Infografis 5 hal unik yang bisa dilakukan di Kintamani Bali seperti black lava jeep, Desa Trunyan, hot spring Batur, petik jeruk, dan cafe di atas awan

5 Hal Unik yang Hanya Bisa Kamu Lakukan di Kintamani Panduan Terbaru Tahun 2026

Kintamani bukan cuma tempat singgah untuk melihat Gunung Batur dari kejauhan sambil menyeruput kopi. Jika kamu hanya duduk di cafe, kamu melewatkan 90% keindahan sisi dingin Bali ini. Oleh karena itu, Lensa Jalan mau kasih tau apa yang harus kamu lakukan di Kintamani supaya dapat vibesnya.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangli, kunjungan wisatawan ke Kintamani terus meningkat karena daya tarik wisata alam dan budayanya yang unik. Berbeda dengan Kuta dan Seminyak, kawasan ini benar-benar menawarkan alam yang memukau.

Tanpa perlu berlama-lama, ini dia 5 hal unik yang bisa kamu lakukan di Kintamani:

Infografis 5 hal unik yang bisa dilakukan di Kintamani Bali seperti black lava jeep, Desa Trunyan, hot spring Batur, petik jeruk, dan cafe di atas awan

1. Menjelajahi Dunia Lain di Black Lava dengan Jeep 4WD

wisata unik di kintamani, mengunjungi black lava

Sumber: 제이초롱

Rasanya seperti mendarat di bulan! Pengalaman Lensa Jalan menjelajahi Black Lava Kintamani dengan Jeep 4WD benar-benar luar biasa. Hamparan pasir dan batuan vulkanik hitam pekat sisa letusan Gunung Batur menciptakan pemandangan  dari “dunia lain” yang tidak akan kamu temukan di tempat lain di Bali.

Kamu bisa ambil spot foto estetik dengan latar tebing lava hitam yang kontras dengan langit biru. Walau jalan tidak semulus di aspal, tapi trekking berbatu yang seru tapi tetap nyaman di dalam Jeep. Pengalaman ini cuma bisa kamu lakukan di Kintamani!

Tips Dari Lensa Jalan 

  1. Bawa Jaket. Udara pagi di Kintamani bisa mencapai 15°C, sangat dingin saat naik Jeep terbuka.
  2. Gunakan Masker dan Kacamata. Medan Black Lava cukup berdebu, bawa perlengkapan ini agar tetap nyaman saat berfoto.
  3. Booking H-1. Jangan go show agar mendapat driver atau guide berpengalaman yang tahu spot foto terbaik tanpa antre.

Informasi Lainnya

2. Merasakan Heningnya Pemakaman Desa Trunyan

wisata unik di kintamani, mengunjungi desa trunyan

Sumber: Musaleh Pohan

Mendekat ke Desa Trunyan selalu memberikan sensasi yang sulit dijelaskan. Lensa Jalan selalu merasakan sikap hormat, penasaran, dan ketenangan . Berbeda dengan pemakaman pada umumnya yang terasa suram, di sini suasananya justru sangat damai.

Saat Lensa Jalan turun dari perahu di tepi Danau Batur, udara terasa sejuk dan hening. Pemandangan tengkorak yang tersusun rapi di atas bebatuan dan jenazah yang hanya diletakkan di atas tanah di bawah ancak saji atau anyaman bambu. Ya, jenazah disini tidak dikubur atau dibakar, melainkan diletakkan begitu saja sebagai bentuk penghormatan terakhir agar kembali ke alam.

Memang ikonik, tapi yang paling membuat takjub adalah tidak adanya bau tak sedap sama sekali. Rahasianya adalah, adanya pohon raksasa berusia ribuan tahun yang berdiri kokoh disini. Wanginya yang khas menyerap semua aroma jenazah, membuat udara di area pemakaman tetap segar. 

Tips Dari Lensa Jalan 

  1. Jaga Sikap dan Ucapan. Ini adalah tempat yang dianggap suci. Jangan tertawa keras atau berbicara tidak sopan.
  2. Jangan Mengambil Apapun. Dilarang keras mengambil barang dari sana, bahkan menggeser barang-barang milik jenazah (uang, sisir, baju) yang ada di sana.
  3. Sewa Pemandu Lokal. Mereka akan bercerita lebih dalam tentang silsilah dan adat, sehingga kunjunganmu bukan sekadar lihat-lihat, tapi benar-benar belajar budaya.

Informasi Lainnya

  • Alamat: Desa Trunyan, Kintamani, Bangli (Akses utama melalui perahu dari Dermaga Kedisan).
  • Jam Operasional: Setiap hari, jam 08.00 – 16.00 WITA.
  • Biaya: Sewa perahu mulai dari Rp190.000an. Kamu bisa cek di OTA.

3. Berendam di Batur Natural Hot Spring dengan View Kaldera Terlebar di Asia

wisata unik, berendam air hangat di kintamani

Sumber: The Stevens

Merasakan hangatnya air belerang alami sambil menatap megahnya Kaldera Batur adalah definisi healing yang sesungguhnya. Saat Lensa Jalan merendam kaki di kolam air panas Kintamani, mata Lensa Jalan langsung dimanjakan oleh hamparan kaldera terlebar di Asia yang memeluk Danau Batur dan Gunung Abang.

Udara Kintamani yang menusuk tulang seketika kalah oleh kehangatan air yang dipercaya berkhasiat menyembuhkan ini. Suasananya begitu tenang, membuat pikiran dan badan seolah di detoks oleh alam.

Menurut informasi yang Lensa Jalan dapat, airnya berasal langsung dari perut bumi, kaya mineral tanpa bau kaporit yang menyengat. Jadi, jangan ragu akan khasiat yang murni dari alam ya!

Tips Dari Lensa Jalan 

  1. Bawa Pakaian Ganti dan Jaket. Udara setelah keluar dari kolam akan terasa berkali-kali lipat lebih dingin, pastikan ada baju hangat siap pakai.
  2. Datanglah Saat Hari Kerja. Tempat ini sangat favorit bagi warga lokal di akhir pekan. Jika ingin suasana hening ala private pool, datanglah di hari Senin hingga Kamis.
  3. Pesan Pisang Goreng! Setelah berendam, pesanlah pisang goreng hangat dan kopi Bali di kafe pinggir kolam. Rasanya berkali lipat lebih nikmat!

Informasi Lainnya

4. Wisata Petik Jeruk Kintamani Langsung di Kebun

wisata memetik jeruk di kintamani

Sumber: Romie

Hal unik lainnya yang bisa kamu lakukan di Kintamani adalah memetik buah jeruk langsung. Oleh karena itu, beruntung jika kamu datang saat musim panen. Lensa Jalan memilih ke kebun Kintamani Orange’s Selfpick Agrotourism, hasil pencarian dari internet.

Saat masuk ke area kebun, mata Lensa Jalan langsung dimanjakan oleh ribuan buah oranye cerah yang kontras dengan daun hijau segar, semuanya berlatar megahnya Gunung Batur. Rasanya sangat memuaskan ketika Lensa Jalan memutar tangkai buah yang berat dan mencicipi kesegaran jeruk manis asam langsung dari pohonnya.

Hawa pegunungan yang sejuk membuat aktivitas memetik jeruk ini sama sekali tidak melelahkan, malah terasa seperti piknik keluarga yang santai dan penuh tawa. Ini bisa jadi pilihan wisata edukatif untuk anak juga. 

Disini, kamu bisa memilih sendiri buah yang paling matang, besar, dan mulus tanpa perantara. Hampir seluruh jeruk yang ada, tekstur kulitnya yang tipis dan kandungan air yang melimpah menjadikannya salah satu jeruk terbaik di Indonesia.

Tips Dari Lensa Jalan 

  1. Cek Musim Panen. Musim terbaik biasanya jatuh pada bulan Juli hingga September. Di luar bulan itu, pastikan bertanya pada pemilik kebun apakah buahnya sudah siap petik.
  2. Gunakan Sepatu Nyaman. Tanah di kebun bisa agak lembap atau berumput, hindari memakai sandal fancy atau high heels.
  3. Pelajari Teknik Memetik. Jangan ditarik paksa. Putar buahnya perlahan agar tangkainya tidak rusak dan pohon tetap subur untuk panen berikutnya.

Informasi Lainnya

5. Makan di Atas Awan di Cafe Fancy

hal unik di kintamani, makan di cafe diatas awan

Sumber: Jeffry KJ

Sensasi Makan di Atas Awan di Kintamani bukan sekadar kiasan. Berdiri di balkon kafe fancy yang menghadap langsung ke kaldera, akan membuat kamu merasa seolah sedang berpijak di negeri dongeng. Saat kabut putih tebal perlahan naik menutupi Danau Batur, hanya puncak gunung yang terlihat menyembul.

Lensa Jalan sendiri memilih ke La Vista Coffee & Roastery. Arsitektur kafe yang modern dengan kaca-kaca besar membuat suasana santai menjadi sangat mewah. Menikmati kopi hangat di tengah udara dingin pegunungan adalah kemewahan sederhana yang wajib kamu coba.

Tips Dari Lensa Jalan 

  1. Pilih Area Outdoor. Meskipun di dalam lebih hangat, area balkon adalah tempat terbaik untuk merasakan embun dan melihat awan dari dekat.
  2. Datang Lebih Awal. Kafe-kafe hits ini biasanya penuh sesak setelah jam 10 pagi. Jika ingin meja di barisan depan, datanglah tepat saat baru buka.
  3. Gunakan Outfit Tebal tapi Modis. Udara di sini sangat dingin dan berangin. Long coat atau sweater rajut akan membuat fotomu terlihat sangat estetik dan tubuh tetap hangat.

Informasi Lainnya

Mengapa Kintamani Begitu Spesial?

Secara geologis, Kintamani terletak di kaldera Gunung Batur yang merupakan salah satu yang terbesar dan terindah di dunia. Udara yang sejuk dan tanah vulkanik yang subur menciptakan ekosistem yang berbeda dari Kuta atau Seminyak. Cocok buat kamu yang mencari ketenangan dan ingin lebih dekat dengan alam.

Tips Penting Dari Lensa Jalan Sebelum Berangkat:

  1. Selalu bawa jaket. Suhu di pagi hari bisa mencapai 15°C.
  2. Pastikan rem kendaraanmu dalam kondisi prima karena jalannya banyak turunan dan tanjakan curam.
  3. Waktu terbaik untuk datang adalah bulan Mei hingga September, karena masuk musim kemarau. Jadi udara tidak terlalu dingin dan kamu bisa mendapatkan pemandangan gunung yang bersih tanpa tertutup mendung.

FAQ Hal Unik di Kintamani 

1. Apakah ke Kintamani harus bayar tiket masuk kawasan?

Ya, ada retribusi resmi untuk masuk ke kawasan wisata Kintamani yang dikelola Pemkab Bangli. Untuk wisatawan domestik sekitar Rp25.000 per orang.

2. Berapa jam perjalanan dari Denpasar ke Kintamani?

Sekitar 2 hingga 2,5 jam perjalanan tergantung kondisi lalu lintas di area Ubud dan Payangan.

3. Apa makanan khas Kintamani selain Kopi?

Kamu wajib mencoba Mujair Nyat-Nyat. Ikan mujair segar dari Danau Batur yang dimasak dengan bumbu genep khas Bali.

4. Apakah aman mendaki Gunung Batur bagi pemula?

Sangat aman! Jalurnya relatif bersahabat dan hanya butuh waktu sekitar 2 jam untuk sampai ke puncak. Namun, sangat disarankan menggunakan jasa guide lokal.

Kesimpulan

Kintamani bukan hanya tentang satu titik pandang, tapi tentang pengalaman sensorik. Dari dinginnya kabut, hangatnya air panas, hingga jejak sejarah di Black Lava. Jangan cuma jadi penonton dari kejauhan, turunlah ke kaldera dan rasakan energinya!

Jadi gimana nih? Mau lanjut ke Kintamani untuk healingmu tahun ini?

About the author

Dulunya suka travelling backpacker, sekrang suka liburan bersama keluarga

Leave a Reply

Proceed Booking