.
Kalau dari penampilan, yang membedakan dengan nasi ayam hainan lainnya adalah adanya toping bawang goreng diatas nasinya. Jujur, ini menambah gairah makan, aroma dan rasanya ternyata cocok.
Pengalaman rasa di Tiong Bahru terasa sangat lengkap. Ada rasa gurih, renyah, dan umami yang kuat.
Keunggulan utama adalah tekstur ayamnya yang sangat juicy dan lembut. Karena sudah tanpa tulang, setiap potongan daging yang kamu santap adalah 100% daging ayam murni.
Saus kental yang disiramkan di atas ayam sangat lezat. Rasanya kombinasi antara gurih asin, sedikit manis, dan ada aroma dari bawang putih yang meresap baik ke dalam daging.
Nasinya dimasak dengan kaldu yang kaya dan punya rasa kuat. Kombinasi nasi gurih dengan taburan bawang goreng memberikan tekstur tambahan. Ada bagian yang lembut (ayam), dan ada bagian yang renyah (bawang goreng).
Saus cabai di stall ini memiliki tingkat kepedasan yang sedikit lebih tinggi dibandingkan lainnya. Sangat cocok dipadukan dengan Chicken Rice yang gurih dan sedikit berminyak.
Tiong Bahru Hainanese Boneless Chicken Rice berlokasi di Tiong Bahru Market. Buka dari hari Selasa sampai Minggu, jam 10.00 – 16.00. Kamu bisa cek menu dan harganya di official IG Tiong Bahru Hainanese Chicken Rice.
4. Ah Tai Hainanese Chicken Rice

Kalau kamu pernah mengantri di Maxwell Food Centre untuk Tian Tian, kamu pasti akan melihat stall lain yang juga ramai, yaitu Ah Tai Hainanese Chicken Rice. Bukan rahasia lagi, Ah Tai didirikan oleh mantan juru masak legendaris dari Tian Tian. Ini menciptakan rivalitas menarik dan memberikan kita kesempatan untuk membandingkan cita rasa old school yang otentik.
Perbedaan mencolok adalah minyak di atas ayam. Lapisan minyak yang disiramkan terasa sedikit lebih banyak dan lebih wangi minyak wijen, memberikan kilau yang kuat.
Dan yang paling menonjol adalah jahe parut yang disajikan dalam jumlah cukup banyak di mangkuk kecil. Warnanya cerah dan segar, menunjukkan bahwa stall ini sangat bangga dengan bumbu jahe mereka.
Jahenya sangat fresh dan aromatik, tidak pedas menyengat, tetapi memberikan sensasi hangat di mulut. Lensa Jalan mencampurkan jahe ini dengan kecap asin. Ketika ayam dicocol ke campuran ini, rasa gurih ayam, asinnya kecap, dan zing dari jahe berpadu sempurna.
Ayam rebusnya lembut dan gurih. Karena disiram minyak yang sedikit lebih banyak, ayamnya terasa lebih licin dan aromatik. Teksturnya sedikit lebih kenyal, ini menunjukkan teknik rebusan yang mempertahankan kekenyalan alami daging.
Nasinya terasa lebih kuat rasa kaldu dan minyaknya. Ini adalah tipe nasi ayam yang berat dan sangat memuaskan, cocok untuk kamu yang suka nasi dengan aroma dan rasa yang mendominasi.
Ah Tai Hainanese Chicken Rice berlokasi di Maxwell Food Centre. Buka Rabu sampai Senin, jam 11.00 – 19.30. Dikutip dari Yelp ini menu dan harga di Ah Tai.

5. Five Star Kampung Chicken Rice

Seringkali, Nasi Ayam Hainan menggunakan ayam broiler. Namun, di Singapura, ada satu tempat yang berani tampil beda dan menjadikannya sebagai daya tariknya, yaitu Five Star Kampung Chicken Rice. Mereka berspesialisasi dalam menggunakan Ayam Kampung yang dikenal lebih rendah lemak dan memiliki tekstur lebih kenyal.
Lensa Jalan mampir ke salah satu cabang mereka untuk merasakan langsung perbedaan signifikan Ayam Kampung ini.
Pengalaman rasa di Five Star sangat didominasi oleh tekstur ayam yang khas dan rasa yang lebih clean. Inilah perbedaan utamanya. Daging Ayam Kampung secara alami lebih kenyal dan padat dibandingkan ayam broiler yang super lembut.
Buat kamu yang kurang suka lemak, ini adalah Chicken Rice terbaik. Pada ayam kampung, kandungan lemaknya rendah, membuat rasa ayamnya lebih murni.
Nasi Ayam di sini terasa lebih ringan dan tidak terlalu berat atau berminyak. Rasanya gurih, dan cocok sebagai pendamping untuk menyeimbangkan tekstur ayam yang kenyal.
Saus cabai di Five Star memiliki tingkat kepedasan yang pas, sementara jahenya terasa segar. Bumbu-bumbu ini berfungsi sempurna untuk menambah kehangatan dan sedikit tendangan rasa pedas ke dalam daging ayam kampung.
Five Star Kampung Chicken Rice berlokasi di 191 E Coast Rd. Buka setiap hari, mulai dari jam 10.30 sampai jam 02.00. Kamu bisa cek menu dan harganya di official website Five Star Kampung Chicken Rice.
6. Loy Kee Best Chicken Rice

Buat penggemar kuliner yang mencari rasa Nasi Ayam Hainan paling original dan old school, kamu harus menandai Loy Kee Best Chicken Rice. Berdiri sejak tahun 1953, Loy Kee bukan hanya tempat makan, tapi juga bagian dari sejarah kuliner Singapura, terletak di Balestier Road yang terkenal.
Rasa Nasi Ayam Hainan di Loy Kee sangat didominasi oleh kekayaan rasa kaldu dan vibe makanan rumahan yang otentik dan menghangatkan.
Nasinya sangat gurih. Rasa kaldu ayam, jahe, dan bawang putih terasa intens namun seimbang. Nasinya cenderung sedikit lebih basah dan harum, membuat setiap suapan terasa sangat comforting.
Ayam rebusnya lembut dan memiliki rasa ayam yang murni. Saus yang digunakan tidak terlalu dominan. Terasa seperti masakan rumah Hainan yang dibuat dengan penuh perhatian, tanpa gimmick atau saus berlebihan. Sempurna dicocol dengan campuran jahe dan kecap asin mereka yang premium.
Sup kaldu yang disajikan hangat adalah penutup yang sempurna. Sup ini bening, ringan, dan memberikan kontras yang menyenangkan dengan rasa gurih nasi yang kaya.
Loy Kee Best Chicken Rice berlokasi di 342 Balestier Rd. Buka setiap hari dari jam 10.00 sampai jam 21.00. Kamu bisa cek menu dan harganya di official website Loy Kee Best Chicken Rice.
FAQ
Q: Apa bedanya Nasi Ayam Hainan dengan Nasi Ayam biasa?
A: Perbedaan utamanya ada di Nasi dan Ayam. Nasi Ayam Hainan dimasak dengan kaldu ayam, menjadikannya gurih dan berminyak. Sementara Nasi Ayam biasa seringnya menggunakan nasi putih biasa. Teknik memasak ayam Hainan (rebus dengan bumbu tertentu) juga menghasilkan tekstur yang lebih lembut.
Q: Berapa rata-rata harga satu porsi Chicken Rice di Singapura?
A: Di hawker centre, harga rata-rata berkisar antara $3.50 hingga $6.00 SGD per porsi. Di restoran, harganya bisa lebih tinggi, mulai dari $7.00 SGD ke atas.
Q: Apakah Chicken Rice di Singapura sudah pasti Halal?
A: Tidak semua Chicken Rice Halal. Kebanyakan stall tradisional di hawker centre mungkin menggunakan minyak babi (lard) atau bahan yang tidak Halal. Jika kamu Muslim, cari stall yang secara eksplisit memasang sertifikat Halal dari MUIS (Majlis Ugama Islam Singapura) atau stall di Food Court besar yang sudah terjamin Halal.
Q: Lebih enak Ayam Rebus (White Chicken) atau Ayam Panggang (Roasted Chicken)?
A: Ini murni masalah selera! Ayam Rebus (Putih) menawarkan tekstur yang lebih juicy, lembut, dan rasa ayam yang murni. Ayam Panggang (Cokelat) menawarkan kulit yang renyah dan rasa yang lebih smoky atau berbumbu dari proses pemanggangan. Tidak ada salahnya mencoba keduanya!
Nah, sekarang kamu sudah dapat gambaran bagaimana atau apa saja perbedaan dari 6 tempat makan Nasi Ayam Hainan. Kamu boleh mencoba ke enamnya, atau cari yang sesuai selera.
Selain Nasi Ayam Hainan, kamu juga bisa coba makanan khas Singapura lainnya seperti Chili Crab, Laksa, dan Chicken Salted Egg.
Oh ya, kalau kamu muslim, perhatikan apakah resto yang kamu pilih sudah halal atau belum. Jadi, kapan mau ke Singapura untuk coba Nasi Ayam Hainan yang autentik?
