Infografis panduan liburan ke Thailand untuk pertama kali, berisi dokumen masuk, tempat wisata populer, street food halal, transportasi umum Bangkok, waktu terbaik berkunjung, dan nomor kontak darurat di Thailand.

Panduan Liburan ke Thailand Untuk Pertama Kali Lengkap

Liburan ke luar negeri untuk pertama kalinya memang selalu bikin deg-degan sekaligus menyenangkan, apalagi kalau tujuannya adalah Negeri Gajah Putih. Thailand selalu sukses jadi destinasi favorit karena budayanya yang eksotis, surganya belanja murah, dan kulinernya yang cocok di lidah orang Indonesia.

Biar rencana liburan kamu berjalan mulus tanpa drama imigrasi atau tersesat di jalan, yuk simak panduan lengkap liburan ke Thailand berikut ini!

1. Apa Saja Dokumen yang Harus di Persiapkan Untuk Masuk ke Thailand?

tdac untuk masuk ke thailand

Sebelum berangkat, pastikan paspor kamu memiliki masa berlaku minimal 6 bulan dan kamu wajib mengisi Thailand Digital Arrival Card (TDAC) secara online setidaknya 3 hari sebelum jadwal kedatangan. Berdasarkan aturan terbaru, Warga Negara Indonesia (WNI) mendapatkan fasilitas bebas visa untuk kunjungan wisata.

Ini dokumen yang perlu kamu siapkan untuk masuk ke Thailand:

  • Paspor dengan masa berlaku lebih dari 6 bulan
  • Bukti booking penginapan
  • Bukti tiket pulang dari Thailand
  • Uang tunai sekitar 5.000 – 20.000 Bath, sebagai bukti kamu ada kesanggupan hidup di Thailand selama masa liburan.

2. Dimana Tempat Wisata di Thailand yang Populer?

foto Grand Palace & Wat Phra Kaew bangkok thailand

Sumber: Bharatundiscovered

1. Bangkok – Untuk first timer

  • Grand Palace & Wat Phra Kaew: Kompleks istana megah yang menjadi pusat sejarah Thailand sekaligus rumah dari patung Emerald Buddha yang sangat sakral.
  • Wat Arun (Temple of Dawn): Kuil ikonik di tepi Sungai Chao Phraya yang terkenal dengan arsitektur menara mozaik porselennya yang estetik, sangat indah dikunjungi saat matahari terbenam.
  • Chatuchak Weekend Market: Pasar akhir pekan terbesar di dunia yang menjadi surga belanja baju murah, oleh-oleh unik, dan street food khas Thailand dengan ribuan stan.
  • Jodd Fairs Night Market: Pasar malam modern yang paling populer di Bangkok, tempat terbaik untuk berburu kuliner viral seperti Leng Saap (sup tulang babi pedas) dan menikmati suasana santai malam hari.
  • Asiatique The Riverfront: Kawasan wisata belanja dan kuliner modern di pinggir sungai yang menyatu dengan mal terbuka, lengkap dengan wahana bianglala raksasa.

2. Phuket & Krabi – Untuk yang suka nuansa alam

  • Phi Phi Islands (Krabi atau Phuket): Kepulauan legendaris dengan air laut firus yang super jernih dan tebing batu kapur raksasa, termasuk Maya Bay yang sangat ikonik di dunia.
  • Railay Beach (Krabi): Pantai eksotis yang hanya bisa diakses dengan perahu, terkenal dengan tebing-tebing tinggi yang menjadikannya surga dunia bagi para pecinta panjat tebing.
  • Phang Nga Bay & James Bond Island (Phuket): Kawasan teluk tenang yang dipenuhi pulau-pulau batu karang unik, paling seru dijalajahi menggunakan kano menembus gua-gua laut alami.
  • Emerald Pool atau Sa Morakot (Krabi): Kolam pemandian air tawar alami di tengah hutan hujan tropis yang airnya berwarna hijau kristal dan bersumber langsung dari mata air pegunungan.
  • Promthep Cape (Phuket): Titik paling selatan di Pulau Phuket yang menjadi spot berburu sunset paling dramatis dengan pemandangan langsung menghadap Samudra Hindia.

3. Chiang Mai – Untuk suasana kota yang tenang dan sejuk, penuh budaya dan sejarah

  • Wat Phra That Doi Suthep: Kuil paling sakral di Chiang Mai yang berada di puncak gunung, menyajikan pemandangan seluruh kota dari ketinggian serta udara pegunungan yang sangat sejuk.
  • Old City Chiang Mai (Kota Tua): Kawasan bersejarah yang dikelilingi parit dan tembok kuno, sangat tenang untuk dijalajahi dengan berjalan kaki sambil mengunjungi puluhan kuil cantik seperti Wat Chedi Luang.
  • Chiang Mai Night Bazaar & Sunday Walking Street: Pasar malam ramah pejalan kaki yang menjadi pusat kreativitas lokal, surga untuk berburu kerajinan tangan unik, pakaian etnik, dan kuliner tradisional khas Thailand Utara.
  • Doi Inthanon National Park: Taman nasional yang merupakan titik tertinggi di Thailand, menawarkan panorama hutan kabut yang eksotis, air terjun megah, dan suhu dingin yang bisa mencapai belasan derajat Celsius.
  • Elephant Nature Park: Pusat konservasi dan penyelamatan gajah yang etis, tempat terbaik untuk berinteraksi langsung dengan gajah secara bertanggung jawab tanpa ada aktivitas menunggangi.

3. Di Mana Street Food Halal di Thailand untuk Muslim?

area street food di thailand yang banyak makanan halal

Sumber: Nanthawat Ouysinprasert

Menemukan makanan halal di Thailand sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, terutama di kota besar seperti Bangkok. Kamu bisa berburu kuliner malam di area sekitar Masjid Darul Aman (Petchburi Soi 7) atau kawasan Khaosan Road yang menyediakan banyak kedai bertanda halal resmi. Untuk pilihan yang super praktis dan murah, food court Pier 21 di Mal Terminal 21 atau minimarket Seven Eleven setempat juga menyediakan pojok makanan instan berlabel halal.

4. Apakah Ada Transportasi Umum di Bangkok?

bts skytrain di bangkok, kendaraan umum

Sumber: Thailand Insider Guide

Ya, Bangkok memiliki sistem transportasi umum yang sangat lengkap dan terintegrasi untuk memudahkan wisatawan berkeliling kota, di antaranya:

  • BTS Skytrain: Kereta layang yang melintasi jalur utama kawasan bisnis dan pusat perbelanjaan seperti Siam, Sukhumvit, dan Silom. Sangat nyaman, ber AC, dan bebas macet. Tarifnya dihitung berdasarkan jarak tempuh, mulai dari 17 hingga 65 Baht per rute. Kalau kamu berencana seharian penuh keliling rute BTS, tersedia One Day Pass seharga 150 Baht untuk akses gratis tanpa batas.
  • MRT (Subway): Jaringan kereta bawah tanah yang menghubungkan area pemukiman dengan titik wisata populer, serta terintegrasi langsung dengan stasiun BTS di titik-titik tertentu. Tarif perjalanannya berkisar antara 17 hingga 44 Baht tergantung seberapa jauh stasiun tujuanmu.
  • Airport Rail Link (ARL): Kereta khusus yang menghubungkan Bandara Suvarnabhumi langsung menuju pusat kota (stasiun Phaya Thai atau Makkasan) hanya dalam waktu sekitar 30 menit. Ongkos dari Bandara Suvarnabhumi menuju pusat kota (Stasiun Phaya Thai) sangat ramah di kantong, yaitu mulai dari 15 sampai 45 Baht saja.
  • Chao Phraya Express Boat: Transportasi sungai menggunakan kapal feri yang melayani rute sepanjang sungai Chao Phraya, sangat praktis untuk menuju ke area kota tua seperti Grand Palace dan Wat Arun. Untuk kapal berbendera Oranye yang paling sering dipakai turis, tarifnya flat sekitar 18 Baht. Sedangkan untuk kapal wisata khusus (Blue Flag Tourist Boat), tarifnya 60 Baht sekali jalan atau 200 Baht untuk tiket terusan seharian.
  • Transportasi Online (Grab atau Bolt): Aplikasi ojek atau taksi online yang sangat bisa diandalkan untuk perjalanan door-to-door dengan tarif yang transparan dan aman bagi turis. Untuk perjalanan jarak dekat menengah di dalam kota, tarifnya berkisar antara 80 hingga 200 Baht. Jauh lebih transparan dibanding naik Tuk-Tuk yang tarifnya harus nego dari 100 sampai 300 Baht.

5. Kapan Waktu Terbaik ke Thailand?

Waktu terbaik untuk liburan ke Thailand adalah antara bulan November hingga Februari karena pada periode ini cuacanya cenderung sejuk, cerah, dan minim curah hujan. Jadi sangat nyaman untuk jalan-jalan seharian tanpa takut kepanasan.

Namun, jika kamu ingin berburu hotel murah dan menghindari kerumunan turis, datanglah di low season pada bulan Juni hingga Oktober, meskipun kamu harus siap sedia payung karena bertepatan dengan musim hujan. Sementara itu, bagi kamu yang mengincar pengalaman budaya unik dan ingin ikutan serunya perang air massal di Festival Songkran, pastikan untuk menjadwalkan liburanmu di pertengahan bulan April.

6. Apa Saja Peraturan Bea Cukai di Thailand yang Harus Di Perhatikan?

Barang yang Dilarang Keras (Ilegal & Sanksi Berat):

  • Vape & Rokok Elektrik: Seluruh jenis perangkat vape, pod, rokok elektrik, beserta e-liquid dilarang keras masuk ke Thailand. Nekat membawa bisa terkena denda besar hingga hukuman penjara.
  • Narkotika & Psikotropika: Segala jenis obat-obatan terlarang tanpa resep medis resmi.
  • Barang Palsu atau Bajakan: Barang-barang bermerek tiruan yang melanggar hak kekayaan intelektual.
  • Materi Pornografi: Media dalam bentuk cetak maupun digital yang mengandung unsur pornografi.

Barang yang Dibatasi (Ada Batas Maksimal atau Kuota):

  • Rokok & Tembakau: Maksimal membawa 200 batang rokok atau 250 gram tembakau per orang. Jika membawa lebih untuk grup, pastikan dipegang oleh masing-masing individu secara terpisah agar tidak dianggap penyelundupan.
  • Minuman Beralkohol: Maksimal hanya 1 liter per orang, berlaku untuk semua jenis minuman keras.
  • Obat-obatan Pribadi: Harus dalam jumlah yang wajar untuk konsumsi selama liburan dan wajib disertai resep dokter asli dalam bahasa Inggris.

Barang yang Wajib Dilaporkan ke Petugas (Red Channel):

  • Uang Tunai Jumlah Besar: Wajib melapor jika membawa uang tunai mata uang asing dengan nilai total setara atau lebih dari $20.000 USD. Untuk mata uang Baht Thailand, wajib lapor jika membawa keluar lebih dari 50.000 Baht.
  • Barang Komersial atau Sampel Dagang: Semua jenis barang yang dibawa bukan untuk keperluan pribadi, melainkan untuk tujuan diperjualbelikan kembali di Thailand.

7. Apa Saja Etika Untuk Wisatawan Thailand yang Perlu Kamu Tahu?

  • Hormati Keluarga Kerajaan: Jangan pernah menghina, mencoret, atau mempermainkan apa pun yang berkaitan dengan Raja dan keluarga kerajaan Thailand, termasuk gambar pada mata uang Baht. Tindakan ini termasuk kriminal serius di bawah hukum Lèse-majesté.
  • Jangan Menyentuh Kepala Orang Lain: Dalam budaya Thailand, kepala dianggap sebagai bagian tubuh yang paling suci dan terhormat. Hindari menyentuh kepala orang lain, termasuk kepala anak kecil yang menggemaskan sekalipun.
  • Jangan Menunjuk dengan Kaki: Sebaliknya, kaki dianggap sebagai bagian tubuh yang paling kotor. Jangan pernah mengarahkan kaki, menunjuk barang, atau melangkahi orang lain dengan kaki kamu, terutama saat berada di dalam kuil.
  • Gunakan Pakaian Sopan di Kuil: Saat mengunjungi Wat atau kuil, wajib mengenakan pakaian yang menutup bahu dan lutut, hindari pakaian seperti tank top, celana pendek, atau rok mini. Kamu juga wajib melepas alas kaki sebelum masuk ke dalam ruangan utama kuil.
  • Aturan Berinteraksi dengan Biksu: Biksu sangat dihormati di Thailand. Perempuan dilarang keras menyentuh biksu secara langsung atau menyerahkan barang langsung ke tangannya (barang harus ditaruh di atas kain atau meja).
  • Gunakan Salam “Wai”: Untuk memberi salam, mengucapkan terima kasih, atau meminta maaf, kamu bisa merapatkan kedua telapak tangan di depan dada sambil sedikit menunduk. Ini adalah gestur sopan yang sangat dihargai oleh warga lokal.

8. Berapa Nomor Kontak Darurat di Thailand?

Mengetahui nomor telepon penting adalah hal wajib demi keamanan selama traveling di luar negeri. Jika kamu mengalami kendala atau situasi darurat di Thailand, segera hubungi Polisi Turis (Tourist Police) di nomor 1155 yang beroperasi 24 jam dan memiliki operator ramah yang fasih berbahasa Inggris.

Selain itu, catat juga beberapa nomor darurat krusial lainnya serta kontak perwakilan Indonesia berikut ini:

  • Polisi Turis (Layanan Turis & Bahasa Inggris): 1155
  • Darurat Medis & Ambulans: 1669
  • Keadaan Darurat Umum (Polisi/Damkar): 191
  • KBRI Bangkok (Kedutaan Besar Republik Indonesia): +66 2 252 3135 (Untuk kendala dokumen atau hukum berat)

9. Apa Saja Bahasa Thailand yang Perlu Kamu Tahu Sebagai Turis?

infografis bahasa thailand untuk turis yang mau ke thailand

Sebelum menghafal kosakatanya, ada satu aturan emas dalam bahasa Thailand, yaitu akhiri setiap kalimat dengan kata santun “Khab” jika kamu laki-laki, atau “Kha” jika kamu perempuan.

Berikut adalah beberapa kata dasar yang akan sangat membantu perjalananmu:

  • Sapaan & Etika Dasar:
    • Sawatdee (khab/kha): Halo / Selamat pagi / Selamat siang / Selamat malam.
    • Khob khun (khab/kha): Terima kasih.
    • Khor thod (khab/kha): Maaf / Permisi (bisa digunakan untuk lewat di keramaian atau memanggil pelayan).
    • Chai / Mai chai: Ya / Tidak.
  • Untuk Belanja & Menawar di Pasar:
    • Thao rai (khab/kha)?: Berapa harganya?
    • Pheng pai (khab/kha): Kemahalan.
    • Lodh dai mai (khab/kha)?: Bisa kurang atau beri diskon tidak?
  • Untuk Memesan Makanan (Penting untuk Muslim/Alergi):
    • A-roi (khab/kha): Enak!
    • Mai phed (khab/kha): Tidak pedas (wajib diucapkan jika kamu tidak kuat pedas).
    • Mai sai moo (khab/kha): Jangan pakai daging babi.
    • Kin jae (khab/kha): Saya makan makanan vegetarian.
  • Untuk Navigasi & Transportasi:
    • Pai… (khab/kha): Pergi ke… (Contoh: Pai Wat Arun artinya Pergi ke Wat Arun).
    • Yood thini (khab/kha): Berhenti di sini (diucapkan saat naik taksi atau ojek).
    • Hong nam yoo thee nai (khab/kha)?: Toilet ada di mana?

Adakah Tips Hemat Liburan di Thailand?

Ya, Thailand termasuk Negara yang biaya hidupnya hampir sama dengan Indonesia. Terlebih lagi, kurs Thailand masih terjangkau. Berikut tips supaya meminimalisir pengeluaran selama di Negeri Gajah ini:

  • Manfaatkan Minimarket untuk Sarapan & Camilan: Minimarket seperti 7 Eleven di Thailand adalah penyelamat budget. Kamu bisa sarapan praktis dengan sandwich bakar viral, nasi siap saji, atau kopi susu lokal dengan rasa enak yang harganya cuma belasan hingga puluhan Baht saja.
  • Andalkan Jaringan Kereta dan Kapal Boat: Hindari terlalu sering naik taksi atau Tuk-Tuk di Bangkok yang rawan macet dan menguras dompet. Gunakan BTS Skytrain, MRT, dan Chao Phraya Express Boat yang tarifnya sangat terjangkau serta langsung melewati berbagai destinasi wisata ikonik.
  • Gunakan Aplikasi Transportasi Online: Jika terpaksa harus menggunakan mobil atau motor, selalu gunakan aplikasi seperti Bolt atau Grab. Tarif di aplikasi jauh lebih murah, transparan, dan menghindarkan kamu dari drama tawar-menawar harga dengan taksi konvensional yang sering menembak tarif turis.
  • Fokus Berburu Kuliner di Street Food Malam: Daripada makan di restoran mewah atau kafe estetik, kenyangkan perutmu di jajaran night market atau food court mal seperti Pier 21 di Terminal 21 Bangkok. Di sana, kamu bisa menikmati seporsi Pad Thai atau Mango Sticky Rice autentik dengan harga mulai dari 35 Baht (sekitar Rp15.000an) saja.
  • Beli Tiket Wisata dan SIM Card Secara Online: Jangan membeli tiket masuk tempat wisata atau kartu SIM fisik langsung di loket bandara karena harganya jauh lebih mahal. Pesanlah kartu eSIM khusus Thailand dan tiket atraksi dari jauh-jauh hari melalui aplikasi travel platform (seperti Klook atau Traveloka) untuk mendapatkan diskon dan promo paket hemat.

FAQ

Berapa hari ideal untuk liburan ke Thailand bagi pemula?

Waktu ideal untuk kunjungan pertama kali adalah 4 sampai 5 hari. Durasi ini sudah cukup untuk mengeksplorasi tempat wisata ikonik, berbelanja, dan berburu kuliner di sekitar kota Bangkok.

Apakah di Thailand bisa menggunakan pembayaran Cashless / QRIS?

Ya, beberapa bank besar di Indonesia sudah terintegrasi dengan sistem QR payment di Thailand (PromptPay). Namun, kamu tetap wajib membawa uang tunai Baht secukupnya karena pedagang kaki lima, pasar malam, dan transportasi lokal hanya menerima uang tunai.

Bulan apa waktu terbaik liburan ke Thailand?

Waktu terbaik adalah antara bulan November hingga Februari. Pada periode ini, Thailand sedang mengalami musim dingin/sejuk sehingga cuacanya sangat nyaman untuk jalan-jalan seharian tanpa kepanasan.

About the author

Dulunya suka travelling backpacker, sekrang suka liburan bersama keluarga

Leave a Reply

Proceed Booking