1.820.3345.33 Contact@TravelTourWP.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login
Tempat Minum Teh Paling Otentik, Bersejarah, dan Worth It di Singapura

Oleh: Evi Tanujaya – Tim Lensa Jalan

Saat mendengar kata teh di Singapura, mungkin yang terlintas adalah set High Tea mewah di hotel berbintang. Tapi tahukah kamu, jantung budaya minum teh Singapura jauh lebih kaya dan otentik?

Sebagai penjelajah rasa, Lensa Jalan sudah menjelajahi Singapura, dari kopitiam yang menyajikan Teh Tarik hingga kedai teh Tiongkok yang tenang. Saat ini, Lensa Jalan mau ajak kamu  mengupas dua sisi teh legendaris, Teh Tradisional dan Teh Artisanal atau High Tea terbaik yang ada di Negara 1000 aturan ini.

Budaya minum teh di sini dipengaruhi oleh perpaduan budaya Melayu dengan Teh Tarik nya dan Tiongkok dengan upacara Gongfu Cha. Sekedar teh tapi mengandung seni yang luar biasa. Jadi, saat kamu minum teh di Singapura, bukan cuma menikmati harumnya, tapi juga belajar seni dan budaya di dalamnya.

4 Tempat Minum Teh Autentik dan Terkenal di Singapura

Sisi Otentik: Warisan Teh Lokal 

Berikut adalah 2 tempat di mana kamu bisa merasakan budaya minum teh seperti warga lokal.

1. Good Morning Nanyang Cafe

Sumber: Singaporefanclub

Terletak di daerah yang memiliki nuansa otentik. Ini adalah tempat yang sempurna untuk merasakan ambiance sarapan pagi Singapura.

Disini Lensa Jalan memesan Teh Tarik dan sepiring Kaya Toast. Suasana nya ramai dan kasual. Teh Tariknya ditarik (di pour dari ketinggian) dengan sempurna sehingga menghasilkan lapisan busa yang lembut. Rasanya manis, kental, dan sangat menenangkan. Ini adalah teh yang disajikan dengan hati, tanpa gimmick mahal.

Kalau kesini coba pesan Teh C Siew Dai. Itu artinya Teh dengan Susu Evaporasi, dan gulanya sedikit. Jauh lebih nikmat!

Good Morning Nanyang Cafe terletak di 14 Scotts Rd. Buka setiap hari, dari jam 08.00 sampai jam 20.00.

2. Tea Chapter

Sumber: Youtube @woohoo1741

Kalau kamu mencari pengalaman teh yang kental dengan budaya Tiongkok dan otentik, tempat ini wajib kamu coba. Tea Chapter adalah kedai teh terkenal yang pernah dikunjungi oleh Ratu Elizabeth II.

Saat kamu masuk, suasananya langsung tenang dan beraroma kayu cendana. Lensa Jalan menyewa kamar teh pribadi di lantai atas dan mencoba ritual Gongfu Cha dengan teh Oolong Golden Peony. Staf di sana sangat sabar dan menjelaskan setiap langkah penyeduhan. Rasanya sangat bersih, kompleks, dan spiritual. Ini bukan cuma sekadar minum teh, bisa dibilang seperti proses meditasi. 

Tea Chapter berlokasi di 9 Neil Rd. Buka setiap hari, dari jam 11.00 – 21.00. Khusus hari Jumat dan Sabtu, buka dari jam 11.00 – 22.30.

II. Sisi Estetik & Premium: High Tea dan Artisanal Terbaik 

Dan buat kamu yang suka nge teh cantik yang benar-benar mewah, coba 2 kedai teh viral ini.

3. TWG Tea Salon & Boutique: Pengalaman Teh Mewah Klasik 

TWG adalah brand teh lokal Singapura yang kini mendunia. Meskipun mewah, mereka adalah local pride.

Lensa Jalan mengunjungi outlet di Marina Bay Sands. Suasananya luar biasa mewah, dengan hiasan emas dan dinding penuh kaleng teh. Lensa Jalan mencoba High Tea Set mereka, ditemani Grand Wedding Tea. Kue-kue dan scone nya sempurna, namun fokus utamanya tetap pada kualitas tehnya yang memang premium. Ini adalah High Tea yang worth it jika kamu ingin memanjakan diri.

TWG Tea Salon & Boutique punya banyak cabang. Dan yang Lensa Jalan datangi terletak di Marina Bay Sand. Buka setiap hari, dari jam 10.00 – 22.00. Khusus hari Jumat dan Sabtu dari jam 10.00 – 22.30.

4. The Landing Point (The Fullerton Bay Hotel)

Sumber: Youtube @Kuzhalini

Sesuai dengan target MBS, ini adalah pengalaman High Tea premium, namun kita fokus pada keunikan lokasinya.

The Landing Point terletak persis di tepi Marina Bay. Saat tiba, yang pertama kali menyambut adalah pemandangan luar biasa dari Marina Bay Sands yang megah, skyline pusat kota, dan air biru teluk. Lokasinya yang semi terbuka dengan jendela setinggi langit-langit membuat seluruh ruangan terasa terang dan mewah.

Interiornya didominasi oleh warna-warna elegan dan sentuhan marmer yang berkilauan. Sambil menunggu pesanan, Lensa Jalan merasakan suasana tenang, jauh dari hiruk pikuk kota, meskipun kita berada di jantung Singapura. Ini adalah definisi sempurna dari kemewahan yang tidak berlebihan.

Menu teh mereka sangat komprehensif, menawarkan teh hitam klasik, teh hijau, hingga pilihan herbal. Lensa Jalan memilih teh Earl Grey yang harum untuk dipadukan dengan hidangan manis.

Sambil menikmati teh yang disajikan dengan poci dan cangkir porselen yang indah, Lensa Jalan menghabiskan waktu dengan menatap perahu-perahu yang melintas di teluk. Sungguh sangat rileks berada disini.

The Landing Point berlokasi di Fullerton Bay Hotel Singapore Buka setiap hari, dari jam 10.00 sampai jam 22.00. Kamu bisa cek menu dan harganya dibawah ini.

Teh vs Kopi di Singapura 

Menurut laporan dari GlobalData, teh secara historis memiliki pangsa pasar yang sangat besar di Asia Tenggara, dan Singapura tidak terkecuali. Meskipun kafe kopi modern mendominasi tren, konsumsi teh Ready to Drink (RTD) dan teh tradisional di kopitiam menunjukkan bahwa teh tetap menjadi minuman esensial harian, mengalahkan kepopuleran High Tea yang hanya bersifat sesekali.

Kode Teh di Singapura

Sama seperti kopi di Singapura, teh juga punya kode pesanan yang unik.

  • Teh O: Teh hitam dengan gula
  • Teh C: Teh dengan tambahan susu evaporasi dan gula
  • Teh Peng: Es teh tarik

FAQ

Q: Apa bedanya Teh Tarik dengan Teh O biasa?

A: Teh Tarik disiapkan dengan proses “menarik” teh berulang kali antara dua cangkir untuk menciptakan lapisan busa yang tebal dan mendinginkannya. Ini biasanya menggunakan susu kental manis. Teh O adalah teh hitam biasa yang diseduh, disajikan panas, dan hanya menggunakan gula.

Q: Apakah semua tempat High Tea itu mahal?

A: Sebagian besar High Tea yang disajikan di hotel bintang lima memang mahal. Namun, beberapa tea house independen menawarkan afternoon tea set yang lebih terjangkau, fokus pada kualitas teh daripada kemewahan venue.

Q: Tempat minum teh mana yang paling Instagrammable?

A: Kalau kamu mencari visual yang menarik, TWG dan High Tea hotel adalah pilihan yang tepat karena desain interiornya yang mewah. Namun, untuk foto yang otentik dan unik, Tea Chapter dengan arsitektur tradisionalnya juga menawarkan sudut pandang yang sangat estetik dan berbeda.

Penutup

Singapura menawarkan spektrum pengalaman teh yang lengkap. Mulai dari kehangatan manis Teh Tarik di pagi hari hingga ketenangan upacara Gongfu Cha. Dengan rekomendasi dari Lensa Jalan ini, kamu tidak hanya akan memanjakan lidah, tetapi juga menyelami warisan budaya Singapura.

Jadi, jenis teh apa yang akan kamu cicipi pertama kali di perjalananmu mendatang? Teh Tarik yang kuat atau Oolong yang menenangkan?

About the author

Dulunya suka travelling backpacker, sekrang suka liburan bersama keluarga

Leave a Reply

Proceed Booking