1.820.3345.33 Contact@TravelTourWP.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login

Kafe Halal di Singapura: 5 Rekomendasi Tempat Makan Enak & Instagramable

Suasana kafe halal modern di Singapura dengan interior estetik dan makanan halal yang menggugah selera

Liburan ke Singapura memang selalu menggoda. Tapi bagi Lensa Jalan, daya tarik kota ini bukan cuma di Marina Bay Sands atau Orchard Road, melainkan di aroma kopi pagi, suara sendok di cangkir keramik, dan gigitan pertama dessert lembut di kafe halalnya.

Selama beberapa hari menjelajah, Lensa Jalan menemukan lima kafe halal yang bukan hanya estetik untuk difoto, tapi juga menghadirkan cita rasa yang bisa membuat siapa pun rela menukar niat diet dengan satu suapan penuh kebahagiaan. Dan percayalah, setelah membaca sampai akhir, kamu mungkin akan langsung membuka Google Maps dan menandai semuanya.

1. All Things Delicious – Brunch Hangat di Tengah Arab Street

Sumber: 8 Halal Dessert Spots Near Bugis MRT With Insta-Worthy Desserts Below $10 – Eatbook.sg – Local Singapore Food Guide And Review Site

Begitu Lensa Jalan membuka pintu All Things Delicious, aroma butter dan gula melaka langsung menyeruak seperti pelukan hangat yang menyambut pagi. Kafe ini berdiri manis di 34 Arab Street, di antara deretan toko warna-warni khas Kampong Glam yang sarat sejarah. Dari luar terlihat mungil, tapi begitu masuk, cahaya alami dari jendela besar membuat suasananya terasa hangat dan menenangkan, perpaduan antara klasik, homey, dan elegan.

Lensa Jalan datang sekitar pukul sembilan pagi, saat suasana masih tenang dan hanya terdengar bunyi lembut cangkir beradu. Pilihan jatuh pada menu Wholesome Breakfast, smoked salmon, telur mata sapi, roti sourdough, dan sayuran segar. Tapi bintang sesungguhnya pagi itu adalah Sticky Toffee Pudding. Teksturnya lembut, saus toffee-nya legit dengan manis yang pas, dan aromanya… benar-benar menggoda. Setiap pastry di sini dibuat fresh setiap hari dan sudah halal-certified oleh MUIS, jadi kamu bisa menikmati semuanya tanpa rasa khawatir.

Hidden Tips dari Lensa Jalan:

Datang sebelum jam 11 pagi. Tempat ini cepat penuh dan beberapa menu favorit bisa habis dalam waktu singkat. Duduklah di dekat jendela, cahaya pagi di sana sempurna untuk foto scone gula melaka atau kopi yang berasap tipis.

Brunch di sini bukan sekadar makan pagi. Ini pengalaman kecil untuk menikmati waktu di tengah kawasan yang terasa hidup tapi tetap damai.

Address: 34 Arab Street, #01-01, Singapore 199733
Opening hours: Daily 8am to 10pm
Tel: +65 6291 4252
Website: allthingsdelicious.sg 

2. Fluff Stack – Pancake Awan yang Bikin Dunia Terasa Lebih Manis

Bagi Lensa Jalan, Fluff Stack di Suntec City terasa seperti surga kecil yang didedikasikan khusus untuk para pemuja dessert manis dan lembut. Dari luar mungkin terlihat seperti kafe modern pada umumnya, tapi begitu masuk, kamu langsung tahu kenapa tempat ini punya fanbase setia. Fluff Stack adalah rumah dari soufflé pancake halal yang terkenal dengan “jiggly effect”-nya, bergoyang pelan begitu disentuh sendok, seperti awan yang baru turun dari langit sore.

Langkah pertama yang Lensa Jalan ambil disambut oleh aroma gula, susu, dan mentega yang menguar lembut, seolah mengundang untuk duduk dan melupakan dunia sejenak. Interiornya cerah, minimalis, dan modern, tipikal kafe muda Singapura yang penuh energi tetapi tetap terasa hangat. Saat duduk, Lensa Jalan memesan Strawberry Cheese Soufflé Pancake, salah satu menu paling populer.

Dan benar saja, ketika potongan pertama masuk ke mulut, semua hiruk pikuk mall seolah menghilang. Tekstur pancake-nya luar biasa lembut, hampir seperti kapas yang meleleh sebelum sempat dikunyah. Krim kejunya halus, manisnya elegan, tidak menusuk, sementara potongan stroberi segar memberi sentuhan asam yang bikin keseimbangan rasanya terasa sempurna. Ada momen kecil ketika Lensa Jalan hanya bisa tersenyum, ya, dessert seperti ini memang punya cara untuk membuat hari yang biasa terasa istimewa. Yang membuat Fluff Stack semakin mencuri hati adalah keberanian mereka berinovasi. Tidak hanya menyajikan rasa-rasa aman, mereka juga menghadirkan varian unik seperti Musang King Durian Pancake dan Gula Melaka Soufflé, dua menu yang hampir tidak mungkin ditemukan di kafe lain. Tekstur lembut pancake dipadukan dengan aroma durian premium atau manisnya gula melaka yang khas membuat pengalaman makan terasa seperti gabungan antara kreativitas dan budaya lokal. Dan yang paling penting: semua menu di sini sudah halal-certified, jadi kamu bisa menyerah total pada hasrat manis tanpa rasa ragu sedikit pun.

Tips dari Lensa Jalan

Datang sekitar pukul 4 sore, saat arus pengunjung mulai menurun dan suasana terasa lebih tenang. Duduklah dekat jendela, nikmati cahaya keemasan sore hari yang masuk lembut, dan pesan tumpukan pancake favoritmu bersama segelas kopi dingin. Dan jangan lupa: rekam momen saat pancake-mu “bergoyang”. Video jiggly pancake di Fluff Stack selalu berhasil membuat feed Instagram terlihat lebih hidup, dan jujur saja, sangat memuaskan untuk ditonton berulang kali.

Address: 3 Temasek Boulevard, #B1-K4 (West Atrium), Suntec City Mall, Singapore 038983
Opening hours:

  • Senin–Kamis: 11 am – 9:30 pm 
  • Jumat–Sabtu: 11 am – 9:45 pm 
  • Minggu: 11 am – 9:30 pm

Tel: +65 8764 3166
Website: facebook.com/fluffstacksg (dan listing resmi)

3. Penny University – Brunch Berkualitas dan Kopi Serius di Bugis

Sumber: 10 Best Brunch Places in Singapore for a Fulfilling Day

Masih dalam rangkaian petualangan kuliner halal, Lensa Jalan melangkah ke kawasan Bugis dan menemukan sebuah permata kecil yang banyak dibicarakan para pencinta brunch halal: Penny University. Dari luar terlihat sederhana, tetapi begitu pintu kayunya dibuka, suasana di dalam langsung memberi kesan berbeda, seperti sedang memasuki potongan kecil kafe hipster Melbourne yang hangat dan penuh karakter.

Interiornya didominasi kayu gelap, meja-meja kokoh dengan guratan alami, kursi besi industrial, dan dinding bata ekspos yang memperkuat nuansa rustic. Lampu gantung bercahaya temaram menambah kelembutan suasana, sementara aroma espresso yang baru digiling memenuhi ruangan dengan wangi yang menenangkan. Lensa Jalan datang sekitar pukul 10 pagi, dan meski beberapa meja sudah terisi, suasananya tetap terasa damai, tempat ideal untuk melambat sejenak di tengah ritme kota yang serba cepat. Barista menyapa dengan ramah dan merekomendasikan beberapa menu favorit. Akhirnya, Lensa Jalan memesan Buttermilk Chicken on Waffles dengan segelas flat white. Dan sungguh, sejak suapan pertama, kombinasi rasa di piring itu terasa seperti simfoni kecil. Ayamnya renyah di luar, juicy di dalam, wafflenya lembut dengan sedikit sentuhan manis, dan saus gurih-manisnya menyatukan semuanya dengan harmonis. Di sisi lain, flat whitenya punya karakter espresso yang bold namun tetap creamy, bukti bahwa kafe ini tidak bermain-main soal kopi.

Penny University sudah lama dikenal sebagai salah satu kafe halal paling konsisten di Singapura. Mereka bukan sekadar menyajikan brunch lezat, tetapi juga menciptakan ruang yang mengundang, tempat yang sempurna bagi siapa pun yang ingin menikmati waktu sendiri. Menulis jurnal, membaca buku, bekerja sebentar, atau sekadar duduk menatap dunia lewat jendela kaca besar, semuanya terasa pas di sini. Di tengah hiruk pikuk Bugis, Penny University menjadi oase kecil bagi para pencinta kopi dan pencari ketenangan. Dan bagi Lensa Jalan, ini adalah salah satu tempat yang dengan mudah membuat siapa pun ingin kembali lagi, entah untuk waffle lembutnya, kopi bold-nya, atau atmosfernya yang hangat dan menenangkan. Dusun kecil kenyamanan di tengah kota besar.

Address: 17 Jalan Klapa, Singapore 199329 

Opening hours: Daily 8:00 am – 5:00 pm (Sun-Thu) & 8:00 am – 10:00 pm (Fri-Sat) 

Tel: +65 8727 1395 

Website: pennyuniversitysg.com 

4. Good Bites – Surga Larut Malam di Bishan

Ketika malam mulai turun dan kota bertransformasi menjadi lautan lampu, Lensa Jalan mencari tempat halal yang nyaman untuk bersantai, sebuah tempat yang tidak hanya menyajikan makanan enak, tapi juga menawarkan suasana hangat untuk melepas lelah setelah seharian berjalan. Dan dari pencarian itulah Good Bites muncul sebagai kejutan manis yang tidak disangka.

Terletak di Bishan Sports Hall, Good Bites adalah salah satu sedikit kafe halal di Singapura yang buka hingga pukul 5 pagi, sesuatu yang hampir mustahil ditemukan di kota yang ritme hidupnya cenderung teratur dan cepat. Begitu naik ke area rooftop, Lensa Jalan langsung disambut suasana yang terasa seperti perpaduan antara kedai makan larut malam dan taman kecil yang diterangi cahaya lembut. Lampu-lampu gantung kecil berayun pelan tertiup angin, sementara area outdoor menampilkan langit malam Singapura yang bening, penuh bintang kecil yang kadang malu-malu muncul di sela gedung-gedung tinggi. Lensa Jalan tiba sekitar pukul 10 malam, masih membawa sisa rasa lelah setelah menghabiskan waktu di Marina Bay. Namun begitu duduk, semua kelelahan itu terasa hilang. Ada ketenangan yang lembut tapi tidak membuat tempat ini mati; suara percakapan pelan, denting piring, dan musik santai membuat suasana terasa hidup, tapi tidak pernah bising.

Menu pilihan malam itu adalah Tom Yum Seafood Pasta, salah satu hidangan favorit pengunjung setia Good Bites. Rasanya langsung memanjakan lidah: creamy yang kaya, pedas yang nendang, dan paduan seafood segar yang memberi tekstur sempurna. Setiap suapan terasa seperti pelukan hangat, semacam comfort food dalam versi premium. Sebagai penutup, Lensa Jalan memesan Lava Cake dan Vanilla Ice Cream. Dan begitu sendok menembus bagian tengah cake yang masih hangat, cokelat lelehnya mengalir keluar seperti lava kecil kebahagiaan. Es krim vanila di atasnya perlahan meleleh, menyatu dengan cokelat hangat dan menciptakan perpaduan manis-gurih yang sulit dilupakan.

Yang membuat Good Bites semakin istimewa adalah perpaduan menu barat dan lokal yang dieksekusi dengan penuh karakter. Ada Chili Crab Pasta, Laksa Spaghetti, burger jumbo, hidangan grilled, dessert besar, sampai mocktail segar. Semuanya halal, porsinya besar, dan rasanya selalu konsisten, bahkan ketika dipesan tengah malam.

Tips dari Lensa Jalan

Pilih tempat duduk di area rooftop dengan lampu gantung, suasananya romantis, cozy, dan sempurna untuk makan larut malam atau ngobrol santai. Harga makanannya pun relatif bersahabat untuk ukuran Singapura, dan satu hal yang Lensa Jalan suka: pelayanannya tetap cepat meski waktu sudah lewat tengah malam. Good Bites adalah tempat yang membuat malam terasa lebih hangat, dan bagi Lensa Jalan, ini salah satu lokasi terbaik untuk menutup hari di Singapura, dengan perut kenyang, hati tenang, dan pemandangan malam yang menenangkan.

Address: 5 Bishan Street 14, #03-01 Bishan Sports Hall, Singapore 579783.
Opening hours: Senin-Jumat: 11:00 am – 5:00 pm (last order 4:00 pm)
Sabtu & Minggu: biasanya buka mulai pagi (sekitar 9:00 am) hingga 5:00 pm
Tel: +65 6970 0233
Website: goodbites.com.sg 

5. The Brulee – Manisnya Malam di Aliwal Street

Crepe Brulee Cempedak at The Brulee – Halal Tag Singapore

Sebagai penutup dari rangkaian petualangan kafe halal kali ini, Lensa Jalan memilih untuk singgah di sebuah tempat kecil yang sering disebut-sebut sebagai “hidden gem” di kawasan Bugis: The Brulee, beralamat di 77 Aliwal Street. Dari luar, kafe ini tampak mungil dan sederhana, tetapi begitu mendekat, aroma karamel yang manis dan hangat langsung menyambut seolah mengajak setiap orang yang lewat untuk mampir barang sebentar. Bahkan sebelum pintu terbuka, wangi gula yang baru dibakar sudah memenuhi udara, sebuah undangan halus yang sulit ditolak.

Sore itu, Lensa Jalan memilih duduk di luar, tepat di trotoar kecil tempat angin sore berembus lembut membawa aroma malam. Suasananya santai, intim, dan terasa seperti berhenti sejenak dari hiruk pikuk kota. Lampu-lampu mulai menyala perlahan, sementara warna langit berubah dari biru muda menjadi jingga keemasan. Pesanan malam itu adalah Chempedak Crêpe Brûlée, dessert yang sering muncul di media sosial karena tampilannya yang cantik sekaligus unik. Dan ketika akhirnya datang ke meja, Lensa Jalan benar-benar terpesona. Crêpe tipisnya dibentuk seperti cone, diisi dengan kombinasi sponge cake lembut, krim manis yang creamy namun ringan, serta potongan buah cempedak segar yang wangi. Bagian atasnya kemudian dibakar dengan torch hingga membentuk lapisan gula karamel renyah, yang menjadi ciri khas brûlée.

Ketika bagian atasnya diketuk sendok, terdengar bunyi “crack” lembut yang memuaskan. Dan begitu Lensa Jalan mengambil gigitan pertama, rasa manis karamel langsung berpadu sempurna dengan aroma tropis cempedak yang harum dan unik. Sensasinya seperti memadukan nostalgia masa kecil (dari buah lokal yang familiar) dengan sentuhan kemewahan dessert Prancis. Hangat, renyah, lembut, dan harum, semuanya berganti-ganti dalam satu suapan yang meninggalkan kesan mendalam. Bagi Lensa Jalan, The Brulee bukan sekadar kafe dessert. Tempat ini adalah ruang kecil untuk menutup hari dengan manis, untuk berhenti sejenak dari perjalanan, dan untuk menikmati momen-momen kecil yang sering kita lewatkan.

Tips dari Lensa Jalan

Datanglah sore menjelang malam, ketika cahaya alami mulai lembut dan suasana terasa lebih intim. Duduk di luar sambil menikmati angin, lihat langit yang perlahan berganti warna, dan biarkan dessert ini menjadi penutup sempurna untuk hari penuh eksplorasi. Karena kadang, momen paling sederhana, seperti crêpe brûlée yang renyah dan wangi, bisa jadi kenangan paling manis dalam sebuah perjalanan.

Address: 77 Aliwal Street, Singapore 199948 

Opening hours: Tuesday–Sunday, 12:00 pm – 10:00 pm (Closed on Mondays) 

Tips Supaya Petualangan Kuliner Halal-mu Sempurna

  1. Datang di waktu yang tepat.
    Setiap kafe punya “jam emas”-nya sendiri. Untuk brunch, waktu terbaik adalah antara pukul 9–11 pagi, saat aroma roti panggang dan kopi baru diseduh memenuhi ruangan, tapi suasananya belum terlalu ramai. Kamu bisa menikmati hidangan dengan tenang sambil menghirup udara pagi kota. Sementara itu, dessert terasa paling nikmat sore menjelang malam, ketika cahaya mulai lembut dan energi kota perlahan melambat. Waktu-waktu seperti ini membuat setiap suapan terasa lebih istimewa, Lensa Jalan sudah membuktikannya berkali-kali.
  2. Selalu cek sertifikasi halal dari MUIS.
    Di Singapura, banyak kafe halal baru bermunculan, terutama cabang kecil dan konsep boutique café. Kebanyakan sudah aman, tapi tetap bijak untuk memeriksa sertifikasi halal MUIS sebelum memesan. Bukan hanya untuk memastikan kehalalan makanan, tapi juga memberikan rasa tenang sepanjang perjalanan. Lensa Jalan sering menemukan tempat baru yang menarik hanya dengan mengecek database halal sebentar.
  3. Gunakan MRT & jalan kaki.
    Singapura adalah kota yang paling ramah untuk pejalan kaki. Hampir semua kafe halal yang Lensa Jalan kunjungi berada tidak jauh dari stasiun MRT seperti Bugis, Suntec, atau Bishan. Jalan kaki juga memberi pengalaman lebih menyenangkan, kamu bisa melihat mural, toko lokal, bahkan menemui spot foto yang tidak terduga. Kadang perjalanan menuju kafe justru menjadi bagian favorit dari hari itu.
  4. Jangan datang saat perut terlalu lapar.
    Ini mungkin kedengarannya sepele, tapi sangat penting. Lensa Jalan pernah datang ke kafe dalam keadaan sangat lapar, dan berakhir memesan dua kali lipat dari rencana awal, dan kemudian menyesal bukan karena makanannya, tetapi karena terlalu kenyang untuk melanjutkan eksplorasi. Datang dengan perut “pas lapar”, bukan “lapar sekali”, supaya kamu bisa menikmati setiap hidangan dengan tenang dan penuh kesadaran.
  5. Foto secukupnya, nikmati selebihnya.
    Singapura punya kafe dengan tampilan cantik, plating indah, dan pencahayaan yang membuat kamera bekerja lebih mudah. Tapi setelah beberapa perjalanan, Lensa Jalan belajar bahwa foto hanyalah bonus. Yang benar-benar tertinggal di ingatan adalah rasa, suara di sekitar meja, aroma kopi, dan percakapan kecil yang menghangatkan hati. Ambil beberapa foto, simpan momen, lalu letakkan ponsel dan nikmati dunia nyata di depan mata.
  6. Nikmati tanpa rasa bersalah.
    Liburan bukan saatnya menghakimi diri sendiri. Ini adalah momen untuk memberi tubuh dan hati hadiah kecil, entah itu seporsi pancake selembut awan, lava cake hangat yang meleleh di tengah malam, atau segelas kopi yang sempurna setelah hari yang panjang. Lensa Jalan percaya bahwa perjalanan yang baik selalu melibatkan makanan yang mampu membuatmu tersenyum tanpa penyesalan. 

Setelah menjelajahi kelima kafe halal ini, Lensa Jalan semakin yakin: Singapura tahu cara memanjakan penikmat kuliner halal.
Dari tradisional hawker centre yang melegenda, brunch lembut di All Things Delicious, pancake awan di Fluff Stack, kopi berkualitas di Penny University, makan malam santai di Good Bites, hingga penutup manis di The Brulee, setiap tempat menawarkan pengalaman berbeda yang meninggalkan kesan mendalam.Bagi traveler muslim, kelima kafe ini bukan sekadar tempat makan. Mereka adalah ruang kecil untuk berhenti sejenak, menikmati hidup, dan bersyukur. Karena di Singapura, bahkan secangkir kopi pun bisa jadi cerita. Dan satu hal yang pasti, diet bisa menunggu, tapi pengalaman seperti ini terlalu berharga untuk dilewatkan.

About the author

Dulunya suka travelling backpacker, sekrang suka liburan bersama keluarga

Leave a Reply

Proceed Booking