1.820.3345.33 Contact@TravelTourWP.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login
tempat wisata di jurong singapura. menjelajahi jurong singapore.

Oleh: Evi Tanujaya – Tim Lensa Jalan

Selama ini, mungkin kamu cuma tau wisata khas di Singapura adalah Marina Bay Sands, Orchard Road, atau Sentosa. Tapi kali ini Lensa Jalan mau membawamu ke Jurong, sebuah wilayah di barat yang sering dianggap hanya sebagai kawasan industri, sehingga jarang di datangi oleh turis atau wisatawan.

Jurong ternyata menyimpan permata tersembunyi yang menawarkan ketenangan dan pengalaman gak terlupakan. Dari perjalanan Lensa Jalan yang lalu, saya jamin, suasana di sana sungguh menenangkan, udaranya segar, dan tempatnya Instagrammable. Inilah panduan lengkap untuk kamu yang ingin berpetualang ke Jurong.

Jurong Lake Gardens

Jurong Lake Gardens adalah magnet utamanya disini. Ini bukan sekadar taman, melainkan kompleks taman yang menyatukan Lakeside Garden, Chinese Garden, dan Japanese Garden. Area ini cocok untuk untuk segala tema liburan kamu, entah itu liburan keluarga, atau liburan romantis bersama pasangan.

Lensa Jalan memulai perjalanan di Lakeside Garden, dan yang paling berkesan adalah Punggol Barat Island. Meskipun namanya “Punggol Barat,” ia ada di Jurong, tepat di seberang danau. Lensa Jalan sempat berjalan santai di Rasau Walk, dikelilingi vegetasi yang asri.

Disini kamu bisa melihat ikon terkenal Lone Tree atau Pohon Tunggal. Saran dari Lensa Jalan, datanglah saat golden hour atau sore hari untuk mendapatkan foto terbaik. Disini kami sempat menyewa sepeda, untuk menjelajahi area yang lebih luas. sangat direkomendasikan jika kamu ingin hemat waktu dan tenaga!

Menurut National Parks Board (NParks) Singapura, Jurong Lake Gardens adalah taman nasional ketiga, setelah Botanic Gardens dan Gardens by the Bay, yang terintegrasi dengan komunitas. Proyek ini bertujuan meningkatkan luas lahan hijau di Singapura sebanyak 200 hektar saat selesai sepenuhnya, menjadikannya paru-paru kota di wilayah barat.

Saat ini, Desember 2025, Chinese Garden dan Japanese Garden sedang dalam tahap renovasi besar. Beruntungnya, Lensa Jalan berkesempatan mengunjunginya sebelum penutupan sementara. Dua taman ini menawarkan arsitektur tradisional yang unik.

Jembatan Stone Lion dan pagoda tujuh lantai di Chinese Garden menawarkan pemandangan seluruh Jurong yang fantastis. Suasana di Japanese Garden sangat damai, seolah kamu pindah ke Kyoto.

Jurong Lake Garden buka setiap hari selama 24 jam.

Singapore Science Centre & Snow City

Jurong gak cuma soal alam. Ada atraksi ikonik yang cocok untuk liburan keluarga, karena kids friendly, yaitu Singapore Science Centre (SSC) dan Snow City.

Singapore Science Centre 

Pusat sains ini adalah salah satu yang terbesar dan paling interaktif di Asia. Gak cuma menyenangkan, tapi sekaligus bisa menjadi wisata edukatif untuk keluarga.

Kamu bisa coba Omni Theatre yang bukan bioskop biasa. Ia menggunakan layar kubah 3D raksasa. Lensa Jalan harus membeli tiket tambahan untuk menonton film tentang luar angkasa, dan rasanya seperti melayang di antara bintang-bintang. Pengalaman imersifnya sungguh luar biasa, worth it setiap dollar yang kamu keluarkan.

Ada juga Galeri Energi, disini Lensa Jalan mencoba sendiri simulasi cara menghasilkan listrik dari energi terbarukan. Rasanya seperti kembali ke masa sekolah, tapi dengan fasilitas yang super canggih! Tentu anak-anak pun suka belajar sambil bermain disini.

Singapore Science Centre buka setiap hari, dari jam 10.00 – jam 17.00. Kamu bisa beli tiketnya secara online di Science Edu.

Snow City

Setelah panas-panasan di taman, lensa Jalan memutuskan untuk mencari pengalaman dingin di Snow City. Ya, Lensa Jalan membeli tiket online, tentunya lebih murah, dan menyewa perlengkapan di sana.

Begitu saya melangkahkan kaki masuk, suhu langsung turun drastis, mencapai sekitar -5 derajat celcius. Pihak Snow City menyediakan jaket tebal yang sudah termasuk dalam harga tiket, tapi Lensa Jalan sarankan kamu membawa sarung tangan sendiri karena di dalamnya dingin sekali.

Yang paling seru? Tentu saja mencoba Snow Tube! Lensa Jalan membeli tiket untuk sesi selama satu jam, dan itu waktu yang cukup untuk mencoba seluncuran salju beberapa kali. Duduk di atas ban besar, meluncur cepat di atas gundukan salju buatan, benar-benar memicu adrenalin yang menyenangkan.

Selain seluncuran, kamu bisa melihat pahatan es yang cantik dan mencoba berjalan di atas salju tebal. Suasana di dalamnya sangat mirip dengan kutub utara kecil, lengkap dengan iluminasi lampu yang indah.

Jangan lupa siapkan kamera anti dingin atau pastikan baterai ponselmu penuh, karena dingin ekstrem bisa cepat menguras daya baterai saat kamu asyik berfoto.

Snow City buka setiap hari, dari jam 10.00 – jam 18.00, kecuali hari senin, buka mulai jam 09.00 – 18.00. Tiketnya bisa kamu beli online di official website Snow City.

Kuliner di Jurong

Sumber: Sethlui

Dan buat kamu yang akhirnya memutuskan ke Jurong, Lensa Jalan mau kasih rekomendasi tempat makan di seputaran area ini, supaya kamu gak pergi jauh-jauh.

  1. Jurong West 505 Market & Food Centre

Ini adalah hawker centre andalan di Jurong. Tempatnya mungkin tidak semewah pusat kota, tapi percaya deh, disini rasa makanannya sangat “rumahan” banget.

Lensa Jalan memilih untuk antri di salah satu stall Mee Pok Tah (mie kering dengan seafood). Meskipun antrinya panjang, rasanya sebanding! Bumbunya kaya, dan tekstur mie nya pas. Selain itu, Nasi Lemak di sini juga legendaris. Porsinya besar dan sambalnya nendang!

  1. Taman Jurong Market & Food Centre

Terletak sedikit lebih jauh ke selatan, tempat ini cocok buat kamu yang menyukai hidangan panggang.

Lensa Jalan kesini dan mencoba Ayam Panggang atau Bakar ala Singapura. Dagingnya empuk, bumbu manis gurihnya meresap sempurna, dan harganya sangat terjangkau.Ada juga stall yang menjual Soto otentik. Kalau kamu merindukan cita rasa Indonesia, semangkuk soto panas di sini bisa jadi obat rindu yang sempurna.

  1. Jurong Gateway Road Hawker Centre

Jika kamu ingin kuliner yang dekat dengan stasiun MRT Jurong East, Jurong Gateway Road Hawker Centre adalah pilihan yang paling praktis. Letaknya strategis, dekat dengan kompleks mall besar, tapi menyajikan hidangan dengan harga hawker.

Tempat ini cocok untuk kamu yang hanya punya sedikit waktu tapi ingin makan yang enak. Lensa Jalan sempat mampir di sini sebelum mengejar kereta kembali ke pusat kota. Mereka punya banyak pilihan hidangan Asia, dari rojak atau salad buah ala Singapura, hingga berbagai jenis mie.

FAQ 

Q: Berapa lama waktu yang ideal untuk menjelajahi Jurong Lake Gardens?

A: Untuk mendapatkan pengalaman yang maksimal dan tidak terburu-buru, alokasikan minimal setengah hari (4-5 jam), terutama jika kamu ingin berjalan kaki dari ujung ke ujung dan berfoto di Lone Tree.

Q: Apakah ada biaya masuk untuk Jurong Lake Gardens?

A: Tidak. Area taman utama (Lakeside Garden) gratis untuk umum. Namun, atraksi tertentu di dalamnya atau taman lain yang mungkin dibuka kembali (Chinese/Japanese Garden) dapat memiliki biaya masuk atau biaya penyewaan (seperti penyewaan sepeda).

Q: Apa perbedaan Jurong dengan Gardens by the Bay?

A: Gardens by the Bay lebih berfokus pada hortikultura modern dan atraksi berbayar. Jurong Lake Gardens lebih berfokus pada alam terbuka yang luas, ekosistem lahan basah, dan menjadi ruang komunitas. Jurong terasa lebih natural dan lebih sepi.

Jurong adalah bukti bahwa Singapura gak pernah berhenti berinovasi, bahkan di luar pusat kotanya. Kamu akan pulang dengan cerita baru, bukan hanya souvenir ikonik.

Sudah siap untuk menjelajahi Jurong? 

About the author

Dulunya suka travelling backpacker, sekrang suka liburan bersama keluarga

Leave a Reply

Proceed Booking