1.820.3345.33 Contact@TravelTourWP.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login
Pemandangan Merlion Singapura dengan latar gedung-gedung Marina Bay, ikon wisata yang identik dengan liburan di Singapura.

Singapura Itu Mahal? Enggak Juga Kalau Tahu Caranya

Banyak orang berpikir liburan ke Singapura itu cuma buat yang kantong tebal, padahal nggak selalu begitu.
Kota kecil ini memang penuh gedung megah, mal mewah, dan hotel bintang lima, tapi di balik itu semua ada sisi yang ramah banget buat traveler hemat.
Kuncinya cuma satu: tahu trik lokal dan pintar ngatur waktu.

Tahun 2025 bisa dibilang jadi momen seru buat liburan hemat ke Singapura. Setelah pariwisata mereka pulih total, banyak promosi, tiket diskon, dan acara publik gratis mulai bermunculan lagi.
Kalau kamu pengen jalan-jalan ke luar negeri tapi tetap realistis sama budget, Singapura justru tempat terbaik buat mulai, dan Lensa Jalan bakal tunjukin caranya.

1.  Kapan Waktu Terbaik dan Cara Dapat Tiket Murah ke Singapura

Sumber: Singapore Airlines Voted World’s Best Airline

Kalau mau hemat, jangan asal pilih tanggal.Harga tiket pesawat ke Singapura bisa naik-turun drastis tergantung musim, event, bahkan hari dalam seminggu. Banyak orang tidak sadar bahwa selisih harga tiket antara bulan ramai dan bulan sepi bisa mencapai 30% hingga 40%, apalagi jika dipesan mendekati tanggal keberangkatan.

Musim liburan sekolah di Indonesia dan Malaysia, Tahun Baru Imlek, serta Natal dan akhir tahun adalah periode paling mahal. Permintaan melonjak, hotel cepat penuh, dan harga tiket bisa dua kali lipat dari biasanya. Tapi di luar itu, misalnya bulan Maret sampai Mei atau September sampai November, harga hotel dan tiket pesawat bisa jauh lebih bersahabat. Cuaca juga relatif nyaman: tidak terlalu panas, tidak terlalu sering hujan, dan belum ramai turis.

Gunakan Platform Pemburu Tiket

Untuk memantau harga, Lensa Jalan biasanya menggunakan situs seperti Skyscanner, Google Flights, atau Traveloka.
Ketiganya punya fitur pemantauan otomatis: cukup aktifkan notifikasi “price alert”, dan kamu akan langsung dikirim email atau notifikasi begitu harga tiket turun. Dengan cara ini, Lensa Jalan bisa mengamankan tiket jauh sebelum harga kembali naik.

Tips tambahan:

  • Gunakan mode incognito saat mencari tiket. Kadang harga naik karena sistem mendeteksi pencarian berulang dari perangkat yang sama.
  • Bandingkan harga di situs maskapai langsung seperti Scoot, AirAsia, dan Jetstar Asia, tiga maskapai hemat yang paling sering kasih promo ke Singapura.
  • Perhatikan juga jadwal promo besar seperti Traveloka Epic Sale atau AirAsia Free Seat Promo, biasanya muncul dua kali setahun.

Pilih Hari yang Tepat untuk Terbang

Trik kecil tapi penting: cek penerbangan di hari Selasa atau Rabu.
Dari pengalaman Lensa Jalan, harga tiket di pertengahan minggu bisa 10–20% lebih murah dibanding Jumat atau Sabtu. Alasannya sederhana: permintaan lebih sedikit karena bukan waktu liburan atau weekend getaway.

Selain itu, hindari penerbangan pagi di hari Jumat atau Minggu malam, karena itu jam favorit para pelancong bisnis dan weekend travelers, harga biasanya melonjak.

Pertimbangkan Penerbangan Malam (Red-Eye Flight)

Kalau pengen super efisien, pertimbangkan penerbangan malam atau dini hari.
Tiket red-eye flight umumnya lebih murah karena dianggap kurang nyaman, tapi justru di situ hematnya.
Dengan terbang malam, Lensa Jalan bisa sampai pagi di Singapura, langsung jalan ke pusat kota menggunakan MRT, dan mulai eksplor tanpa perlu bayar hotel tambahan untuk malam sebelumnya.

Banyak hostel juga mengizinkan titip koper sebelum jam check-in, jadi Lensa Jalan bisa langsung beraktivitas seharian penuh sambil menunggu kamar siap.
 Bonus lainnya: penerbangan malam seringkali lebih tenang, antrean imigrasi lebih cepat, dan kamu bisa melihat sunrise dari atas awan, pengalaman yang tidak ternilai untuk awal petualangan hemat ke Negeri Singa.

2. Penginapan Murah Tapi Strategis: Di Mana Traveler Cerdas Menginap

Singapura punya banyak jenis akomodasi, dari hostel, capsule hotel, sampai guesthouse sederhana. Kalau cari lokasi strategis, pilih area seperti Little India, Bugis, Lavender, Chinatown, atau Geylang. Semua punya akses MRT yang mudah, makanan murah di sekitar, dan vibe yang seru buat pejalan kaki.

Harga hostel dorm biasanya mulai SGD 25–35 per malam, sedangkan capsule hotel sekitar SGD 40–60.

Sumber: https://vamosarema.com/
Favorit traveler hemat antara lain:

Kalau mau sedikit privasi tapi tetap hemat, Hotel 81 atau Fragrance Hotel sering punya promo. Dan tips paling penting: booking jauh-jauh hari.
Semakin dekat tanggalnya, semakin naik harganya.
Gunakan fitur “free cancellation” di Agoda atau Booking.com, jadi Lensa Jalan masih bisa ubah pilihan kalau nemu yang lebih murah.

3. Makan Enak Nggak Harus Mahal: Dunia Hawker Singapura

Bisa dibilang, makan di Singapura itu surga buat traveler hemat.
Cukup jalan sedikit, Lensa Jalan bisa nemuin hawker centre, semacam food court terbuka yang menjual segala macam makanan lokal.
Dari nasi ayam Hainan, laksa pedas, nasi lemak, sampai mie goreng seafood, semuanya tersedia dengan harga rata-rata SGD 4-8 per porsi (sekitar Rp45–90 ribuan).

Beberapa hawker legendaris yang wajib dicoba:

Kalau pengen lebih hemat lagi, cari stall bertuliskan “economic rice”, tinggal pilih 2–3 lauk plus nasi, harganya super bersahabat. Dan satu tips penting: bawa botol minum sendiri. Air keran di Singapura aman diminum, jadi nggak perlu buang uang buat beli air botolan tiap jam.

4. Transportasi Publik: Murah, Aman, dan Tepat Waktu

Nggak perlu sewa mobil atau naik taksi mahal. Transportasi umum di Singapura itu super efisien, dan jadi cara terbaik menikmati kota ini. Lensa Jalan bisa beli EZ-Link Card atau Singapore Tourist Pass. EZ-Link cocok untuk perjalanan santai, bisa dipakai di MRT, bus, dan bahkan beberapa toko. Tourist Pass cocok buat yang sering berpindah-pindah tempat dalam 1–3 hari. Harga mulai dari SGD 22–34 dan bisa dikembalikan depositnya.

Sumber: EZ-Link Card Singapore – Convenient Travel Across MRT & Buses

Semua destinasi utama seperti Marina Bay, Orchard, Sentosa, atau Chinatown bisa dicapai dengan MRT. Kalau mau lebih fleksibel, kombinasi jalan kaki dan MRT sudah cukup buat menjelajahi hampir seluruh kota. Dan jangan lupa, jangan makan atau minum di MRT, dendanya bisa ratusan dolar!

5. Tempat Wisata Gratis yang Wajib Dikunjungi

Biarpun terkenal modern, Singapura punya banyak atraksi yang nggak minta tiket masuk sepeser pun.
Lensa Jalan bisa isi itinerary penuh tanpa keluar uang banyak.

Gardens by the Bay (Outdoor Area)

Sumber: Gardens by the Bay Tickets | Top Attractions & Best Deals

Spot paling ikonik, dengan pohon raksasa futuristik “Supertree Grove”.
Masuk area taman luar gratis, cuma bagian dome (Cloud Forest & Flower Dome) yang berbayar.

Merlion Park & Marina Bay Waterfront

Sumber: Merlion Park, Singapore | Book Now Tickets, Tours & Experiences

Merlion Park dan Marina Bay Waterfront adalah dua landmark paling ikonik di Singapura yang melambangkan perpaduan antara warisan dan modernitas kota ini. Di taman ini berdiri patung Merlion yang terkenal, makhluk mitos berkepala singa dan berbadan ikan, menghadap langsung ke Marina Bay. Pengunjung dapat menikmati pemandangan indah Marina Bay Sands, Esplanade, dan cakrawala kota yang terlihat menakjubkan terutama saat matahari terbenam. Area tepi lautnya juga menawarkan jalur jalan kaki yang indah dengan deretan kafe, instalasi seni, dan pertunjukan cahaya malam yang memukau. Tempat ini menjadi spot favorit untuk berfoto, bersantai, atau sekadar menikmati suasana energik khas Singapura.

Singapore Botanic Gardens

Sumber: Singapore Botanic Gardens | Homepage

Singapore Botanic Gardens adalah taman bersejarah dan salah satu ruang hijau paling indah di Singapura yang telah diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Taman ini menawarkan suasana tenang di tengah hiruk-pikuk kota, dengan berbagai koleksi tanaman tropis, danau yang menawan, serta jalur-jalur pejalan kaki yang rindang. Salah satu daya tarik utamanya adalah National Orchid Garden, yang menampilkan ribuan spesies anggrek dari seluruh dunia. Tempat ini juga sering menjadi lokasi piknik, olahraga pagi, dan kegiatan keluarga pada akhir pekan. Dengan udara sejuk dan pemandangan alami yang menenangkan, Singapore Botanic Gardens adalah destinasi sempurna untuk relaksasi dan menikmati keindahan alam.

Kampong Glam & Haji Lane

Sumber: Kampong Gelam Singapore: Things to Do in Haji Lane 2025

Kampong Glam dan Haji Lane adalah kawasan penuh warna yang merepresentasikan sisi artistik dan multikultural Singapura. Kampong Glam dulunya merupakan area bersejarah tempat tinggal keluarga kerajaan Melayu, dan kini menjadi pusat budaya dengan Masjid Sultan yang megah sebagai landmark utamanya. Di sekitarnya, Haji Lane terkenal sebagai jalan sempit yang dipenuhi mural berwarna, butik independen, kafe unik, dan bar bergaya bohemian. Suasana di sini terasa hidup dan kreatif, menjadikannya spot favorit bagi anak muda dan wisatawan yang mencari pengalaman lokal yang autentik. Baik siang maupun malam, kawasan ini menawarkan perpaduan menarik antara tradisi dan gaya hidup modern.

Sentosa Public Beach

Sumber: Things to do at Sentosa Beach in Singapore | Sentosa

Sentosa Public Beach adalah destinasi liburan tropis paling populer di Singapura yang menawarkan suasana santai dengan pasir putih dan air laut yang tenang. Pantai ini terbagi menjadi tiga area utama, Siloso, Palawan, dan Tanjong Beach, masing-masing dengan karakter unik, mulai dari area ramai untuk olahraga air hingga tempat tenang untuk bersantai. Pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas seperti bermain voli pantai, berenang, berjemur, atau sekadar berjalan di tepi laut menikmati angin sepoi-sepoi. Di sekitar pantai juga terdapat restoran dan bar dengan pemandangan laut yang indah, cocok untuk menikmati matahari terbenam. Sentosa Public Beach menjadi pilihan sempurna untuk melepas penat dan merasakan suasana liburan tanpa harus meninggalkan kota.

6. Contoh Itinerary 3 Hari 2 Malam Super Hemat

Hari 1:
Begitu tiba pagi di Singapura, langsung check-in di hostel area Bugis, kawasan yang strategis dan dekat ke mana-mana. Setelah istirahat sebentar, sore harinya waktunya menikmati suasana kota! Jalan santai ke Marina Bay Sands dan Gardens by the Bay jadi pembuka yang sempurna. Begitu malam tiba, jangan lewatkan makan malam di Lau Pa Sat, hawker legendaris yang penuh aroma sate dan suasana lokal yang ramai.

Hari 2:
Pagi berikutnya, jelajahi sisi budaya Singapura dengan berkeliling Chinatown dan Little India. Dua kawasan ini penuh warna dan kaya cerita, cocok untuk foto-foto dan wisata kuliner. Setelah makan siang di salah satu hawker center, lanjutkan sore dengan jalan-jalan ke Kampong Glam & Haji Lane, tempat mural, butik indie, dan kafe lucu yang penuh vibe kreatif. Malamnya, rasakan kehidupan malam di Clarke Quay, area pinggir sungai yang ramai dengan musik, lampu, dan suasana yang seru.

Hari 3:
Hari terakhir, waktunya bersantai di Sentosa! Nikmati suasana pantai tropis di Sentosa Public Beach, berjalan tanpa alas kaki di pasir putih, atau sekadar duduk santai menikmati es kelapa muda. Setelah puas berjemur dan foto-foto, kembali ke Changi Airport sore harinya dengan hati senang dan kamera penuh kenangan.

Rata-rata Pengeluaran 3 Hari:

  • Hostel: SGD 70
  • Makan: SGD 50
  • Transport: SGD 20
  • Lain-lain: SGD 30
    Total: ± SGD 170 (sekitar Rp 1,900,000)

Siapa bilang liburan ke negara semodern Singapura harus mahal? Dengan perencanaan sederhana dan semangat jalan-jalan, kamu bisa menikmati semua sisi terbaik kota singa ini tanpa bikin dompet menjerit!

7. Trik Traveler Lokal yang Jarang Diketahui

  • Kalau mau liburan ke Singapura tanpa bikin dompet kaget, trik-trik kecil ini wajib kamu catat! Pertama, manfaatkan kopi tiam, kedai kopi lokal khas Singapura, untuk sarapan murah sekaligus Wi-Fi gratis. Kopinya mantap, roti kaya toast-nya legendaris, dan suasananya bikin berasa lokal banget.
  • Untuk urusan internet, hindari roaming. Lebih hemat kalau kamu beli eSIM lokal Singtel atau M1, yang bisa langsung aktif tanpa repot ganti kartu fisik. Sinyalnya kencang, dan harganya ramah di kantong.
  • Kalau suka hiburan, sempatkan mampir ke Esplanade. Banyak banget event gratis di sana, mulai dari pertunjukan musik, teater kecil, sampai pameran seni. Seru, inspiratif, dan tanpa perlu tiket!
  • Untuk navigasi, install aplikasi CityMapper SG. Aplikasi ini bantu kamu melihat rute MRT dan bus secara real-time, lengkap dengan estimasi waktu dan biaya. Super praktis buat yang baru pertama kali datang ke Singapura.
  • Dan satu lagi, hindari makan di restoran turistik di sekitar Marina Bay atau Orchard Road. Harga makanan bisa tiga kali lipat dibanding hawker center atau food court lokal! Terakhir, jangan buang kartu EZ-Link kamu, kartu ini bisa di-top up dan dipakai lagi untuk kunjungan berikutnya. Hemat, efisien, dan ramah lingkungan.

Liburan hemat ke Singapura itu bukan mitos. Dengan sedikit riset dan trik lokal, Lensa Jalan bisa nikmatin kota yang bersih, rapi, dan super nyaman ini tanpa merasa boros.
Mulai dari makanan hawker yang legendaris, taman-taman gratis yang indah, sampai sistem transportasi yang efisien, semua bisa dinikmati dengan budget yang masuk akal.

About the author

Dulunya suka travelling backpacker, sekrang suka liburan bersama keluarga

Leave a Reply

Proceed Booking